Langsung ke konten

Prosedur medis · Tindakan non-bedah

Penutupan Left Atrial Appendage

Left Atrial Appendage Closure

Tindakan lewat kateter untuk menutup kantong kecil di serambi kiri (aurikel) dengan alat penyumbat, guna mencegah stroke pada fibrilasi atrium bila obat pengencer darah jangka panjang tidak cocok.

Ditinjau secara medis olehdr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D., Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui6 Oktober 2026
Ilustrasi penutupan LAA: alat berbentuk payung menutup kantong kecil di serambi kiri jantung
Ilustrasi Penutupan Left Atrial Appendage
Kelompok prosedur
Elektrofisiologi & Device, Struktural Jantung
Durasi tindakan
2 jam
Anestesi
Umum
Rawat inap
Direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Penutupan Left Atrial Appendage?

Penutupan left atrial appendage (LAA) adalah tindakan menutup aurikel, kantong kecil di serambi kiri tempat sebagian besar bekuan terbentuk pada fibrilasi atrium. Tindakan lewat kateter ini sekitar 1 sampai 2 jam dan menjadi pilihan pencegahan stroke bagi pasien yang tidak dapat memakai obat pengencer darah jangka panjang.

Sumber informasi

Mengenal Penutupan Left Atrial Appendage

Apa Itu Penutupan Left Atrial Appendage

Left atrial appendage (LAA), atau aurikel atrium kiri, adalah kantong kecil berbentuk seperti jari di dinding serambi kiri jantung. Pada fibrilasi atrium, serambi bergetar tidak teratur sehingga darah di kantong ini mudah mengendap dan membeku. Bila bekuan terlepas dan terbawa ke otak, terjadilah stroke. Penutupan LAA adalah tindakan memasang alat penyumbat di mulut kantong ini lewat kateter, sehingga bekuan tidak lagi terbentuk dan keluar dari sana.

Untuk Siapa Tindakan Ini

Cara utama mencegah stroke pada fibrilasi atrium adalah obat pengencer darah (antikoagulan), yang dibahas di halaman Terapi Antikoagulan dan Pencegahan Stroke. Penutupan LAA bukan pengganti obat bagi semua orang. Tindakan ini dipertimbangkan bagi pasien dengan risiko stroke yang cukup tinggi tetapi tidak dapat memakai antikoagulan jangka panjang, misalnya karena pernah mengalami perdarahan otak, perdarahan berat yang berulang, atau memiliki keadaan yang membuat perdarahan mudah terjadi.

Cara Kerja Alat

Alat penyumbat terbuat dari kerangka logam lentur yang dilapisi kain halus, berbentuk seperti payung atau sumbat. Alat dimasukkan lewat pembuluh darah balik di lipat paha, melewati sekat serambi menuju serambi kiri, lalu dikembangkan di mulut kantong. Dalam beberapa minggu sampai bulan, jaringan jantung tumbuh menutupi permukaan alat. Selama masa itu, pasien masih memerlukan obat antitrombotik untuk sementara.

Hasil yang Dapat Diharapkan

Uji klinis menunjukkan penutupan LAA melindungi dari stroke dan sumbatan pembuluh darah dengan hasil sebanding dengan warfarin, dan pada pasien berisiko tinggi sebanding dengan antikoagulan oral langsung, disertai perdarahan jangka panjang yang lebih sedikit. Risiko stroke tidak hilang sama sekali, karena bekuan sesekali terbentuk di tempat lain atau pada permukaan alat. Pedoman menempatkan tindakan ini sebagai pilihan bagi pasien yang tidak cocok dengan antikoagulan, bukan pilihan pertama.

Penutupan saat Operasi Jantung

Pada pasien fibrilasi atrium yang menjalani operasi jantung, misalnya operasi katup atau bypass, dokter bedah dapat menutup atau memotong kantong ini sekaligus. Cara ini menambah perlindungan dari stroke, dan obat pengencer darah umumnya tetap dilanjutkan setelah operasi.

Irama Jantung Tetap Ditangani

Penutupan LAA tidak memperbaiki irama jantung. Keluhan berdebar tetap ditangani dengan obat atau ablasi, yang dibahas di halaman Manajemen Aritmia.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Fibrilasi Atrium dengan Risiko StrokeSkor risiko stroke menunjukkan perlunya pencegahan jangka panjang.
  • Pernah Mengalami Perdarahan BeratMisalnya perdarahan otak atau saluran cerna saat memakai obat pengencer darah.
  • Risiko Perdarahan Tinggi yang MenetapMisalnya kelainan pembuluh darah atau gangguan pembekuan yang tidak dapat diperbaiki.
  • Fibrilasi Atrium Bukan karena Penyakit KatupTidak ada katup mekanis atau penyempitan katup mitral yang tetap memerlukan warfarin.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Bekuan di AurikelTindakan ditunda sampai bekuan hilang dengan pengobatan.
  • Memerlukan Antikoagulan karena Alasan LainMisalnya katup mekanis atau bekuan vena; penutupan tidak menggantikan obat tersebut.
  • Bentuk Aurikel Tidak SesuaiUkuran atau bentuk kantong tidak memungkinkan alat terpasang stabil.
  • Harapan Hidup Sangat TerbatasManfaat tindakan baru terasa dalam jangka panjang, sehingga perlu dipertimbangkan bersama.
  • Infeksi AktifTindakan terencana ditunda sampai infeksi teratasi.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Penutupan LAA adalah tindakan terencana setelah pertimbangan bersama dokter jantung, dan bila perlu dokter saraf.

