Jawaban singkat
Apa Itu Prolaps Katup Mitral?
Prolaps katup mitral adalah keadaan ketika daun katup mitral melengkung ke serambi kiri saat jantung memompa. Sebagian besar tidak berbahaya dan cukup dipantau, tetapi sebagian kecil berkembang menjadi kebocoran katup yang perlu ditangani.
Sumber informasiTanda yang Memerlukan Pertolongan Segera
- Sesak napas berat yang muncul mendadak
- Batuk berbusa berwarna merah muda
- Pingsan, terutama tanpa tanda peringatan atau saat beraktivitas
- Berdebar sangat cepat disertai pusing, sesak, atau nyeri dada
- Lemah separuh badan, wajah mencong, atau bicara pelo mendadak
Bila tanda ini muncul, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
01 / Memahami kondisi
Mengenal Prolaps Katup Mitral
Katup mitral terletak di antara serambi kiri dan bilik kiri jantung. Katup ini memiliki dua daun yang ditahan tali-tali halus (korda) agar menutup rapat saat bilik memompa. Pada prolaps katup mitral, sebagian daun katup melengkung atau menggelembung ke arah serambi kiri saat menutup, seperti layar yang terdorong angin.
Prolaps katup mitral ditemukan pada sekitar 2 sampai 3 dari setiap 100 orang. Penelitian Framingham menunjukkan bahwa sebagian besar orang dengan prolaps hidup normal tanpa komplikasi. Kini diagnosis ditegakkan dengan kriteria ekokardiografi yang lebih ketat, sehingga lebih sedikit orang yang dinyatakan memiliki prolaps dibanding beberapa dasawarsa lalu.
Penyebab dan Bentuknya
Prolaps terjadi karena jaringan katup berubah. Pada degenerasi miksomatosa, yang juga disebut penyakit Barlow, daun katup menebal, berlebih, dan lentur. Bentuk ini sering ditemukan pada usia lebih muda dan dapat diturunkan dalam keluarga. Pada usia lanjut, daun katup lebih sering menipis dan talinya mudah putus. Prolaps juga lebih sering ditemukan pada sindrom Marfan dan kelainan jaringan ikat lain.
Kapan Prolaps Menjadi Masalah
Masalah utama adalah kebocoran katup (regurgitasi mitral). Sebagian orang hanya mengalami kebocoran ringan seumur hidup. Pada sebagian lain kebocoran bertambah perlahan, atau tali katup putus sehingga kebocoran berat muncul tiba-tiba. Kebocoran berat membebani jantung dan dibahas di halaman Regurgitasi Mitral.
Sebagian kecil pasien mengalami gangguan irama yang berasal dari bilik jantung, terutama bila kedua daun katup prolaps, ada bekas luka (fibrosis) di otot penyangga katup, atau cincin katup bergeser dari dinding jantung (disjungsi anulus mitral). Pernyataan pakar EHRA 2022 menyebut keadaan ini prolaps katup mitral aritmik, yang perlu pemeriksaan irama dan pencitraan lebih rinci.
Keluhan seperti berdebar, nyeri dada yang tidak khas, atau rasa cemas sering dikaitkan dengan prolaps, tetapi penelitian tidak selalu menemukan hubungan langsung. Dokter akan mencari penyebab lain bila keluhan tidak sejalan dengan temuan pada katup. Bila kebocoran tidak berat, sebagian besar penyandang prolaps dapat bekerja, berolahraga, dan menjalani kehamilan seperti biasa.
02 / Memahami kondisi
Gejala yang Perlu Dikenali.
Gejala Umum
Banyak orang dengan prolaps tidak merasakan keluhan apa pun.
- Bunyi klik atau bising jantung yang terdengar dokter, sering tanpa keluhan
- Jantung berdebar atau terasa ada denyut yang melompat
- Nyeri dada yang tidak khas dan tidak berkaitan dengan aktivitas
- Mudah lelah atau sesak saat beraktivitas bila kebocoran bertambah
- Pusing atau kepala terasa ringan
- Sesak saat berbaring datar pada kebocoran yang sudah berat
03 / Memahami kondisi
Apa yang Menyebabkan Kondisi Ini?
- Degenerasi miksomatosa (penyakit Barlow): daun katup menebal, berlebih, dan lentur
- Kekurangan jaringan penyangga pada usia lanjut, sehingga daun katup menipis dan tali katup mudah putus
- Faktor keturunan; prolaps dapat ditemukan pada beberapa anggota keluarga
- Kelainan jaringan ikat seperti sindrom Marfan, sindrom Ehlers-Danlos, atau sindrom Loeys-Dietz
- Kelainan jantung bawaan tertentu, misalnya pada sebagian penyandang defek septum atrium
04 / Memahami kondisi
Siapa yang Lebih Berisiko?
Genetik
Prolaps dapat diturunkan dalam keluarga. Beberapa gen penyebab sudah dikenali, dan sindrom Marfan serta kelainan jaringan ikat lain yang diturunkan meningkatkan kemungkinannya.
Usia
Prolaps jenis Barlow sering ditemukan pada usia muda sampai pertengahan, sedangkan tali katup putus dan kebocoran berat lebih sering terjadi setelah usia 50 tahun.
Medis
Kelainan bentuk dada atau tulang belakang, seperti dada cekung dan skoliosis, kadang menyertai prolaps, demikian pula sebagian kelainan jantung bawaan.
Lainnya
Laki-laki, usia di atas 50 tahun, daun katup yang tebal, dan kebocoran yang sudah sedang saat pertama ditemukan dikaitkan dengan perburukan kebocoran dari waktu ke waktu.
Kelompok yang Lebih Berisiko
- Keluarga Penyandang Prolaps: Prolaps dapat diturunkan, sehingga keluarga dekat dapat dianjurkan ekokardiografi bila ada riwayat prolaps berat atau kematian mendadak.
- Penyandang Sindrom Marfan dan Kelainan Jaringan Ikat: Jaringan katup yang lentur membuat prolaps lebih sering terjadi dan perlu dipantau bersama pelebaran aorta.
- Usia Lebih dari 50 Tahun: Tali katup lebih mudah putus dan kebocoran lebih sering memberat pada usia ini, terutama pada laki-laki.
- Penyandang Prolaps dengan Gangguan Irama: Berdebar, pingsan, atau denyut tambahan dari bilik pada penyandang prolaps memerlukan pemeriksaan irama yang lebih rinci.
05 / Memahami kondisi
Bagaimana Diagnosis Ditegakkan?
Prolaps sering pertama kali dicurigai dari bunyi klik atau bising jantung saat pemeriksaan rutin. Ekokardiografi, yaitu USG jantung, memastikan diagnosis bila daun katup melengkung 2 milimeter atau lebih melewati cincin katup ke arah serambi kiri. Ekokardiografi juga mengukur kebocoran serta menilai ukuran dan fungsi bilik kiri, yang menentukan jadwal kontrol.
Bila Anda sering berdebar, pernah pingsan, atau ada keluarga yang meninggal mendadak pada usia muda, dokter dapat menganjurkan rekaman irama jangka panjang dan MRI jantung untuk mencari bekas luka di otot jantung. Sebelum perbaikan katup, ekokardiografi lewat kerongkongan memberi gambaran rinci tentang bagian katup yang perlu diperbaiki.
Pemeriksaan Fisik
Dokter mendengarkan bunyi klik di pertengahan denyut dan bising jantung, yang dapat berubah saat Anda berdiri, jongkok, atau berbaring.
Ekokardiografi
Pemeriksaan utama untuk memastikan prolaps, melihat bagian daun katup yang terkena, mengukur kebocoran, serta ukuran dan fungsi bilik kiri.
Ekokardiografi transesofageal (lewat kerongkongan), termasuk gambar tiga dimensi, memetakan daun katup secara rinci untuk merencanakan perbaikan katup.
Elektrokardiogram / EKG
Merekam irama jantung dan mencari denyut tambahan atau perubahan yang menyertai prolaps.
Pemantauan Holter
Rekaman irama 24 sampai 48 jam, atau lebih lama bila perlu, untuk mencari gangguan irama pada orang yang berdebar atau pernah pingsan.
MRI Jantung
Mencari bekas luka (fibrosis) di otot penyangga katup dan mengukur kebocoran, terutama pada prolaps yang disertai gangguan irama.
06 / Memahami kondisi
Pilihan Penanganan.
Penanganan ditentukan dokter setelah evaluasi. Kategori berikut membantu Anda memahami pembicaraan dengan dokter.
Pemantauan Berkala
Prolaps tanpa kebocoran atau dengan kebocoran ringan cukup dikontrol dengan ekokardiografi setiap 3 sampai 5 tahun, dan lebih sering bila kebocoran bertambah.
Obat untuk Keluhan Berdebar
Obat golongan penyekat beta dapat membantu meredakan berdebar. Dokter menentukan perlu tidaknya obat dan takarannya.
Perbaikan Katup Mitral
Pilihan utama untuk kebocoran berat karena prolaps. Katup asli diperbaiki lewat operasi, termasuk lewat sayatan kecil, dan umumnya lebih dianjurkan daripada penggantian katup.
Klip Katup Mitral lewat Kateter
Pada pasien yang berisiko tinggi untuk operasi, kebocoran dapat dikurangi dengan klip yang dipasang lewat kateter dari pembuluh di lipat paha.
Penanganan Gangguan Irama
Pada prolaps aritmik, dokter dapat menganjurkan obat, ablasi, atau ICD sesuai jenis dan beratnya gangguan irama.
07 / Memahami kondisi
Komplikasi yang Perlu Dipantau.
Regurgitasi Mitral
Kebocoran dapat bertambah perlahan atau muncul tiba-tiba bila tali katup putus. Dibahas di halaman Regurgitasi Mitral.
Gangguan Irama Jantung
Denyut tambahan cukup sering ditemukan; sebagian kecil pasien mengalami irama bilik yang berbahaya, terutama pada prolaps aritmik.
Fibrilasi Atrium
Serambi kiri yang melebar akibat kebocoran mitral mudah mengalami irama tidak teratur. Dibahas di halaman Fibrilasi Atrium.
Endokarditis Infeksius
Katup yang prolaps dan bocor lebih mudah ditempeli kuman dari aliran darah. Dibahas di halaman Endokarditis Infeksius.
Gagal Jantung
Kebocoran berat yang dibiarkan membuat bilik kiri membesar lalu melemah. Dibahas di halaman Gagal Jantung.
08 / Memahami kondisi
Apa yang Bisa Dilakukan?
- Ikuti jadwal ekokardiografi yang dianjurkan dokter walau tanpa keluhan
- Jaga kebersihan gigi dan mulut serta periksa gigi rutin
- Kendalikan tekanan darah agar beban katup mitral tidak bertambah
- Batasi kafein, alkohol, dan rokok bila memicu berdebar
- Sampaikan kepada keluarga dekat bila prolaps Anda berat atau disertai gangguan irama, karena pemeriksaan keluarga dapat dipertimbangkan
- Laporkan keluhan baru seperti sesak atau pingsan kepada dokter
09 / Memahami kondisi
Kapan Harus ke Dokter?
Periksakan diri ke dokter jantung bila dokter menemukan bunyi klik atau bising jantung, atau bila Anda sering berdebar tanpa sebab jelas. Orang yang sudah diketahui memiliki prolaps perlu kontrol lebih cepat dari jadwal bila keluhannya berubah. Segera ke IGD bila sesak berat datang mendadak, pingsan, atau berdebar sangat cepat disertai pusing.
- Sesak napas atau cepat lelah saat aktivitas yang dulu terasa ringan
- Berdebar yang makin sering atau terasa tidak teratur
- Pernah pingsan atau hampir pingsan
- Riwayat kematian mendadak pada usia muda dalam keluarga
- Demam lebih dari beberapa hari tanpa sebab jelas pada prolaps yang disertai kebocoran
Jangan Menunggu bila Kondisinya Darurat.
Bila keluhan terasa berat atau muncul mendadak, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258, bukan menunggu janji temu.
10 / Pertanyaan umum
Hal yang Mungkin Anda Tanyakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang prolaps katup mitral.
Apakah prolaps katup mitral berbahaya?
Pada sebagian besar orang, tidak. Banyak penyandang prolaps tanpa kebocoran atau dengan kebocoran ringan hidup normal tanpa keluhan dan tanpa batasan aktivitas. Yang perlu diperhatikan adalah derajat kebocoran, ukuran dan fungsi bilik kiri, serta ada tidaknya gangguan irama. Karena itu, dokter menganjurkan ekokardiografi berkala untuk memastikan prolaps Anda tetap stabil.
Apakah prolaps katup mitral sama dengan jantung bocor?
Tidak persis. Prolaps adalah bentuk daun katup yang melengkung ke serambi kiri, dan dapat disertai kebocoran katup atau tidak sama sekali. Istilah jantung bocor di masyarakat juga sering dipakai untuk lubang di sekat jantung, yang merupakan kelainan berbeda. Hasil ekokardiografi akan menjelaskan apakah katup Anda bocor dan seberapa berat derajatnya.
Apakah penyandang prolaps boleh berolahraga?
Sebagian besar penyandang prolaps tanpa kebocoran berat dan tanpa gangguan irama boleh berolahraga, termasuk olahraga kompetitif. Pedoman kardiologi olahraga ESC 2020 menganjurkan penilaian lebih rinci bila ada riwayat pingsan, gangguan irama dari bilik, kebocoran berat, bilik kiri membesar, atau riwayat kematian mendadak dalam keluarga. Diskusikan rencana olahraga Anda dengan dokter.
Apakah prolaps bisa hilang dengan sendirinya?
Prolaps adalah perubahan bentuk jaringan katup, sehingga umumnya tidak hilang. Namun, pada banyak orang prolaps tidak bertambah berat selama bertahun-tahun. Obat tidak memperbaiki bentuk katup, tetapi dapat membantu keluhan berdebar. Bila kebocoran menjadi berat, perbaikan katup mitral dapat membuat katup kembali menutup rapat, sering dengan mempertahankan katup asli.
Kapan prolaps perlu dioperasi?
Operasi dipertimbangkan bila kebocoran sudah berat dan menimbulkan keluhan, atau bila belum ada keluhan tetapi bilik kiri mulai membesar atau melemah melewati batas tertentu, muncul fibrilasi atrium, atau tekanan paru naik. Pada prolaps, perbaikan katup lebih dianjurkan daripada penggantian. Keputusan diambil tim jantung berdasarkan hasil ekokardiografi dan kondisi Anda.
Apakah prolaps memengaruhi kehamilan?
Prolaps tanpa kebocoran berat umumnya tidak mengganggu kehamilan dan persalinan. Kebocoran katup cenderung lebih dapat ditoleransi saat hamil dibandingkan katup yang menyempit. Bila kebocoran berat atau ada gangguan irama, kehamilan sebaiknya direncanakan bersama dokter jantung dan dokter kandungan, termasuk meninjau obat yang sedang dipakai.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K).
- Vahanian A, Beyersdorf F, Praz F, Milojevic M, Baldus S, Bauersachs J, et al. 2021 ESC/EACTS Guidelines for the management of valvular heart disease. Eur Heart J. 2022;43(7):561-632.
- Otto CM, Nishimura RA, Bonow RO, Carabello BA, Erwin JP 3rd, Gentile F, et al. 2020 ACC/AHA Guideline for the Management of Patients With Valvular Heart Disease: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2021;143(5):e72-e227.
- Sabbag A, Essayagh B, Barrera JDR, Basso C, Berni A, Cosyns B, et al. EHRA expert consensus statement on arrhythmic mitral valve prolapse and mitral annular disjunction complex in collaboration with the ESC Council on valvular heart disease and the European Association of Cardiovascular Imaging endorsed by the Heart Rhythm Society, by the Asia Pacific Heart Rhythm Society, and by the Latin American Heart Rhythm Society. Europace. 2022;24(12):1981-2003.
- Delling FN, Vasan RS. Epidemiology and Pathophysiology of Mitral Valve Prolapse: New Insights Into Disease Progression, Genetics, and Molecular Basis. Circulation. 2014;129(21):2158-2170.
- Freed LA, Levy D, Levine RA, Larson MG, Evans JC, Fuller DL, et al. Prevalence and Clinical Outcome of Mitral-Valve Prolapse. N Engl J Med. 1999;341(1):1-7.
- Lazam S, Vanoverschelde JL, Tribouilloy C, Grigioni F, Suri RM, Avierinos JF, et al. Twenty-Year Outcome After Mitral Repair Versus Replacement for Severe Degenerative Mitral Regurgitation: Analysis of a Large, Prospective, Multicenter, International Registry. Circulation. 2017;135(5):410-422.
- Pelliccia A, Sharma S, Gati S, Back M, Borjesson M, Caselli S, et al. 2020 ESC Guidelines on sports cardiology and exercise in patients with cardiovascular disease. Eur Heart J. 2021;42(1):17-96.




