Langsung ke konten

Prosedur medis · Tindakan non-bedah · Tindakan bedah

Embolektomi

Embolectomy

Tindakan darurat untuk mengangkat bekuan darah yang terbawa aliran dan menyumbat arteri tungkai, lengan, atau paru, umumnya dengan kateter balon lewat sayatan kecil.

Ditinjau secara medis olehdr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui5 Oktober 2026
Ilustrasi embolektomi: kateter balon menarik bekuan darah yang menyumbat arteri tungkai
Ilustrasi Embolektomi
Kelompok prosedur
Bedah Kardiovaskular, Vaskular (Non-Jantung)
Durasi tindakan
2 jam
Anestesi
Umum
Rawat inap
Direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Embolektomi?

Embolektomi adalah tindakan darurat untuk mengangkat embolus, yaitu bekuan darah yang terbawa aliran lalu menyumbat arteri, terutama di tungkai atau lengan. Dokter memasukkan kateter balon lewat sayatan kecil dan menarik bekuan keluar. Tindakan sekitar 1 sampai 3 jam dan perlu dilakukan secepatnya.

Sumber informasi

Mengenal Embolektomi

Apa Itu Embolektomi

Embolus adalah bekuan darah, atau kadang bahan lain, yang terlepas dan terbawa aliran darah sampai tersangkut di pembuluh yang lebih kecil. Bekuan ini umumnya berasal dari jantung, misalnya pada fibrilasi atrium atau setelah serangan jantung. Bila menyumbat arteri tungkai atau lengan, jaringan di bawahnya kekurangan darah secara mendadak. Embolektomi adalah tindakan untuk mengangkat sumbatan tersebut agar aliran darah pulih.

Cara Kerja Singkat

Pada sumbatan arteri tungkai, dokter membuat sayatan kecil di lipat paha atau di belakang lutut dan membuka sedikit dinding arteri. Kateter tipis berujung balon didorong melewati bekuan, balon dikembangkan, lalu kateter ditarik perlahan sehingga bekuan ikut keluar. Langkah ini diulang sampai aliran darah kembali lancar, kemudian arteri dan kulit dijahit.

Mengapa Harus Segera

Otot dan saraf hanya tahan kekurangan darah dalam waktu terbatas, umumnya beberapa jam. Makin cepat aliran darah pulih, makin besar peluang tungkai atau lengan dapat diselamatkan. Karena itu, nyeri mendadak disertai tungkai yang pucat, dingin, kesemutan, atau sulit digerakkan perlu segera dibawa ke IGD.

Pilihan Lain Lewat Kateter

Pada sebagian pasien, bekuan dapat diangkat atau dilarutkan lewat kateter tanpa sayatan, misalnya dengan alat penghisap atau obat penghancur bekuan. Cara ini dibahas di halaman Trombektomi. Bila sumbatan terjadi di atas penyempitan lama, dokter dapat menambahkan pelebaran dengan balon atau operasi bypass, yang dibahas di halaman Operasi Bypass Perifer.

Embolektomi Paru

Pada emboli paru yang berat dan mengancam nyawa, bekuan di arteri paru dapat diangkat dengan operasi jantung. Tindakan ini dipertimbangkan bila obat penghancur bekuan tidak dapat diberikan atau tidak berhasil, dan dilakukan oleh tim bedah jantung dengan bius umum.

Setelah Embolektomi

Obat pengencer darah diberikan untuk mencegah bekuan baru, yang dibahas di halaman Terapi Antikoagulan dan Pencegahan Stroke. Dokter juga mencari sumber bekuan, misalnya dengan rekaman irama jantung dan ekokardiografi.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Sumbatan Mendadak Arteri TungkaiTungkai nyeri, pucat, dingin, atau kesemutan secara tiba-tiba.
  • Sumbatan Mendadak Arteri LenganLengan atau tangan tiba-tiba nyeri, pucat, dan lemah.
  • Emboli dari JantungMisalnya pada fibrilasi atrium atau setelah serangan jantung.
  • Emboli Paru BeratBila obat penghancur bekuan tidak dapat diberikan atau tidak berhasil.
  • Bekuan dari Aneurisma ArteriMisalnya dari pelebaran arteri di belakang lutut.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Jaringan Sudah Tidak Dapat DiselamatkanOtot dan saraf rusak berat; tindakan lain seperti amputasi dipertimbangkan.
  • Keadaan Umum Sangat BeratRisiko tindakan dan pilihannya dibicarakan bersama pasien dan keluarga.
  • Sumbatan karena Penyempitan LamaLebih sesuai ditangani dengan tindakan kateter atau bypass.
  • Kekurangan Darah yang RinganDapat diawali dengan obat dan pemeriksaan lanjutan.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Embolektomi umumnya tindakan darurat, sehingga persiapan dilakukan cepat di IGD atau ruang rawat.

Obat pengencer darah. Biasanya segera diberikan lewat infus untuk mencegah bekuan meluas.

Pemeriksaan cepat. Pemeriksaan denyut nadi dengan Doppler, darah, dan EKG. Bila waktu memungkinkan, dilakukan CT angiografi atau angiografi untuk melihat letak sumbatan, yang dibahas di halaman Angiografi Perifer.

Informasi dari keluarga. Sampaikan obat yang diminum, terutama obat pengencer darah, riwayat penyakit jantung atau irama tidak teratur, alergi, dan waktu makan terakhir.

Persetujuan tindakan. Dokter menjelaskan pilihan tindakan, risikonya, dan kemungkinan tindakan tambahan.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Embolektomi arteri tungkai berlangsung sekitar 1 sampai 3 jam di kamar operasi, dengan bius lokal disertai obat penenang atau bius umum. Embolektomi paru memerlukan operasi jantung dengan bius umum dan waktu lebih lama.

Membuka Arteri

Dokter membuat sayatan kecil di lipat paha atau di belakang lutut, lalu membuka sedikit dinding arteri.

Menarik Bekuan

Kateter balon didorong melewati bekuan, balon dikembangkan, lalu kateter ditarik perlahan sehingga bekuan keluar. Langkah ini diulang ke setiap cabang yang tersumbat.

Memastikan Aliran

Aliran darah diperiksa dengan perabaan nadi, Doppler, atau angiografi saat tindakan. Bila ada penyempitan, dapat ditambah balon, stent, atau bypass.

Menutup Luka

Arteri dan kulit dijahit. Bila otot tungkai sangat bengkak setelah aliran pulih, dokter dapat membuat sayatan pelepas tekanan pada betis.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Aliran Darah Pulih dengan CepatBekuan diangkat langsung dari arteri yang tersumbat.
  • Tungkai atau Lengan Dapat DiselamatkanTerutama bila dilakukan dalam beberapa jam pertama.
  • Sayatan KecilArteri tungkai umumnya dicapai lewat lipat paha atau belakang lutut.
  • Pilihan saat Obat Penghancur Bekuan Tidak Bisa DiberikanMisalnya karena risiko perdarahan tinggi atau baru menjalani operasi.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Perdarahan atau Memar di LukaLebih mungkin karena obat pengencer darah; dipantau tim.
  • Bengkak Otot setelah Aliran PulihDapat menekan otot dan saraf sehingga perlu sayatan pelepas tekanan.
  • Sumbatan BerulangBekuan dapat terbentuk lagi; karena itu obat pengencer darah dan pemantauan penting.
  • Gangguan GinjalAkibat zat dari otot yang rusak atau kontras; fungsi ginjal diperiksa.
  • Infeksi LukaJarang; dicegah dengan perawatan luka yang baik.
  • Kehilangan TungkaiBila jaringan sudah rusak berat sebelum aliran pulih.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Pasien dirawat beberapa hari. Lama rawat bergantung pada keadaan tungkai dan penyakit yang menjadi sumber bekuan.

Pemantauan tungkai. Warna, suhu, denyut nadi, rasa, dan gerak tungkai diperiksa berkala, terutama dalam 24 jam pertama.

Obat pengencer darah. Dilanjutkan sesuai anjuran dokter. Pada fibrilasi atrium, obat ini biasanya diminum jangka panjang.

Mencari sumber bekuan. Dokter dapat melakukan rekaman irama jantung, ekokardiografi, atau pemeriksaan pembuluh darah.