Pemeriksaan sebelum tindakan. Ekokardiografi lewat kerongkongan (TEE) atau CT jantung untuk mengukur kantong dan memastikan tidak ada bekuan, ditambah EKG dan tes darah.

Obat pengencer darah. Ikuti petunjuk dokter tentang kapan obat dihentikan atau dilanjutkan. Jangan mengubah obat sendiri.

Fungsi ginjal dan alergi. Sampaikan bila ada gangguan ginjal atau alergi zat kontras, obat, atau logam nikel.

Puasa. Ikuti jadwal puasa dari tim anestesi, umumnya beberapa jam sebelum tindakan.

Pendamping. Siapkan pendamping untuk rawat inap satu malam dan perjalanan pulang.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Penutupan LAA dilakukan di ruang kateterisasi dan berlangsung sekitar 1 sampai 2 jam. Umumnya dengan bius umum bila dipandu TEE, atau dengan obat penenang bila dipandu ekokardiografi dari dalam jantung.

Menuju Serambi Kiri

Kateter dimasukkan lewat pembuluh darah balik di lipat paha menuju serambi kanan, lalu menembus sekat serambi dengan jarum khusus untuk mencapai serambi kiri.

Mengukur Kantong

Ukuran dan bentuk aurikel dinilai dengan ekokardiografi dan zat kontras untuk memilih ukuran alat.

Memasang Alat

Alat dikembangkan di mulut kantong. Dokter memeriksa posisi, kestabilan, dan kerapatannya sebelum alat dilepas.

Menyelesaikan Tindakan

Kateter ditarik dan bekas tusukan ditekan atau dijahit kecil. Lubang kecil di sekat serambi umumnya menutup sendiri.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Perlindungan Stroke Jangka PanjangMencegah bekuan dari aurikel bagi pasien yang tidak cocok dengan antikoagulan.
  • Perdarahan Jangka Panjang Lebih SedikitSetelah masa awal, sebagian besar pasien tidak lagi memerlukan antikoagulan jangka panjang.
  • Tanpa Sayatan di DadaAlat dimasukkan lewat pembuluh darah di lipat paha; umumnya pulang keesokan harinya.
  • Dilakukan Satu KaliAlat tetap di tempatnya dan tidak memerlukan penggantian.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Cairan atau Darah di Sekitar JantungJarang; bila banyak, perlu dikeluarkan dengan jarum atau tindakan lanjutan.
  • Bekuan pada Permukaan AlatDapat terbentuk pada bulan-bulan awal, sehingga dicari saat pemeriksaan kontrol.
  • Celah di Tepi AlatKebocoran kecil di sekitar alat dapat tersisa dan dinilai saat kontrol.
  • Alat BergeserJarang; alat dapat diambil lewat kateter atau, sesekali, dengan operasi.
  • Stroke selama atau setelah TindakanJarang; obat pengencer darah diberikan selama tindakan untuk mencegahnya.
  • Masalah di Lokasi TusukanMemar, perdarahan, atau benjolan di lipat paha, umumnya ringan.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Kebanyakan pasien pulang keesokan harinya setelah ekokardiografi memastikan posisi alat dan tidak ada cairan di sekitar jantung.

Obat setelah tindakan. Selama beberapa minggu sampai bulan, pasien memakai obat antitrombotik sementara, misalnya antikoagulan atau dua obat antiplatelet, lalu umumnya aspirin jangka panjang. Jenis dan lamanya ditentukan dokter.

Pemeriksaan kontrol. TEE atau CT jantung dilakukan sekitar 1 sampai 3 bulan setelah tindakan untuk memeriksa celah di tepi alat dan bekuan pada alat.

Aktivitas. Aktivitas ringan dapat dimulai dalam beberapa hari. Hindari mengangkat beban berat sekitar satu minggu.

Pencegahan infeksi. Selama 6 bulan pertama, beri tahu dokter gigi bahwa Anda baru dipasang alat, karena mungkin perlu antibiotik pencegahan.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:

  • Wajah mencong, lemah separuh badan, atau bicara pelo
  • Nyeri dada, sesak napas, atau pingsan
  • Muntah darah, BAB hitam, atau perdarahan yang tidak berhenti
  • Bengkak yang membesar atau perdarahan di lipat paha

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. BRM Ario S. Kuncoro, Sp.JP(K)

Ekokardiografi & Imaging Kardiovaskular

Cardiovascular Diagnostic Center +2 center

Fokus klinisEkokardiografi Lanjutan dan 3D · Ekokardiografi Transesofageal

Lihat Profil

Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung

Lihat Profil

dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.

