Primary PCI (Intervensi Koroner Perkutan Primer)
Tindakan segera untuk membuka arteri koroner yang tersumbat pada serangan jantung akut, dengan balon dan stent yang dimasukkan melalui kateter.
Center of Excellence
Pusat Intervensi Koroner
Coronary Intervention Procedures di Heartology Cardiovascular Hospital menangani penyempitan dan sumbatan arteri koroner melalui kateter, tanpa bedah terbuka.

Ditinjau oleh Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir ditinjau 15 September 2026Terakhir diperbarui 19 Oktober 2026

Lingkup layanan
Coronary Intervention Procedures di Heartology Cardiovascular Hospital menangani penyakit jantung koroner melalui kateter, termasuk serangan jantung, angina, dan sumbatan dengan pengapuran berat. Center ini untuk pasien dengan nyeri dada, hasil pemeriksaan yang menunjukkan penyempitan arteri koroner, atau rujukan dokter untuk kateterisasi, pemasangan stent, atau evaluasi ulang setelah stent.
Tindakan segera untuk membuka arteri koroner yang tersumbat pada serangan jantung akut, dengan balon dan stent yang dimasukkan melalui kateter.
PCI untuk sumbatan yang lebih rumit, misalnya penyempitan di percabangan pembuluh atau di beberapa pembuluh sekaligus, dengan perencanaan menyeluruh dan pencitraan intrakoroner.
Perbaikan atau penggantian katup jantung melalui kateter bagi pasien yang sesuai, direncanakan bersama tim penyakit katup.
Pencitraan dari dalam arteri koroner untuk menilai jenis plak, ukuran pembuluh, dan posisi stent setelah dipasang.
Pengukuran tekanan di dalam arteri koroner untuk menilai apakah penyempitan mengganggu aliran darah, sehingga stent dipasang hanya bila dibutuhkan.
Gelombang kejut bertekanan rendah dari balon khusus untuk memecah kalsium di dinding arteri sebelum stent dipasang.
Pengikisan plak berkapur keras dengan alat berputar agar balon dan stent dapat mengembang dengan baik.
Profil center
Coronary Intervention Procedures adalah layanan intervensi koroner nonbedah di Heartology Cardiovascular Hospital untuk pasien dewasa dengan penyakit jantung koroner. Center ini melayani pasien serangan jantung yang membutuhkan penanganan segera, serta pasien dengan angina, sumbatan koroner kompleks, atau pengapuran pembuluh darah berat yang membutuhkan evaluasi dan tindakan terencana.
Tindakan utama adalah intervensi koroner perkutan (PCI), yaitu membuka arteri koroner yang menyempit atau tersumbat dengan balon dan stent melalui pembuluh darah di pergelangan tangan atau pangkal paha. Pada serangan jantung akut, tim melakukan Primary PCI untuk membuka arteri yang tersumbat secepat mungkin. Pada pengapuran berat, dokter dapat memakai intravascular lithotripsy atau rotational atherectomy untuk memecah atau mengikis plak sebelum stent dipasang. Center ini juga terlibat dalam intervensi katup nonbedah bersama tim penyakit katup.
Keputusan tindakan didasarkan pada pemeriksaan yang lengkap. Selain angiografi koroner, dokter dapat memakai pencitraan dari dalam pembuluh darah (IVUS atau OCT) untuk melihat plak dan ukuran pembuluh, serta pengukuran fisiologis (FFR atau iFR) untuk menilai apakah penyempitan benar-benar mengganggu aliran darah. Pada sumbatan di banyak pembuluh atau kondisi yang lebih rumit, pilihan antara PCI, operasi bypass, atau terapi obat dibahas bersama dokter bedah jantung dan dijelaskan kepada Anda dan keluarga. Heartology Cardiovascular Hospital memegang akreditasi Paripurna dari LAM-KPRS.
Setelah PCI terencana, banyak pasien dapat pulang dalam satu sampai dua hari, sedangkan pemulihan setelah serangan jantung biasanya lebih lama. Sebelum pulang, Anda akan mendapat penjelasan tentang obat antiplatelet yang tidak boleh dihentikan sendiri, perawatan lokasi tusukan, dan aktivitas yang aman. Program rehabilitasi jantung dan kontrol berkala membantu Anda menjaga kondisi jantung dalam jangka panjang.
Pendekatan perawatan
Selain angiografi, dokter dapat memakai IVUS atau OCT untuk melihat plak dan ukuran pembuluh, serta FFR atau iFR untuk mengukur dampak penyempitan pada aliran darah. Hasilnya membantu menentukan apakah stent dibutuhkan dan berapa ukurannya.
Pengapuran berat dapat membuat balon dan stent sulit mengembang. Untuk kondisi ini, center memakai intravascular lithotripsy dan rotational atherectomy untuk memecah atau mengikis kalsium sebelum stent dipasang. Teknik dipilih sesuai bentuk dan lokasi pengapuran.
Pada sumbatan di banyak pembuluh, di pangkal arteri koroner kiri, atau pada pasien dengan diabetes dan fungsi jantung menurun, dokter intervensi dan dokter bedah jantung membahas pilihan PCI, operasi bypass, atau terapi obat. Hasil diskusi dijelaskan kepada Anda dan keluarga sebelum keputusan diambil.
Pasien serangan jantung yang memenuhi syarat menjalani Primary PCI di laboratorium kateterisasi untuk membuka arteri yang tersumbat. Setelah tindakan, pasien dipantau di ICU kardiovaskular sesuai kondisinya.
Sebelum pulang, Anda mendapat penjelasan tentang obat, perawatan lokasi tusukan, dan aktivitas yang aman. Program rehabilitasi jantung dan kontrol berkala membantu Anda kembali beraktivitas dengan aman.
Tim center
Lihat fokus klinis dan jadwal praktik pada profil masing-masing dokter. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisIntervensi Koroner Primer · PCI pada Sindrom Koroner Akut
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Kateterisasi Jantung
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center +1 center
Fokus klinisElektrofisiologi dan Ablasi Aritmia · Pemasangan Pacemaker dan ICD
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisPCI pada Sindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat ProfilDukungan penanganan
Pemeriksaan dan teknologi digunakan sesuai kebutuhan, bukan sebagai paket yang sama untuk setiap pasien.
Ruang tindakan khusus untuk kateterisasi jantung, angiografi koroner, pemasangan stent, dan tindakan jantung lain melalui kateter. Ruang ini dilengkapi sistem angiografi sinar-X…
Pencitraan dari dalam arteri koroner dengan gelombang ultrasonografi (IVUS) atau cahaya inframerah dekat (OCT). Dipakai selama kateterisasi untuk melihat dinding pembuluh, jenis…
Kateter balon khusus yang memancarkan denyut gelombang tekanan suara untuk meretakkan kalsium di dinding arteri koroner. Dipakai selama PCI pada penyempitan dengan pengapuran…
Pengukuran tekanan darah di dalam arteri koroner selama kateterisasi dengan kawat bersensor, untuk menilai apakah sebuah penyempitan benar-benar mengurangi aliran darah ke otot…
Sistem pengikis plak berkapur di arteri koroner. Ujung bor kecil berlapis berlian berputar cepat di atas kawat pemandu untuk menghaluskan plak keras, sehingga balon dan stent…
Pemindai CT yang menghasilkan hingga 512 irisan gambar dalam satu putaran untuk melihat arteri koroner, kalsium di dinding arteri, aorta, dan struktur jantung. Pemeriksaan memakai…
Ruang rawat intensif khusus pasien jantung dan pembuluh darah yang memerlukan pemantauan ketat dan penanganan segera, misalnya setelah operasi jantung, serangan jantung, atau…
Pelajari lebih lanjut
Kenali istilah dan layanan yang mungkin dibahas saat konsultasi. Informasi ini bersifat edukatif, bukan diagnosis.
Berikut jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan seputar intervensi koroner dan pemasangan stent.
Konsultasi dianjurkan bila Anda mengalami nyeri atau rasa tertekan di dada saat beraktivitas, bila hasil tes treadmill, CT angiografi koroner, atau pemeriksaan lain menunjukkan penyempitan, atau bila dokter menyarankan kateterisasi. Dokter akan meninjau keluhan, EKG, ekokardiografi, dan hasil laboratorium Anda sebelum menentukan perlu tidaknya tindakan. Bawa hasil pemeriksaan sebelumnya dan daftar obat Anda. Nyeri dada hebat yang tidak mereda saat istirahat, apalagi disertai keringat dingin atau sesak napas, perlu segera ditangani di unit gawat darurat.
PCI dilakukan melalui kateter yang dimasukkan dari pembuluh darah di pergelangan tangan atau pangkal paha. Arteri yang menyempit dibuka dengan balon, lalu dipasang stent agar tetap terbuka, umumnya tanpa bius total. CABG adalah operasi, umumnya dengan membuka dada, untuk membuat jalur aliran baru memakai pembuluh darah dari dada, lengan, atau tungkai. Pilihan di antara keduanya ditentukan tim dokter berdasarkan jumlah dan lokasi sumbatan, fungsi jantung, serta kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.
Setelah PCI terencana, banyak pasien dapat pulang dalam satu sampai dua hari. Aktivitas ringan seperti berjalan santai umumnya bisa dilakukan pada hari-hari awal, sedangkan mengangkat beban berat, mengemudi, dan olahraga berat biasanya ditunda satu sampai dua minggu atau sesuai saran dokter. Bila PCI dilakukan karena serangan jantung, pemulihan biasanya lebih lama karena otot jantung perlu dipantau lebih ketat. Program rehabilitasi jantung dianjurkan untuk membantu Anda kembali beraktivitas dengan aman.
Tidak. Stent dirancang untuk menetap permanen di dalam arteri koroner. Seiring waktu, lapisan dinding pembuluh akan menutupi permukaan stent. Yang perlu diwaspadai adalah penyempitan ulang di lokasi stent (restenosis) dan penyempitan baru di bagian arteri lain. Karena itu, kontrol rutin, minum obat sesuai resep, berhenti merokok, mengatur pola makan, dan berolahraga teratur tetap penting setelah stent terpasang.
Dokter umumnya meresepkan dua obat antiplatelet sekaligus (DAPT), yaitu aspirin dan satu obat lain seperti clopidogrel, ticagrelor, atau prasugrel, untuk mencegah gumpalan darah di dalam stent. Lamanya ditentukan dokter, umumnya enam sampai dua belas bulan, lalu dilanjutkan dengan satu jenis antiplatelet. Anda juga biasanya mendapat obat penurun kolesterol dan obat lain sesuai kondisi. Jangan menghentikan obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter karena risiko trombosis stent dapat meningkat.
Ya, banyak pasien dapat kembali beraktivitas dan berolahraga setelah masa pemulihan awal. Olahraga teratur membantu mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan berat badan. Pada bulan-bulan awal, program rehabilitasi jantung yang diawasi tenaga medis membantu menentukan intensitas yang aman. Jenis dan takaran olahraga disesuaikan dengan fungsi jantung Anda. Sebagai gambaran umum, aktivitas aerobik sedang seperti jalan cepat atau bersepeda sekitar 150 menit per minggu sering dianjurkan setelah mendapat izin dokter.
Hubungi tim kami untuk informasi layanan dan koordinasi rujukan ke center ini.
Pahami kondisi Anda sebelum memutuskan tindakan.
Nyeri dada saat beraktivitas, hasil pemeriksaan yang menunjukkan penyempitan, atau rencana kateterisasi dapat Anda bicarakan lebih dulu dengan dokter. Buat janji konsultasi untuk memahami kondisi Anda dan pilihan penanganannya.
Lihat Paket MCUInformasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.