Langsung ke konten

Cerita pasien · Penyakit Jantung Koroner & Iskemik

Dari Medical Check-Up ke Operasi Bypass MICS: Cerita Pak Nam

Cerita Bapak Nam.

Pak Nam adalah sosok yang aktif. Di usia lanjut, ia masih sering bepergian dengan motor untuk mengurus pekerjaannya. Belakangan, ia mulai sering merasa cepat capek dan sesak napas, keluhan yang awalnya ia anggap hal biasa.

Berawal dari Medical Check-Up

Atas saran pihak asuransinya, Pak Nam menjalani medical check-up, termasuk pemeriksaan CT Calcium Score, yaitu CT scan jantung untuk mengukur jumlah pengapuran pada pembuluh darah jantung. Hasilnya mengejutkan: skor kalsiumnya mencapai 1.100, tergolong sangat tinggi. Sesak yang selama ini dianggap biasa ternyata menjadi tanda adanya penyempitan pada pembuluh darah jantung.

Setelah itu, Pak Nam dua kali menjalani upaya pemasangan ring, tetapi ring tidak dapat dipasang karena plaknya terlalu tebal. Sejak saat itu, kondisinya terus membebani pikiran. “Saya mikirin tiap hari, dari Februari habis saya gagal pasang ring. Saya kayaknya stres juga,” kenangnya.

Berdiskusi dengan Tim Dokter Heartology

Pak Nam kemudian disarankan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter di Heartology. Ia bertemu Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP (K), dokter jantung, dan Dr. dr. Dudy Arman Hanafy, Sp.BTKV (K)-D, MARS, dokter bedah jantung. Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan jantung, tim dokter menjelaskan pilihan operasi bypass, yaitu operasi untuk membuat jalan pintas bagi aliran darah melewati pembuluh yang menyempit. Mendengar kata bypass, Pak Nam sempat takut karena membayangkan dadanya harus dibelah.

Penjelasan yang menyeluruh dari tim dokter akhirnya membuat Pak Nam mantap menjalani operasi bypass dengan metode MICS (Minimally Invasive Cardiac Surgery). Pada metode ini, operasi dilakukan lewat sayatan kecil di dada, tanpa membelah seluruh tulang dada.

Pemulihan dan Kembali Beraktivitas

Pak Nam masuk rumah sakit pada awal Mei dan menjalani operasi dua hari kemudian. Ia pulang pada hari kesembilan perawatan. Ia juga rutin berlatih bersama tim fisioterapi untuk memulihkan kekuatannya. Saat video direkam, Pak Nam sudah bisa berjalan dan beraktivitas kembali. Dalam tes jalan enam menit, ia menempuh sekitar 350 meter tanpa merasa capek. Ia mengaku jauh lebih lega dan puas setelah menjalani tindakan.

Kepada Anda yang mungkin sedang ragu, Pak Nam berpesan agar tidak takut menjalani tindakan bila memang ada penyakit jantung, tetap semangat, dan tidak menunda pengobatan. Menurutnya, semangat itu penting untuk menemukan jalan keluar. Ia bahkan memperlihatkan bekas operasinya di depan kamera. “Saya kasih lihat nih, bedahan saya ini. Enggak usah takut,” ujarnya.

Setiap perjalanan berbeda. Cerita ini merupakan pengalaman pribadi. Kondisi, pilihan penanganan, dan hasil perawatan setiap orang dapat berbeda.

Cerita dalam Suaranya Sendiri.

Operasi Bypass Jantung MICS di Heartology: Cerita Pak Nam Kembali Beraktivitas

Simak pengalaman yang dibagikan pasien melalui kanal Heartology. Durasi 10 menit 3 detik.

Tonton di YouTube Video dibuka di YouTube, di tab baru.

Pengalaman lainnya

Cerita dengan Perawatan Serupa.

Semua Cerita Pasien

Langkah berikutnya

Bicarakan Kebutuhan
Perawatan Anda.

Tim dokter dapat membantu Anda memahami kondisi dan pilihan penanganan yang sesuai.

Pilih Dokter untuk Janji TemuKenali Kondisi TerkaitDokter yang terkait dengan cerita ini ada di atas.