Langsung ke konten

Teknologi diagnostik

Treadmill Test System

Tes Treadmill, Uji Latih Jantung, Treadmill Stress Test

Sistem pemeriksaan yang merekam EKG, denyut jantung, dan tekanan darah selama Anda berjalan di treadmill dengan beban yang dinaikkan bertahap. Membantu dokter menilai respons jantung terhadap aktivitas fisik dan tanda gangguan aliran darah koroner.

Penggunaan teknologi ditentukan setelah evaluasi dokter.

Tentang Teknologi Ini.

Terakhir diperbarui19 Oktober 2026
Ringkasan

Treadmill Test System adalah perangkat uji latih jantung: Anda berjalan di treadmill yang kecepatan dan kemiringannya dinaikkan bertahap, sementara EKG, denyut jantung, dan tekanan darah direkam terus. Dokter memakainya untuk melihat apakah keluhan atau perubahan EKG muncul saat jantung bekerja lebih keras, dan untuk menilai kapasitas fisik Anda.

Apa Itu Tes Treadmill?

Tes treadmill, atau uji latih jantung, menilai cara jantung bekerja saat tubuh beraktivitas. Ketika Anda berjalan makin cepat dan menanjak, otot jantung memerlukan lebih banyak oksigen. Bila ada penyempitan pada arteri koroner, aliran darah dapat tidak mencukupi saat beban naik, walaupun saat istirahat semuanya tampak normal. Tanda inilah yang dicari lewat rekaman EKG selama latihan.

Sistem ini terdiri atas treadmill dengan pengatur kecepatan dan kemiringan, perekam EKG, dan alat ukur tekanan darah. Beban dinaikkan bertahap menurut protokol baku yang dipilih dokter.

Kapan Dokter Menyarankannya

  • Menilai nyeri dada, rasa berat di dada, atau sesak saat beraktivitas yang dicurigai berasal dari penyakit jantung koroner.
  • Menilai kemampuan fisik dan respons tekanan darah pada penyakit jantung yang sudah diketahui.
  • Menyusun takaran latihan sebelum rehabilitasi jantung, atau menilai kemajuan sesudahnya.
  • Melihat apakah gangguan irama jantung muncul atau berubah saat beraktivitas.

Selama Tes Berlangsung

Petugas menempelkan beberapa elektroda di dada dan memasang manset tekanan darah di lengan. Setelah rekaman saat istirahat, Anda mulai berjalan pelan. Setiap beberapa menit, kecepatan dan kemiringan treadmill dinaikkan. Dokter dan petugas memantau EKG, tekanan darah, dan keluhan Anda sepanjang tes.

Tes dihentikan saat Anda mencapai target, merasa terlalu lelah, atau muncul keluhan maupun perubahan EKG yang perlu diperhatikan. Sampaikan segera bila Anda merasakan nyeri dada, sesak, pusing, atau berdebar. Sesudah berhenti, pemantauan berlanjut beberapa menit sampai denyut jantung dan tekanan darah mendekati keadaan awal.

Batasan dan Keamanan

Tes treadmill tidak memperlihatkan gambar pembuluh darah. Hasilnya dapat normal walaupun ada penyempitan, atau tampak tidak normal walaupun arteri koroner baik. Tes ini kurang sesuai bila Anda tidak dapat berjalan cukup lama, atau bila EKG saat istirahat sudah tidak normal sehingga perubahan saat latihan sulit dibaca. Dalam keadaan itu, dokter dapat memilih ekokardiografi stres atau CT angiografi koroner. Risikonya rendah bila pasien dinilai lebih dulu, tetapi gangguan irama atau keluhan jantung dapat muncul. Karena itu, tes dilakukan dengan pengawasan.

Hasil Dibaca Bersama Dokter

Dokter spesialis jantung menentukan apakah tes ini sesuai untuk Anda, apakah obat tertentu perlu ditunda sebelum tes, dan pemeriksaan lain yang mungkin diperlukan. Hasil tes dibaca bersama keluhan, faktor risiko, dan hasil pemeriksaan lain, lalu dijelaskan kepada Anda saat konsultasi.

Kegunaan dan Manfaatnya.

Kesesuaian teknologi ini untuk kondisi Anda ditentukan dokter setelah evaluasi.

  • Menilai nyeri dada atau sesak yang muncul saat beraktivitas
  • Membantu mendeteksi tanda gangguan aliran darah koroner saat jantung bekerja lebih keras
  • Mengukur kapasitas fisik atau kemampuan latihan
  • Menilai respons denyut jantung dan tekanan darah terhadap latihan
  • Melihat gangguan irama jantung yang dipicu aktivitas
  • Menyusun takaran latihan untuk rehabilitasi jantung
  • Memantau keadaan setelah pengobatan atau tindakan pada penyakit jantung koroner

Manfaat bagi Penilaian Dokter

01

Melihat Jantung saat Bekerja

Sebagian gangguan aliran darah koroner baru tampak saat jantung memerlukan lebih banyak oksigen. Tes ini merekam EKG ketika beban dinaikkan, bukan hanya saat istirahat.

02

Tanpa Radiasi dan tanpa Zat Kontras

Tes memakai rekaman listrik jantung dan pengukuran tekanan darah, tanpa sinar-X, jarum, maupun obat suntik.