Aritmia & Elektrofisiologi

Arrhythmia and Device Center

Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung

Lihat Profil
Teknologi

CT Scan 512 Slices

Pemindai CT yang menghasilkan hingga 512 irisan gambar dalam satu putaran untuk melihat arteri koroner, kalsium di dinding…

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang penutupan left atrial appendage (LAA) untuk pencegahan stroke pada fibrilasi atrium.

Apakah setelah penutupan LAA saya bisa berhenti minum obat pengencer darah?

Pada sebagian besar pasien, antikoagulan dapat dihentikan setelah masa awal, biasanya setelah pemeriksaan kontrol menunjukkan alat menutup kantong dengan baik. Selama beberapa minggu sampai bulan, obat antitrombotik sementara tetap diperlukan, lalu umumnya dilanjutkan dengan aspirin. Bila Anda memerlukan antikoagulan untuk alasan lain, misalnya bekuan vena, obat tersebut tetap dilanjutkan.

Apakah penutupan LAA lebih baik daripada obat pengencer darah?

Tidak untuk semua orang. Bagi kebanyakan pasien fibrilasi atrium, antikoagulan oral tetap menjadi cara utama mencegah stroke. Penutupan LAA adalah pilihan bagi pasien yang tidak dapat memakai antikoagulan jangka panjang, misalnya karena perdarahan berat. Keputusan dibuat bersama dokter dengan menimbang risiko stroke, risiko perdarahan, dan pilihan Anda.

Apakah fibrilasi atrium saya akan sembuh setelah tindakan ini?

Tidak. Penutupan LAA hanya mencegah bekuan dari aurikel dan tidak memperbaiki irama jantung. Keluhan berdebar dan irama tidak teratur tetap ditangani dengan obat pengatur irama atau ablasi bila diperlukan. Pengendalian tekanan darah, gula darah, berat badan, dan kebiasaan sehat seperti berhenti merokok tetap penting untuk menurunkan risiko stroke.

Berapa lama saya dirawat dan kapan bisa beraktivitas?

Kebanyakan pasien dirawat satu malam dan pulang keesokan harinya. Aktivitas ringan, termasuk pekerjaan kantor, umumnya dapat dimulai dalam beberapa hari. Hindari mengangkat beban berat dan olahraga berat sekitar satu minggu, atau sesuai anjuran dokter. Jangan lewatkan pemeriksaan kontrol dengan TEE atau CT sekitar 1 sampai 3 bulan setelah tindakan.

Seberapa aman tindakan ini?

Seperti tindakan jantung lain, penutupan LAA memiliki risiko, misalnya cairan di sekitar jantung, alat bergeser, atau bekuan pada alat. Komplikasi serius tidak sering terjadi dan umumnya dapat ditangani. Tim menilai bentuk aurikel dengan TEE atau CT sebelum tindakan, memantau dengan ekokardiografi selama tindakan, dan memeriksa ulang sebelum Anda pulang.

Apa beda penutupan LAA lewat kateter dan saat operasi jantung?

Penutupan lewat kateter dilakukan tanpa membuka dada, dengan alat yang dipasang dari pembuluh darah di lipat paha. Penutupan saat operasi dilakukan dokter bedah pada pasien fibrilasi atrium yang memang menjalani operasi jantung, misalnya operasi katup atau bypass, dengan menjahit, menjepit, atau memotong kantong. Setelah penutupan saat operasi, antikoagulan umumnya tetap dilanjutkan.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D..

  1. Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
  2. Joglar JA, Chung MK, Armbruster AL, dkk. 2023 ACC/AHA/ACCP/HRS Guideline for the Diagnosis and Management of Atrial Fibrillation: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2024;149(1):e1-e156.
  3. Glikson M, Wolff R, Hindricks G, dkk. EHRA/EAPCI expert consensus statement on catheter-based left atrial appendage occlusion: an update. EuroIntervention. 2020;15(13):1133-1180.
  4. Reddy VY, Doshi SK, Kar S, dkk. 5-Year Outcomes After Left Atrial Appendage Closure: From the PREVAIL and PROTECT AF Trials. J Am Coll Cardiol. 2017;70(24):2964-2975.
  5. Osmancik P, Herman D, Neuzil P, dkk. Left Atrial Appendage Closure Versus Direct Oral Anticoagulants in High-Risk Patients With Atrial Fibrillation. J Am Coll Cardiol. 2020;75(25):3122-3135.
  6. Whitlock RP, Belley-Cote EP, Paparella D, dkk. Left Atrial Appendage Occlusion during Cardiac Surgery to Prevent Stroke. N Engl J Med. 2021;384(22):2081-2091.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Penutupan Left Atrial Appendage

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur