Jawaban singkat
Apa Itu Biopsi Ginjal?
Biopsi ginjal adalah tindakan mengambil sedikit jaringan ginjal dengan jarum tipis yang dipandu USG, di bawah bius lokal. Jaringan diperiksa di bawah mikroskop untuk mencari penyebab protein atau darah dalam urine dan penurunan fungsi ginjal. Karena ada risiko perdarahan, obat pengencer darah dan tekanan darah perlu diatur lebih dahulu.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Biopsi Ginjal
Apa Itu Biopsi Ginjal
Biopsi ginjal adalah pengambilan beberapa potong kecil jaringan ginjal, masing-masing setipis ujung pensil, dengan jarum khusus melalui kulit punggung. Jaringan diperiksa dengan mikroskop biasa, pewarnaan khusus, dan kadang mikroskop elektron. Biopsi ginjal termasuk cara yang pasti untuk mengetahui jenis dan beratnya kerusakan ginjal.
Cara Kerja Singkat
Pasien berbaring tengkurap, lalu dokter mencari posisi ginjal dengan USG. Setelah kulit dibius, jarum biopsi dimasukkan menuju bagian bawah ginjal, sementara pasien menahan napas sebentar. Jarum mengambil jaringan dalam hitungan detik. Biasanya diambil dua sampai tiga sampel agar jumlah jaringan cukup untuk diperiksa.
Ginjal dan Jantung
Ginjal dan jantung saling memengaruhi. Penyakit ginjal kronis meningkatkan risiko penyakit jantung, dan gagal jantung dapat menurunkan fungsi ginjal. Beberapa penyakit juga menyerang keduanya sekaligus, sehingga hasil biopsi ginjal ikut menentukan perawatan jantung.
- Amiloidosis: endapan protein abnormal di ginjal dapat menjadi petunjuk amiloidosis yang juga menyerang jantung.
- Penyakit Fabry: penyakit keturunan yang dapat merusak ginjal dan menebalkan otot jantung.
- Lupus dan vaskulitis: peradangan di ginjal sering disertai keterlibatan jantung atau pembuluh darah.
Pada banyak orang dengan diabetes atau tekanan darah tinggi, penyebab penyakit ginjal sudah jelas tanpa biopsi. Biopsi biasanya dipertimbangkan bila pola hasil pemeriksaan tidak sesuai dugaan.
Hal Penting bagi Pasien Jantung
Biopsi ginjal memiliki risiko perdarahan yang lebih besar dibanding biopsi kulit. Karena itu, obat pengencer darah biasanya dihentikan sementara sesuai arahan dokter jantung, dan tekanan darah harus terkendali. Pada pasien yang baru dipasang stent dan tidak boleh menghentikan obat, biopsi dapat ditunda atau dipertimbangkan cara lain, misalnya lewat pembuluh darah leher.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Protein atau Darah dalam Urine yang Belum Jelas PenyebabnyaUntuk mengetahui bagian ginjal yang rusak dan penyebabnya.
- Fungsi Ginjal Turun CepatMembantu menemukan penyebab yang masih dapat diobati.
- Sindrom NefrotikBengkak disertai protein urine yang sangat tinggi.
- Dugaan Lupus atau Vaskulitis pada GinjalMenentukan jenis dan beratnya peradangan untuk memilih obat.
- Dugaan Amiloidosis atau Penyakit FabryPenyakit yang dapat menyerang ginjal dan jantung sekaligus.
- Penyakit Ginjal yang Tidak Sesuai DugaanMisalnya pada diabetes atau hipertensi dengan pola hasil yang tidak biasa.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Gangguan Pembekuan Darah yang Belum TerkendaliRisiko perdarahan terlalu tinggi sampai gangguan ini diperbaiki.
- Obat Pengencer Darah yang Tidak Dapat DihentikanMisalnya setelah pemasangan stent baru. Biopsi ditunda atau dipilih cara lain.
- Tekanan Darah Tinggi yang Belum TerkendaliPerlu diturunkan lebih dahulu untuk mengurangi risiko perdarahan.
- Ginjal Tunggal atau Ginjal yang Sudah MengecilManfaatnya kecil dan risikonya lebih besar, sehingga perlu pertimbangan khusus.