03

Mengukur Kemampuan Fisik

Lama latihan dan beban yang dicapai menggambarkan kemampuan fisik Anda. Pernyataan ilmiah AHA tentang uji latih memakai kapasitas latihan sebagai salah satu petunjuk prognosis.

04

Beban Bertahap dengan Pemantauan Terus-Menerus

Kecepatan dan kemiringan dinaikkan menurut protokol baku, sementara EKG dan tekanan darah dipantau sepanjang tes dan masa pemulihan, sehingga tes dapat dihentikan bila muncul keluhan.

Informasi Teknis Singkat
Jenis pemeriksaan
Uji latih jantung dengan beban (exercise stress test)
Data yang direkam
EKG, denyut jantung, tekanan darah, dan keluhan selama latihan
Bentuk beban
Berjalan di treadmill dengan kecepatan dan kemiringan yang dinaikkan bertahap
Radiasi
Tidak ada
Pembiusan
Tidak diperlukan
Lokasi layanan
Cardiovascular Diagnostic Center

Tim dokter

Diskusikan Kebutuhan Anda.

Semua Dokter

Dokter yang terkait dengan layanan teknologi ini, urut menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Jajang Sinardja, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures

Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer

Lihat Profil

dr. Sri Diniharini, Sp.JP(K)

Ekokardiografi & Imaging Kardiovaskular

Cardiovascular Diagnostic Center +1 center

Fokus klinisEkokardiografi Lanjutan · Ekokardiografi Transesofageal

Lihat Profil

Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Berikut jawaban singkat atas pertanyaan yang sering muncul sebelum tes treadmill; untuk keadaan Anda secara khusus, silakan tanyakan kepada dokter.

Apa bedanya tes treadmill dengan EKG biasa?

EKG biasa direkam selama beberapa detik saat Anda berbaring tenang. Pada keadaan istirahat, gangguan aliran darah koroner sering belum terlihat. Tes treadmill merekam EKG ketika jantung bekerja lebih keras karena latihan, sambil memantau denyut jantung, tekanan darah, dan keluhan Anda. Karena itu, keduanya saling melengkapi, dan EKG biasa tetap direkam sebelum tes dimulai.

Apakah tes treadmill aman?

Bagi orang yang telah dinilai dokter, risikonya rendah. Rasa lelah, napas terengah, dan pegal di kaki adalah hal yang wajar. Gangguan irama atau keluhan jantung dapat muncul, karena itu tes dilakukan dengan pengawasan dan dapat dihentikan kapan saja. Tes ini tidak dilakukan pada keadaan tertentu, misalnya nyeri dada yang sedang berlangsung atau tekanan darah yang belum terkendali; dokter akan menilainya lebih dulu.

Apa yang perlu saya siapkan sebelum tes?

Kenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang cocok untuk berjalan. Makanan ringan umumnya boleh beberapa jam sebelumnya, tetapi hindari makan berat, merokok, dan minuman berkafein menjelang tes. Bawa daftar obat Anda. Jangan menghentikan obat jantung atas kemauan sendiri; dokter akan memberi tahu bila ada obat yang perlu ditunda sebelum tes.

Berapa lama tes treadmill berlangsung?

Bagian berjalan di treadmill umumnya kurang dari 15 menit, tergantung kemampuan Anda dan protokol yang dipakai. Dengan persiapan, rekaman saat istirahat, dan pemantauan pemulihan, seluruh pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 30 sampai 60 menit. Petugas akan menginformasikan perkiraan waktunya saat pendaftaran. Sediakan waktu yang cukup agar Anda tidak terburu-buru dan dapat beristirahat sejenak sebelum pulang.

Siapa yang memerlukan tes treadmill?

Dokter dapat menyarankannya bila Anda mengalami nyeri dada atau sesak saat beraktivitas, sebelum memulai program latihan atau rehabilitasi jantung, atau untuk memantau penyakit jantung yang sudah diketahui. Pada orang tanpa keluhan, dokter menimbang dulu apakah tes ini memang diperlukan. Bila nyeri dada terasa berat, muncul saat istirahat, atau disertai keringat dingin, segera ke IGD.

Kapan saya mengetahui hasilnya?

Sebagian hasil sudah terlihat selama tes, misalnya lama latihan, respons tekanan darah, dan keluhan yang muncul. Rekaman EKG lalu ditinjau secara lengkap oleh dokter spesialis jantung. Dokter menjelaskan arti hasilnya saat konsultasi, termasuk bila diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi stres, CT angiografi koroner, atau kateterisasi jantung.

Sumber Informasi 4 referensi
  1. Fletcher GF, Ades PA, Kligfield P, dkk. Exercise Standards for Testing and Training: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2013;128(8):873-934.
  2. Myers J, Arena R, Franklin B, dkk. Recommendations for Clinical Exercise Laboratories: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2009;119(24):3144-3161.
  3. Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
  4. Gulati M, Levy PD, Mukherjee D, dkk. 2021 AHA/ACC/ASE/CHEST/SAEM/SCCT/SCMR Guideline for the Evaluation and Diagnosis of Chest Pain: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2021;144(22):e368-e454.

Langkah berikutnya

Mulai dari Kebutuhan Anda.

Diskusikan keluhan dan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dokter membantu menentukan pemeriksaan atau tindakan yang relevan.

Kembali ke Katalog Teknologi