Luka dan aktivitas. Jaga luka tetap bersih dan kering. Mulai berjalan bertahap sesuai petunjuk tim.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:

  • Tungkai atau lengan kembali nyeri, pucat, dingin, atau kesemutan
  • Betis sangat bengkak, keras, dan nyeri
  • Perdarahan atau bengkak yang membesar di luka
  • Wajah mencong, lemah separuh badan, atau bicara pelo
  • Sesak napas tiba-tiba atau nyeri dada

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS

Bedah Jantung Dewasa

Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center

Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner

Lihat Profil

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang embolektomi. Pada keadaan darurat, segera hubungi IGD.

Apa tanda sumbatan mendadak arteri tungkai?

Tandanya muncul tiba-tiba: nyeri hebat, tungkai pucat atau kebiruan, terasa dingin, kesemutan atau mati rasa, dan sulit digerakkan. Denyut nadi di kaki biasanya tidak teraba. Keadaan ini darurat. Segera ke IGD atau hubungi layanan gawat darurat, jangan menunggu keluhan membaik, karena otot dapat rusak dalam beberapa jam.

Dari mana asal bekuan darahnya?

Umumnya dari jantung, misalnya pada fibrilasi atrium, setelah serangan jantung, atau pada penyakit katup. Bekuan juga dapat berasal dari pelebaran arteri, misalnya di belakang lutut, atau dari plak di aorta. Setelah tindakan, dokter mencari sumbernya dengan rekaman irama jantung, ekokardiografi, dan pemeriksaan pembuluh darah agar kejadian serupa dapat dicegah.

Apa bedanya embolektomi dengan trombektomi?

Keduanya mengangkat bekuan darah. Embolektomi mengangkat bekuan yang terbawa dari tempat lain, umumnya dengan kateter balon lewat sayatan kecil. Trombektomi mengangkat bekuan yang terbentuk di tempat itu sendiri, sering lewat kateter tanpa sayatan, misalnya dengan alat penghisap. Dokter memilih cara yang sesuai dengan letak, jenis bekuan, dan keadaan pasien.

Apakah saya perlu minum obat pengencer darah setelahnya?

Umumnya ya. Obat pengencer darah mencegah bekuan baru terbentuk dan menyumbat kembali. Bila sumbernya fibrilasi atrium, obat ini biasanya diminum jangka panjang. Jenis dan lamanya ditentukan dokter berdasarkan sumber bekuan dan risiko perdarahan Anda. Jangan menghentikan obat tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Apakah tungkai bisa pulih sepenuhnya?

Banyak pasien pulih baik bila aliran darah dipulihkan cepat. Bila sumbatan berlangsung lama, sebagian otot atau saraf dapat rusak sehingga tersisa kelemahan, mati rasa, atau nyeri. Pada kasus yang sangat berat, tungkai mungkin tidak dapat diselamatkan. Latihan dan fisioterapi membantu pemulihan setelah pulang.

Kapan embolektomi paru dilakukan?

Embolektomi paru dipertimbangkan pada emboli paru yang berat dengan tekanan darah turun atau syok, bila obat penghancur bekuan tidak dapat diberikan karena risiko perdarahan atau tidak berhasil. Tindakan ini berupa operasi jantung dengan bius umum dan perawatan intensif setelahnya. Pada sebagian pasien, bekuan dapat ditangani lewat kateter.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).

  1. Björck M, Earnshaw JJ, Acosta S, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2020 Clinical Practice Guidelines on the Management of Acute Limb Ischaemia. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2020;59(2):173-218.
  2. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
  3. Gornik HL, Aronow HD, Goodney PP, dkk. 2024 ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS Guideline for the Management of Lower Extremity Peripheral Artery Disease. Circulation. 2024;149(24):e1313-e1410.
  4. Konstantinides SV, Meyer G, Becattini C, dkk. 2019 ESC Guidelines for the diagnosis and management of acute pulmonary embolism developed in collaboration with the European Respiratory Society (ERS). Eur Heart J. 2020;41(4):543-603.
  5. Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
  6. Kalra R, Bajaj NS, Arora P, dkk. Surgical embolectomy for acute pulmonary embolism: systematic review and comprehensive meta-analyses. Ann Thorac Surg. 2017;103(3):982-990.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Embolektomi

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur