Jawaban singkat
Apa Itu Tes Gula Darah?
Tes gula darah mengukur kadar glukosa dalam darah pada saat darah diambil. Jenisnya antara lain gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan tes toleransi glukosa oral. Gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih dapat menandakan diabetes, sedangkan 100 sampai 125 mg/dL menandakan prediabetes. Hasil biasanya dipastikan dengan tes ulang.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Tes Gula Darah
Apa Itu Tes Gula Darah
Gula darah atau glukosa adalah sumber energi utama tubuh, dan kadarnya diatur oleh hormon insulin. Bila insulin kurang atau tidak bekerja dengan baik, gula darah naik dan lama-kelamaan merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, mata, dan saraf. Tes gula darah mengukur kadar glukosa pada saat darah diambil.
Cara Kerja Singkat
Darah diambil dari pembuluh darah di lengan atau dari ujung jari, lalu kadar glukosanya diukur dalam satuan mg/dL. Hasil dibaca sesuai jenis tes, karena batas gula darah puasa berbeda dengan gula darah setelah makan.
Jenis Tes Gula Darah
- Gula darah puasa: diambil setelah puasa setidaknya 8 jam. Sering dipakai untuk skrining dan diagnosis.
- Gula darah sewaktu: diambil kapan saja tanpa puasa, berguna bila ada gejala atau keadaan mendesak.
- Tes toleransi glukosa oral (TTGO): gula darah diperiksa sebelum dan 2 jam setelah minum larutan gula. Lebih peka untuk menemukan diabetes dan prediabetes.
- Gula darah dari ujung jari: memakai alat pengukur kecil, untuk pemeriksaan cepat atau pemantauan harian.
Membaca Hasil
- Gula darah puasa: di bawah 100 mg/dL normal, 100 sampai 125 mg/dL prediabetes, dan 126 mg/dL atau lebih dapat menandakan diabetes.
- Dua jam setelah TTGO: di bawah 140 mg/dL normal, 140 sampai 199 mg/dL prediabetes, dan 200 mg/dL atau lebih dapat menandakan diabetes.
- Gula darah sewaktu: 200 mg/dL atau lebih disertai gejala khas dapat menandakan diabetes.
- Di bawah 70 mg/dL: gula darah rendah atau hipoglikemia, yang perlu segera ditangani bila disertai gejala.
Diagnosis diabetes biasanya dipastikan dengan tes ulang atau tes lain seperti HbA1c. Dokter menafsirkan hasil bersama keluhan dan obat yang Anda minum.
Gula Darah dan Kesehatan Jantung
Diabetes dan prediabetes meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung, dan sering belum diketahui saat seseorang datang dengan keluhan jantung. Karena itu, panduan kardiologi menganjurkan pemeriksaan gula darah puasa atau HbA1c pada semua pasien penyakit jantung dan pembuluh darah. Pada sebagian pasien, TTGO dapat menemukan diabetes yang tidak terlihat dari gula darah puasa.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Penyakit Jantung dan Pembuluh DarahSemua pasien penyakit kardiovaskular dianjurkan diperiksa untuk diabetes, yang sering belum diketahui.
- Faktor Risiko DiabetesMisalnya berat badan berlebih, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau riwayat diabetes dalam keluarga.
- Gejala Gula Darah TinggiSeperti sering haus, sering buang air kecil, mudah lelah, luka sulit sembuh, atau berat badan turun tanpa sebab.
- Gejala Gula Darah RendahSeperti gemetar, berkeringat dingin, berdebar, atau bingung, terutama pada pemakai obat diabetes.
- Pemantauan Penyandang DiabetesUntuk menilai pengobatan dan menyesuaikan dosis obat atau insulin.
- Persiapan sebelum Tindakan atau OperasiGula darah yang terkendali membantu mengurangi risiko infeksi dan komplikasi.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Sedang Sakit Berat atau Stres FisikInfeksi, serangan jantung, atau operasi dapat menaikkan gula darah sementara, sehingga diagnosis diabetes menunggu kondisi stabil.
- Obat yang Memengaruhi Gula DarahMisalnya obat kortikosteroid. Beri tahu dokter supaya hasil dibaca dengan tepat.
- TTGO pada Diabetes yang Sudah JelasTidak diperlukan bila gula darah sudah jelas tinggi, karena larutan gula dapat menaikkan gula darah berlebihan.
- Tidak Berpuasa Sesuai InstruksiHasil gula darah puasa tidak dapat dinilai, sehingga tes perlu diulang.
- Muntah atau Tidak Tahan Larutan GulaTTGO dihentikan dan dijadwalkan ulang, atau dipilih tes lain.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan tergantung jenis tes. Petugas akan memberi tahu tes yang diminta dokter.
Gula darah puasa. Puasa makan dan minum selain air putih selama 8 sampai 12 jam, biasanya sejak malam sebelumnya. Air putih boleh diminum.
Gula darah sewaktu. Tidak perlu puasa.
TTGO. Makan seperti biasa dalam tiga hari sebelumnya tanpa mengurangi nasi atau karbohidrat secara drastis, lalu puasa 8 sampai 12 jam. Siapkan waktu sekitar 2 sampai 3 jam di laboratorium, dan hindari merokok serta aktivitas berat selama tes.
Obat diabetes. Tanyakan kepada dokter apakah obat diabetes atau insulin perlu ditunda saat puasa, supaya gula darah tidak turun terlalu rendah. Obat lain umumnya tetap diminum.
Informasi penting. Beri tahu petugas bila Anda sedang sakit, hamil, atau memakai obat kortikosteroid.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Pengambilan darah umumnya selesai dalam 10 menit. TTGO memerlukan sekitar 2 jam karena darah diambil dua kali.
Pencocokan Identitas
Petugas mencocokkan identitas Anda dan jenis tes, lalu menanyakan kapan terakhir makan serta obat yang diminum.
Pengambilan Darah
Darah diambil dari pembuluh darah di lipat siku. Untuk pemeriksaan cepat atau pemantauan, cukup setetes darah dari ujung jari yang diteteskan ke strip alat pengukur.
Tes Toleransi Glukosa Oral
Setelah darah puasa diambil, Anda minum larutan berisi 75 gram gula dalam waktu sekitar 5 menit. Anda menunggu dengan duduk tenang selama 2 jam, lalu darah diambil kembali.
Pembacaan Hasil
Hasil laboratorium biasanya tersedia di hari yang sama. Dokter membaca hasil bersama keluhan, obat, dan tes lain seperti HbA1c.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Cepat dan SederhanaHanya memerlukan sedikit darah, dan hasil biasanya tersedia di hari yang sama.
- Mengenali Diabetes dan Prediabetes Lebih AwalMemberi kesempatan mencegah atau menunda komplikasi.
- Mendeteksi Gula Darah RendahMembantu menemukan penyebab keluhan seperti gemetar, lemas, atau pingsan.
- Memantau Pengobatan Sehari-hariMembantu menyesuaikan pola makan, obat, dan insulin.
- Melindungi JantungGula darah yang dikenali dan dikendalikan menurunkan risiko komplikasi jantung dan pembuluh darah.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Nyeri atau Memar KecilDi bekas tusukan jarum, umumnya ringan dan cepat hilang.
- Pusing atau Pingsan SesaatTerutama setelah puasa. Beri tahu petugas supaya Anda dapat berbaring.
- Gula Darah Rendah saat PuasaPada pemakai obat diabetes atau insulin. Ikuti arahan dokter tentang penundaan obat.
- Mual setelah Minum Larutan GulaPada TTGO, sebagian orang merasa mual. Beri tahu petugas bila muntah.
- Hasil Dipengaruhi Keadaan SesaatMakanan, sakit, stres, dan obat tertentu dapat mengubah hasil, sehingga kadang perlu tes ulang.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas.
Setelah puasa. Makan dan minum obat yang tertunda sesuai arahan dokter, terutama bila Anda memakai obat diabetes.
Bekas tusukan. Memar kecil wajar dan hilang dalam beberapa hari.
Bila hasil tinggi. Dokter mungkin meminta tes ulang atau HbA1c untuk memastikan. Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, dan menurunkan berat badan bila berlebih membantu mengendalikan gula darah.
Pemantauan di rumah. Penyandang diabetes mungkin dianjurkan memeriksa gula darah sendiri dengan alat pengukur, sesuai jadwal dari dokter.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Gemetar, berkeringat dingin, bingung, atau hampir pingsan
- Sangat haus, sering buang air kecil, lemas, mual, atau muntah
- Napas cepat dan dalam, atau napas berbau buah
- Nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD
Spesialis Penyakit Dalam
Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik
Lihat Profil
Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
dr. Juweni Joe, Sp.GK
Spesialis Gizi Klinik
Fokus klinisIntervensi Nutrisi Medis · Nutrisi Pasien Kardiovaskular
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang tes gula darah. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.
Berapa lama harus puasa sebelum tes gula darah?
Untuk gula darah puasa dan TTGO, puasa makan dan minum selain air putih selama 8 sampai 12 jam, biasanya sejak malam sebelumnya. Air putih tetap boleh diminum, dan jangan berpuasa jauh lebih lama dari yang dianjurkan. Untuk gula darah sewaktu dan HbA1c, Anda tidak perlu puasa.
Apa bedanya tes gula darah dengan HbA1c?
Tes gula darah mengukur kadar gula pada saat darah diambil, sehingga dipengaruhi makanan dan aktivitas hari itu. HbA1c menggambarkan rata-rata gula darah selama dua sampai tiga bulan. Keduanya saling melengkapi, dan dokter sering memakai keduanya untuk mendiagnosis dan memantau diabetes.
Apakah obat diabetes boleh diminum sebelum tes gula darah puasa?
Tanyakan kepada dokter sebelum hari pemeriksaan. Sebagian obat diabetes dan insulin dapat menurunkan gula darah terlalu rendah saat Anda berpuasa, sehingga mungkin perlu ditunda sampai darah diambil. Obat lain, seperti obat tekanan darah atau obat jantung, umumnya tetap diminum dengan sedikit air putih.
Apakah hasil alat cek gula darah di rumah sama dengan laboratorium?
Alat pengukur di rumah memakai darah dari ujung jari dan cukup akurat untuk pemantauan harian, tetapi hasilnya dapat sedikit berbeda dari laboratorium. Untuk mendiagnosis diabetes, dokter memakai hasil laboratorium dari darah vena. Pastikan alat dirawat, strip belum kedaluwarsa, dan tangan dicuci bersih sebelum mengukur.
Mengapa dokter jantung memeriksa gula darah?
Diabetes adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung, dan sering tidak disadari. Panduan kardiologi menganjurkan pemeriksaan gula darah puasa atau HbA1c pada semua pasien penyakit jantung. Hasilnya membantu dokter memilih obat yang juga melindungi jantung dan menetapkan target pengobatan.
Apa yang harus dilakukan bila gula darah terlalu rendah?
Bila gula darah di bawah 70 mg/dL atau muncul gejala seperti gemetar, berkeringat, dan bingung, segera konsumsi sekitar 15 gram gula yang cepat diserap, misalnya setengah gelas jus buah atau tiga sendok teh gula dalam air. Periksa ulang setelah 15 menit. Bila tidak membaik atau kesadaran menurun, segera cari pertolongan medis.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD.
- American Diabetes Association Professional Practice Committee for Diabetes. 2. Diagnosis and Classification of Diabetes: Standards of Care in Diabetes, 2026. Diabetes Care. 2026;49(Suppl 1):S27-S49.
- American Diabetes Association Professional Practice Committee for Diabetes. 6. Glycemic Goals, Hypoglycemia, and Hyperglycemic Crises: Standards of Care in Diabetes, 2026. Diabetes Care. 2026;49(Suppl 1):S132-S149.
- Marx N, Federici M, Schütt K, dkk. 2023 ESC Guidelines for the management of cardiovascular disease in patients with diabetes. Eur Heart J. 2023;44(39):4043-4140.
- Bartnik M, Rydén L, Ferrari R, dkk. The prevalence of abnormal glucose regulation in patients with coronary artery disease across Europe. The Euro Heart Survey on diabetes and the heart. Eur Heart J. 2004;25(21):1880-1890.

