Jawaban singkat
Apa Itu Tomografi Koherensi Optik?
Tomografi koherensi optik (OCT) adalah pemeriksaan dari dalam arteri koroner dengan kateter tipis yang memancarkan cahaya inframerah. Gambarnya sangat rinci, sehingga dokter dapat melihat jenis plak, mengukur pembuluh darah, memilih ukuran stent, dan memastikan stent terpasang dengan baik. OCT dilakukan bersamaan dengan kateterisasi jantung.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Tomografi Koherensi Optik
Apa Itu Tomografi Koherensi Optik
Angiografi koroner memperlihatkan bayangan rongga pembuluh darah dari luar, tetapi tidak memperlihatkan dinding pembuluh itu sendiri. Tomografi koherensi optik (OCT) melengkapinya dengan melihat langsung dari dalam arteri koroner. Kateter yang sangat tipis dengan sumber cahaya inframerah di ujungnya ditarik perlahan di dalam arteri, lalu menghasilkan gambar potongan melintang dinding pembuluh dengan detail sangat halus.
Apa yang Dapat Dilihat
- Jenis plak: plak berlemak, plak berkapur, atau bekuan darah, termasuk tebal lapisan penutup plak.
- Ukuran pembuluh dan panjang penyempitan: untuk memilih diameter dan panjang stent yang tepat.
- Hasil pemasangan stent: apakah stent sudah mengembang penuh, menempel rapat ke dinding, dan tidak menimbulkan robekan di tepinya.
- Penyebab masalah stent lama: misalnya penyempitan kembali atau bekuan di dalam stent.
- Penyebab serangan jantung tertentu: misalnya robekan dinding arteri koroner spontan atau erosi plak.
Cara Kerja Singkat
Selama beberapa detik pengambilan gambar, darah di arteri disingkirkan sementara dengan semprotan zat kontras, karena cahaya tidak dapat menembus darah.
OCT dan IVUS
OCT dan ultrasonografi intravaskular (IVUS) sama-sama melihat dari dalam pembuluh darah. OCT memberi gambar yang jauh lebih rinci, sedangkan IVUS memakai gelombang suara yang menembus lebih dalam dan tidak memerlukan semprotan kontras. Dokter memilih salah satunya sesuai bentuk penyempitan, ukuran pembuluh, dan fungsi ginjal Anda. Penelitian besar menunjukkan bahwa pemasangan stent dengan panduan pencitraan dari dalam pembuluh darah mengurangi serangan jantung dan tindakan ulang dibandingkan angiografi saja, terutama pada penyempitan yang kompleks.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Memandu Pemasangan Stent pada Penyempitan KompleksMisalnya penyempitan panjang, percabangan, pembuluh utama kiri, atau plak berkapur berat.
- Memastikan Hasil Pemasangan StentMenilai apakah stent sudah mengembang penuh dan menempel rapat, lalu memperbaikinya dalam tindakan yang sama bila perlu.
- Menilai Penyempitan yang MeragukanBila angiografi belum cukup jelas menunjukkan beratnya penyempitan atau jenis plak.
- Mencari Penyebab Masalah StentPada penyempitan kembali atau bekuan di dalam stent, untuk menentukan penanganan yang tepat.
- Serangan Jantung dengan Penyebab Belum JelasMisalnya dugaan robekan dinding arteri koroner spontan atau serangan jantung tanpa penyempitan berat.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Gangguan Fungsi Ginjal BeratOCT memerlukan tambahan zat kontras. IVUS dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
- Penyempitan di Pangkal Arteri yang Sangat Dekat AortaDarah sulit disingkirkan sepenuhnya di lokasi ini, sehingga IVUS sering lebih dipilih.
- Keadaan Tidak StabilPada tekanan darah sangat rendah atau keadaan darurat berat, penanganan utama didahulukan.
- Alergi Zat KontrasObat pencegah alergi dapat diberikan sebelumnya. Beri tahu tim sejak awal.
- Penyempitan Sangat Berat atau BerkelokKateter OCT mungkin belum dapat lewat, sehingga penyempitan dilebarkan dulu dengan balon kecil.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
OCT dilakukan sebagai bagian dari kateterisasi jantung atau pemasangan stent, jadi persiapannya mengikuti tindakan tersebut. Tim akan memberikan instruksi tertulis.
Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, termasuk fungsi ginjal dan pembekuan darah, serta EKG.
Obat yang sedang diminum. Bawa daftar semua obat. Obat antiplatelet biasanya tetap diminum, sedangkan pengencer darah lain dan sebagian obat diabetes seperti metformin mungkin perlu disesuaikan. Jangan mengubah obat tanpa arahan dokter.
Puasa. Ikuti instruksi puasa dari tim, biasanya beberapa jam sebelum tindakan.
Alergi. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi terhadap zat kontras, obat, plester, atau lateks.
Cukup minum. Bila tidak ada pembatasan cairan, minum air putih yang cukup sehari sebelumnya membantu melindungi ginjal dari zat kontras.
Pendamping. Siapkan pendamping untuk pulang, karena Anda tidak dianjurkan menyetir setelah tindakan.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Seluruh tindakan kateterisasi dengan OCT umumnya berlangsung sekitar satu jam, lebih lama bila disertai pemasangan stent. Pengambilan gambar OCT sendiri hanya menambah sekitar 10 sampai 15 menit.
Akses Pembuluh Darah
Setelah bius lokal, dokter memasukkan selang kecil lewat arteri di pergelangan tangan atau lipat paha, lalu mengarahkannya ke pangkal arteri koroner. Obat pengencer darah diberikan untuk mencegah bekuan.
Angiografi Koroner
Zat kontras disuntikkan untuk memperlihatkan arteri koroner dan menentukan bagian yang akan diperiksa dengan OCT.
Memasukkan Kateter OCT
Kawat pemandu yang sangat tipis dilewatkan melewati penyempitan, lalu kateter OCT didorong di sepanjang kawat sampai melewati bagian yang akan diperiksa.
Pengambilan Gambar
Zat kontras disemprotkan beberapa detik untuk menyingkirkan darah, sementara kateter ditarik otomatis dan merekam gambar. Anda mungkin merasakan hangat atau rasa tidak nyaman singkat di dada.
Membaca Gambar dan Tindakan Lanjutan
Dokter langsung menilai gambar di layar untuk menentukan ukuran stent atau menilai hasil pemasangan. Bila perlu, stent dikembangkan ulang, lalu OCT dapat diulang untuk memastikan hasilnya.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Gambar Dinding Pembuluh yang Sangat RinciMemperlihatkan jenis plak dan lapisan dinding pembuluh yang tidak terlihat pada angiografi.
- Ukuran Stent yang Lebih TepatDiameter dan panjang stent dipilih berdasarkan ukuran pembuluh yang terukur langsung.
- Hasil Pemasangan Stent Lebih BaikMasalah seperti stent yang kurang mengembang atau kurang menempel dapat diperbaiki dalam tindakan yang sama.
- Mengurangi Kejadian BerulangPenelitian besar menunjukkan pemasangan stent dengan panduan pencitraan intravaskular mengurangi serangan jantung dan tindakan ulang dibanding angiografi saja.
- Menemukan Penyebab yang Tidak TerlihatMembantu mengenali penyebab serangan jantung atau masalah stent yang tidak tampak pada angiografi.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Risiko Kateterisasi UmumPerdarahan atau memar di bekas tusukan, yang umumnya ringan dan dapat ditangani.
- Tambahan Zat KontrasDapat memengaruhi fungsi ginjal, terutama bila fungsi ginjal sudah menurun sebelumnya.
- Rasa Tidak Nyaman Sesaat di DadaSaat darah disingkirkan dengan kontras, aliran ke otot jantung berkurang sebentar. Keluhan ini biasanya hilang dalam hitungan detik.
- Kejang Pembuluh atau Gangguan IramaJarang terjadi dan umumnya cepat teratasi dengan obat.
- Cedera Dinding Arteri KoronerSangat jarang, misalnya robekan atau bekuan yang memerlukan penanganan segera, termasuk pemasangan stent.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Pemulihan mengikuti kateterisasi atau pemasangan stent yang dilakukan bersamaan.
Setelah tindakan. Bila akses lewat pergelangan tangan, gelang penekan dipasang beberapa jam. Bila lewat lipat paha, Anda berbaring beberapa jam dengan tungkai lurus.
Rawat inap. Setelah pemasangan stent, pasien umumnya dirawat satu malam. Bila hanya pemeriksaan tanpa stent, sebagian pasien dapat pulang di hari yang sama.
Minum air putih. Minum cukup air putih untuk membantu ginjal membuang zat kontras, kecuali dokter membatasi cairan Anda.
Obat. Bila dipasang stent, minum obat antiplatelet setiap hari sesuai resep dan jangan menghentikannya tanpa arahan dokter jantung.
Aktivitas. Hindari mengangkat beban berat dengan lengan atau tungkai tempat tusukan selama beberapa hari.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin
- Bengkak yang membesar atau perdarahan di bekas tusukan
- Tangan atau tungkai terasa dingin, pucat, baal, atau nyeri
- Ruam, gatal, atau sesak setelah pemberian zat kontras
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisIntervensi Koroner Primer · PCI pada Sindrom Koroner Akut
Lihat Profil
Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Kateterisasi Jantung
Lihat Profil
dr. Puti S. Saus, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang tomografi koherensi optik. Keputusan memakai OCT diambil dokter saat merencanakan kateterisasi atau pemasangan stent.
Apa bedanya OCT dengan angiografi koroner?
Angiografi koroner memperlihatkan bayangan rongga pembuluh darah dari luar, seperti siluet. OCT melihat langsung dari dalam pembuluh darah dan memperlihatkan dinding serta plaknya dengan sangat rinci. Karena itu, OCT dipakai untuk melengkapi angiografi, terutama saat merencanakan dan memastikan hasil pemasangan stent.
Apa bedanya OCT dengan IVUS?
Keduanya melihat dari dalam pembuluh darah. OCT memakai cahaya inframerah dan memberi gambar yang jauh lebih rinci, tetapi memerlukan semprotan zat kontras. IVUS memakai gelombang suara, menembus lebih dalam, dan tidak memerlukan kontras tambahan. Dokter memilih sesuai lokasi penyempitan, ukuran pembuluh, dan fungsi ginjal Anda.
Apakah OCT terasa sakit?
Kateter yang bergerak di dalam pembuluh darah tidak terasa. Saat zat kontras disemprotkan beberapa detik untuk mengambil gambar, sebagian pasien merasakan hangat atau rasa tidak nyaman singkat di dada. Rasa ini biasanya hilang dalam hitungan detik. Beri tahu tim bila keluhan tidak segera hilang.
Apakah semua pemasangan stent memerlukan OCT?
Tidak selalu. Pencitraan dari dalam pembuluh darah terutama dianjurkan pada penyempitan yang kompleks, misalnya penyempitan panjang, percabangan, pembuluh utama kiri, atau plak berkapur berat. Pada penyempitan sederhana, dokter dapat memutuskan cukup dengan angiografi. Tanyakan kepada dokter apakah OCT atau IVUS direncanakan untuk Anda.
Berapa lama tambahan waktu untuk OCT?
Pengambilan gambar OCT sendiri hanya beberapa detik untuk setiap tarikan kateter, dan seluruh langkahnya umumnya menambah sekitar 10 sampai 15 menit pada kateterisasi. Bila OCT diulang setelah stent dipasang, waktunya sedikit bertambah. Lama seluruh tindakan terutama ditentukan oleh rumitnya penyempitan.
Apakah OCT menambah risiko bagi ginjal?
OCT memerlukan tambahan zat kontras untuk menyingkirkan darah saat gambar diambil. Pada fungsi ginjal normal, tambahan ini umumnya aman. Bila fungsi ginjal sudah menurun, dokter membatasi jumlah kontras, memberi cairan infus, atau memilih IVUS yang tidak memerlukan kontras tambahan. Fungsi ginjal dapat diperiksa ulang setelah tindakan.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Puti S. Saus, Sp.JP(K).
- Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
- Ali ZA, Landmesser U, Maehara A, dkk. Optical Coherence Tomography-Guided versus Angiography-Guided PCI. N Engl J Med. 2023;389(16):1466-1476.
- Holm NR, Andreasen LN, Neghabat O, dkk. OCT or Angiography Guidance for PCI in Complex Bifurcation Lesions. N Engl J Med. 2023;389(16):1477-1487.
- Stone GW, Christiansen EH, Ali ZA, dkk. Intravascular imaging-guided coronary drug-eluting stent implantation: an updated network meta-analysis. Lancet. 2024;403(10429):824-837.