- Infeksi Ginjal atau Kulit di Area TusukanInfeksi diobati lebih dahulu sebelum biopsi.
- Tidak Dapat Berbaring Tengkurap atau Menahan NapasDokter akan menilai cara atau posisi lain yang lebih aman.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan biopsi ginjal dilakukan beberapa hari sebelumnya.
Obat pengencer darah. Aspirin, clopidogrel, warfarin, dan obat pengencer darah lain biasanya dihentikan beberapa hari sebelumnya. Jangan menghentikannya sendiri. Jadwal penghentian dan dimulainya kembali diatur bersama dokter jantung Anda.
Tekanan darah. Tekanan darah perlu terkendali. Minum obat tekanan darah seperti biasa, termasuk pada hari tindakan, kecuali diminta lain.
Pemeriksaan awal. Anda akan menjalani tes darah lengkap, faktor pembekuan, fungsi ginjal, dan USG ginjal.
Makan dan minum. Biasanya puasa beberapa jam sebelum tindakan. Ikuti instruksi tertulis dari tim.
Informasi penting. Beri tahu tim bila Anda alergi obat bius atau lateks, sedang hamil, atau memakai alat pacu jantung.
Pendamping. Siapkan pendamping dan jangan menyetir sendiri setelah tindakan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Tindakan biopsi sendiri umumnya sekitar 30 menit. Setelahnya Anda dipantau setidaknya beberapa jam, dan sebagian pasien menginap satu malam.
Persiapan dan Posisi
Infus dipasang dan tekanan darah diperiksa. Anda berbaring tengkurap dengan bantal di bawah perut agar ginjal lebih dekat ke permukaan.
USG dan Bius Lokal
Dokter menandai lokasi ginjal dengan USG, membersihkan kulit punggung, lalu menyuntikkan obat bius lokal.
Pengambilan Jaringan
Saat Anda menahan napas sebentar, jarum dimasukkan menuju bagian bawah ginjal. Alat berbunyi klik ketika mengambil jaringan. Langkah ini biasanya diulang dua sampai tiga kali.
Pemantauan Setelah Tindakan
Bekas tusukan ditekan dan ditutup perban. Anda berbaring beberapa jam sambil dipantau tekanan darah, denyut nadi, warna urine, dan kadar hemoglobin.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Memastikan Penyebab Penyakit GinjalJaringan memberi jawaban yang tidak dapat diperoleh dari tes darah atau urine saja.
- Menentukan Pengobatan yang TepatBeberapa penyakit ginjal memerlukan obat khusus yang dipilih berdasarkan hasil biopsi.
- Menilai Tingkat KerusakanMembantu memperkirakan perjalanan penyakit dan manfaat pengobatan.
- Mendeteksi Penyakit yang Juga Menyerang JantungMisalnya amiloidosis atau penyakit Fabry, sehingga jantung dapat diperiksa lebih awal.
- Tanpa Sayatan BesarHanya memerlukan tusukan jarum kecil dengan bius lokal.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Kencing BerdarahUrine kemerahan yang terlihat terjadi pada sekitar 3 dari 100 orang dan biasanya membaik sendiri.
- Perdarahan di Sekitar GinjalUmumnya kecil dan hilang sendiri, sehingga pasien dipantau beberapa jam.
- Perlu Transfusi atau Tindakan Penghenti PerdarahanTransfusi diperlukan pada sekitar 1 sampai 2 dari 100 orang, dan tindakan khusus lebih jarang lagi.
- Nyeri di PinggangRingan dan biasanya hilang dalam satu sampai dua hari.
- Sambungan Abnormal Pembuluh DarahJarang terjadi dan biasanya menutup sendiri.
- InfeksiSangat jarang karena tindakan dilakukan dengan alat steril.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Sebagian besar pasien pulih tanpa masalah dalam beberapa hari.
Istirahat. Berbaring telentang beberapa jam setelah tindakan, lalu beraktivitas ringan.
Urine. Urine pertama dapat sedikit kemerahan. Minum cukup air sesuai anjuran tim.
Aktivitas. Hindari mengangkat beban berat dan olahraga berat selama sekitar 2 minggu.
Obat pengencer darah. Mulai minum kembali hanya sesuai jadwal dari dokter.
Hasil. Hasil biopsi biasanya keluar dalam sekitar 1 minggu, lebih lama bila perlu pemeriksaan mikroskop elektron.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Urine merah pekat atau berisi gumpalan darah
- Nyeri hebat di pinggang, perut, atau bahu
- Pusing berat, lemas, atau pingsan
- Demam atau menggigil
- Tidak dapat buang air kecil
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD
Spesialis Penyakit Dalam
Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik
Lihat Profil
dr. Siska S. Danny, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisPCI pada Sindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang biopsi ginjal. Keputusan biopsi dan persiapannya dibahas bersama dokter.
Apakah biopsi ginjal sakit?
Rasa perih muncul saat obat bius disuntikkan. Setelah itu Anda biasanya hanya merasa tertekan saat jarum masuk dan mendengar bunyi klik saat jaringan diambil. Setelah bius habis, pinggang dapat terasa pegal atau nyeri ringan selama satu sampai dua hari, yang biasanya cukup diatasi dengan obat pereda nyeri.
Apakah obat pengencer darah harus dihentikan?
Biasanya ya, karena biopsi ginjal memiliki risiko perdarahan. Namun, jangan menghentikannya sendiri. Dokter jantung dan dokter yang melakukan biopsi akan mengatur kapan obat dihentikan dan dimulai lagi. Bila Anda baru dipasang stent, biopsi mungkin ditunda atau dipilih cara lain yang lebih aman.
Berapa lama harus dirawat setelah biopsi ginjal?
Setelah biopsi, Anda berbaring dan dipantau setidaknya beberapa jam untuk memastikan tidak ada perdarahan. Sebagian pasien boleh pulang di hari yang sama, sedangkan yang lain menginap satu malam, terutama bila memiliki risiko perdarahan lebih tinggi. Keputusan ini dibuat tim sesuai kondisi Anda.
Mengapa pasien jantung bisa memerlukan biopsi ginjal?
Beberapa penyakit, seperti amiloidosis, penyakit Fabry, lupus, dan vaskulitis, dapat menyerang ginjal dan jantung sekaligus. Biopsi ginjal membantu memastikan penyakit tersebut sehingga pengobatan dan pemeriksaan jantung dapat direncanakan lebih tepat. Selain itu, fungsi ginjal memengaruhi pilihan dan dosis obat jantung.
Kapan hasil biopsi ginjal keluar?
Hasil awal biasanya keluar dalam sekitar 1 minggu. Bila jaringan perlu diperiksa dengan mikroskop elektron atau pewarnaan khusus, misalnya untuk mencari amiloid, hasil lengkap dapat memerlukan waktu lebih lama. Dokter akan membahas hasil, pengobatan, dan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan bersama Anda.
Kapan saya boleh kembali beraktivitas?
Aktivitas ringan seperti berjalan dan pekerjaan kantor biasanya boleh dilakukan beberapa hari setelah biopsi. Hindari mengangkat beban berat, olahraga berat, dan aktivitas yang mengguncang tubuh selama sekitar 2 minggu untuk memberi waktu bekas tusukan di ginjal sembuh. Ikuti arahan tim bila kondisi Anda khusus.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD.
- Hogan JJ, Mocanu M, Berns JS. The native kidney biopsy: update and evidence for best practice. Clin J Am Soc Nephrol. 2016;11(2):354-362.
- Poggio ED, McClelland RL, Blank KN, dkk. Systematic review and meta-analysis of native kidney biopsy complications. Clin J Am Soc Nephrol. 2020;15(11):1595-1602.
- Luciano RL, Moeckel GW. Update on the native kidney biopsy: core curriculum 2019. Am J Kidney Dis. 2019;73(3):404-415.
- Douketis JD, Spyropoulos AC, Murad MH, dkk. Perioperative management of antithrombotic therapy: an American College of Chest Physicians clinical practice guideline. Chest. 2022;162(5):e207-e243.
- Rangaswami J, Bhalla V, Blair JEA, dkk. Cardiorenal syndrome: classification, pathophysiology, diagnosis, and treatment strategies: a scientific statement from the American Heart Association. Circulation. 2019;139(16):e840-e878.

