Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

Angiografi Koroner

Coronary Angiography

Pemeriksaan arteri koroner dengan kateter tipis dan zat kontras di bawah sinar-X untuk melihat letak dan beratnya penyempitan sebagai dasar memilih penanganan.

Ditinjau secara medis olehdr. Puti S. Saus, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui6 Oktober 2026
Ilustrasi angiografi koroner: zat kontras memperlihatkan penyempitan pembuluh darah jantung
Ilustrasi Angiografi Koroner
Kelompok prosedur
Diagnostik Invasif
Durasi tindakan
30 menit
Anestesi
Lokal
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Angiografi Koroner?

Angiografi koroner adalah pemeriksaan untuk melihat arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang memberi makan otot jantung. Kateter tipis dimasukkan lewat pergelangan tangan atau lipat paha, lalu zat kontras disuntikkan sambil direkam dengan sinar-X. Hasilnya menunjukkan letak dan beratnya penyempitan sehingga dokter dapat memilih penanganan yang sesuai. Tindakan umumnya berlangsung sekitar 30 menit sampai 1 jam.

Sumber informasi

Mengenal Angiografi Koroner

Apa Itu Angiografi Koroner

Arteri koroner adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah kaya oksigen ke otot jantung. Bila dindingnya tertimbun plak lemak dan kapur, yang disebut aterosklerosis, arteri menyempit dan dapat menimbulkan nyeri dada atau serangan jantung. Angiografi koroner adalah pemeriksaan untuk memotret rongga arteri koroner: kateter tipis diarahkan ke pangkal arteri koroner, lalu zat kontras disuntikkan sehingga arteri tampak jelas pada rekaman sinar-X.

Bagian dari Kateterisasi Jantung

Angiografi koroner adalah bagian dari kateterisasi jantung kiri, sehingga masyarakat sering menyebutnya kateterisasi saja. Kateterisasi jantung sendiri lebih luas, karena dapat mencakup pengukuran tekanan di ruang jantung, pemeriksaan sisi kanan jantung, dan penilaian katup, yang dibahas di halaman Kateterisasi Jantung. Angiografi koroner berfokus pada gambar arteri koroner dan penyempitannya.

Kapan Pemeriksaan Ini Dianjurkan

Pada serangan jantung, angiografi dikerjakan segera atau dalam 24 jam pertama, bergantung pada beratnya keadaan, agar arteri yang tersumbat dapat langsung dibuka. Pada nyeri dada yang stabil, angiografi dianjurkan bila kemungkinan penyakit koroner tinggi, keluhan tetap berat meskipun obat sudah diminum teratur, atau uji beban menunjukkan kekurangan aliran darah yang luas. Pemeriksaan ini juga dipakai sebelum operasi katup pada pasien tertentu dan untuk mencari penyebab gagal jantung atau gangguan irama berat.

Angiografi Koroner dan Angiografi Koroner CT

Angiografi koroner CT memotret arteri koroner dengan CT scan dan kontras lewat infus di lengan, tanpa kateter. Pemeriksaan ini sering dipilih lebih dulu bila kemungkinan penyakit koroner rendah sampai sedang, dan dibahas di halaman Angiografi Koroner CT. Angiografi dengan kateter memberi gambar yang lebih tajam dan memungkinkan penyempitan langsung ditangani dalam tindakan yang sama, sehingga lebih sesuai bila kemungkinan penyakitnya tinggi atau saat serangan jantung.

Membaca Hasilnya

Dokter menilai letak penyempitan, jumlah pembuluh yang terkena, dan beratnya penyempitan dalam persen. Penyempitan yang tampak sedang belum tentu mengganggu aliran darah. Karena itu, pedoman menganjurkan pengukuran tekanan di dalam arteri, misalnya dengan FFR, sebelum memutuskan pemasangan stent pada penyempitan yang meragukan. Bila perlu, dinding pembuluh juga dapat dilihat dari dalam dengan IVUS atau tomografi koherensi optik.

Langkah setelah Angiografi

Hasil angiografi membantu dokter dan Anda memilih penanganan: obat dan perubahan gaya hidup, pelebaran dengan balon dan stent yang dibahas di halaman Angioplasti Koroner, atau operasi bypass yang dibahas di halaman Pencangkokan Bypass Arteri Koroner. Pada tindakan terencana, stent dapat langsung dipasang dalam tindakan yang sama bila sudah dibicarakan dan disetujui sebelumnya.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Serangan Jantung dan Sindrom Koroner AkutDikerjakan segera atau dalam 24 jam pertama, bergantung pada beratnya keadaan.
  • Nyeri Dada dengan Kemungkinan Penyakit Koroner TinggiTerutama bila keluhan berat atau tetap ada meskipun obat sudah diminum teratur.
  • Hasil Uji Beban Berisiko TinggiMisalnya uji treadmill atau ekokardiografi stres yang menunjukkan kekurangan aliran darah luas.
  • Hasil CT Koroner yang Perlu DipastikanBila angiografi koroner CT menunjukkan penyempitan berat atau gambarnya sulit dinilai.
  • Sebelum Operasi Katup JantungPada pasien tertentu, untuk mengetahui apakah operasi bypass perlu dikerjakan sekaligus.
  • Gagal Jantung atau Gangguan Irama BeratUntuk mencari penyakit koroner sebagai penyebab jantung melemah atau irama yang berbahaya.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Alergi Berat terhadap Zat KontrasObat pencegah alergi dapat diberikan lebih dulu, atau dipilih pemeriksaan lain.
  • Gangguan Fungsi Ginjal BeratJumlah kontras dibatasi dan cairan infus diberikan; manfaat dan risikonya ditimbang dokter.
  • Perdarahan Aktif atau Gangguan PembekuanPerlu dikendalikan lebih dulu bila angiografi tidak bersifat darurat.
  • Demam atau Infeksi yang Belum TerkendaliPada tindakan terencana, infeksi biasanya diobati dulu sebelum angiografi dijadwalkan.
  • KehamilanSinar-X dihindari bila tidak mendesak; bila perlu, perlindungan janin dilakukan seketat mungkin.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Pada angiografi terencana, tim akan memberikan instruksi tertulis beberapa hari sebelumnya. Pada serangan jantung, persiapan dilakukan cepat di IGD.

Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, termasuk fungsi ginjal, darah lengkap, dan pembekuan darah, serta EKG.

Obat yang sedang diminum. Bawa daftar semua obat. Obat pengencer darah dan sebagian obat diabetes, seperti metformin dan insulin, mungkin perlu disesuaikan. Jangan menghentikan obat tanpa arahan dokter.

Puasa. Ikuti instruksi puasa dari tim, biasanya beberapa jam sebelum tindakan.

Alergi. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi terhadap zat kontras, obat, plester, atau lateks.

Rencana bila ditemukan penyempitan. Tanyakan kepada dokter sebelumnya apakah stent boleh langsung dipasang dalam tindakan yang sama bila diperlukan.

Pendamping. Siapkan pendamping untuk pulang, karena Anda tidak dianjurkan menyetir pada hari tindakan.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Angiografi koroner dilakukan di ruang kateterisasi (cath lab) oleh dokter spesialis jantung intervensi. Anda tetap sadar dengan bius lokal, dan dapat diberi obat penenang ringan. Pemeriksaannya umumnya berlangsung sekitar 30 menit sampai 1 jam, lebih lama bila langsung dilanjutkan pemasangan stent.

Persiapan di Meja Tindakan

Anda berbaring telentang. Elektroda EKG, alat pengukur tekanan darah, dan pengukur kadar oksigen dipasang, begitu juga infus di tangan.

Membuat Jalan Masuk

Setelah kulit dibius, dokter memasukkan selang pendek ke arteri di pergelangan tangan atau lipat paha. Jalan masuk dari pergelangan tangan kini lebih banyak dipilih karena risiko perdarahannya lebih kecil dan Anda dapat lebih cepat bergerak.

Menyuntikkan Kontras dan Merekam

Kateter tipis diarahkan ke pangkal arteri koroner kiri dan kanan dengan panduan sinar-X. Kontras disuntikkan beberapa kali sambil kamera sinar-X bergerak merekam dari berbagai sudut. Anda mungkin diminta menahan napas sebentar dan dapat merasakan hangat sesaat.

Menilai Hasil dan Menutup Jalan Masuk

Dokter menilai rekaman di layar. Bila perlu, gerakan bilik kiri juga dipotret atau tekanan di dalam arteri diukur. Kateter lalu dilepas; pada pergelangan tangan dipasang gelang penekan, sedangkan pada lipat paha luka ditekan atau ditutup dengan alat penutup khusus.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Gambar Arteri Koroner yang JelasMemperlihatkan letak, panjang, dan beratnya penyempitan di setiap cabang arteri koroner.
  • Dasar Memilih PenangananMembantu menentukan apakah cukup dengan obat, perlu stent, atau perlu operasi bypass.
  • Dapat Langsung Dilanjutkan TindakanPenyempitan dapat dibuka dalam tindakan yang sama, terutama saat serangan jantung.
  • Tanpa Sayatan OperasiCukup tusukan kecil di pergelangan tangan atau lipat paha dengan bius lokal.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Memar atau Perdarahan di Bekas TusukanUmumnya ringan, dan lebih jarang bila jalan masuk lewat pergelangan tangan.
  • Reaksi terhadap Zat KontrasDari ruam dan gatal ringan sampai reaksi alergi berat yang jarang dan segera ditangani tim.
  • Gangguan Fungsi GinjalLebih mungkin bila fungsi ginjal sudah menurun atau ada diabetes; jumlah kontras dibatasi.
  • Sumbatan Arteri Pergelangan TanganKadang terjadi setelah akses lewat pergelangan tangan dan umumnya tidak menimbulkan keluhan.
  • Gangguan Irama JantungBiasanya sesaat ketika kateter atau kontras masuk ke arteri koroner, lalu hilang sendiri.
  • Komplikasi Berat yang JarangMisalnya robekan arteri koroner, serangan jantung, atau stroke, pada kurang dari 1 dari 100 tindakan.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Sebagian besar pasien dapat pulang di hari yang sama setelah dipantau beberapa jam. Bila stent langsung dipasang atau tusukan lewat lipat paha, Anda mungkin dirawat satu malam.

Beberapa jam pertama. Gelang penekan di pergelangan tangan dilonggarkan bertahap. Bila tusukan di lipat paha, Anda berbaring dengan tungkai lurus selama beberapa jam.

Minum air putih. Minum cukup air untuk membantu ginjal membuang zat kontras, kecuali dokter membatasi cairan Anda.

Aktivitas. Hindari mengangkat beban berat dengan lengan atau tungkai tempat tusukan selama beberapa hari. Bila tidak dipasang stent, banyak orang dapat kembali bekerja dalam 1 sampai 2 hari.

Hasil dan kontrol. Dokter biasanya menjelaskan hasil awal pada hari yang sama, lalu membicarakan rencana penanganan saat kontrol.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:

  • Nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin
  • Perdarahan yang tidak berhenti setelah ditekan, atau benjolan yang cepat membesar di bekas tusukan
  • Tangan atau tungkai terasa dingin, pucat, baal, atau sangat nyeri
  • Ruam, gatal, bengkak di wajah, atau sesak setelah pemberian kontras
  • Demam, atau bekas tusukan merah, bengkak, dan bernanah

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures

Fokus klinisIntervensi Koroner Primer · PCI pada Sindrom Koroner Akut

Lihat Profil

Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Kateterisasi Jantung

Lihat Profil

Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures +2 center

Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner

Lihat Profil
Lihat Semua Dokter
Teknologi

Rotational Atherectomy System

Sistem pengikis plak berkapur di arteri koroner. Ujung bor kecil berlapis berlian berputar cepat di atas kawat pemandu untuk…

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang angiografi koroner, dari persiapan sampai hasilnya.

Apakah angiografi koroner terasa sakit?

Anda tetap sadar, tetapi kulit di tempat tusukan dibius lokal sehingga yang terasa umumnya hanya tekanan. Kateter yang bergerak di dalam pembuluh darah tidak terasa. Saat kontras disuntikkan, sebagian pasien merasakan hangat sesaat atau seperti ingin buang air kecil. Beri tahu tim bila Anda merasakan nyeri dada atau rasa tidak nyaman, agar dapat segera ditangani.

Apa bedanya angiografi koroner dengan kateterisasi jantung?

Kateterisasi jantung adalah istilah luas untuk tindakan memasukkan kateter ke jantung, termasuk mengukur tekanan di ruang jantung dan memeriksa sisi kanan jantung. Angiografi koroner adalah bagian dari kateterisasi jantung yang khusus memotret arteri koroner dengan kontras. Karena itu, kedua istilah ini sering dipakai untuk tindakan yang sama, padahal cakupannya berbeda.

Apa bedanya dengan angiografi koroner CT?

Angiografi koroner CT memakai CT scan dan kontras lewat infus di lengan, tanpa kateter, sehingga sesuai sebagai pemeriksaan awal pada nyeri dada dengan kemungkinan penyakit koroner rendah sampai sedang. Angiografi koroner dengan kateter memberi gambar lebih tajam dan memungkinkan penyempitan langsung ditangani, sehingga dipilih bila kemungkinannya tinggi atau saat serangan jantung.

Apakah stent bisa langsung dipasang saat angiografi?

Bisa. Bila ditemukan penyempitan yang perlu dibuka dan tindakannya sudah dibicarakan serta disetujui sebelumnya, dokter dapat langsung memasang stent dalam tindakan yang sama. Pada penyempitan yang meragukan, dokter dapat mengukur tekanan di dalam arteri dulu. Pada penyempitan di banyak pembuluh, pilihan antara stent dan operasi bypass sering dibicarakan dulu bersama tim jantung.

Kapan saya bisa kembali beraktivitas?

Bila tidak dipasang stent, sebagian besar pasien pulang di hari yang sama dan dapat kembali bekerja dalam 1 sampai 2 hari. Selama beberapa hari, hindari mengangkat beban berat dengan lengan atau tungkai tempat tusukan. Tanyakan kepada dokter kapan Anda boleh menyetir. Bila stent dipasang, waktu pemulihan mengikuti tindakan tersebut.

Apakah zat kontras berbahaya bagi ginjal?

Pada fungsi ginjal yang normal, risiko gangguan ginjal akibat kontras rendah. Risikonya lebih tinggi bila fungsi ginjal sudah menurun, ada diabetes, gagal jantung, atau usia lanjut. Pada keadaan ini, dokter memeriksa fungsi ginjal lebih dulu, membatasi jumlah kontras, dan memberi cairan infus. Minum cukup air setelah tindakan juga membantu, kecuali cairan Anda dibatasi.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Puti S. Saus, Sp.JP(K).

  1. Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
  2. Byrne RA, Rossello X, Coughlan JJ, dkk. 2023 ESC Guidelines for the management of acute coronary syndromes. Eur Heart J. 2023;44(38):3720-3826.
  3. Lawton JS, Tamis-Holland JE, Bangalore S, dkk. 2021 ACC/AHA/SCAI Guideline for Coronary Artery Revascularization: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2022;145(3):e18-e114.
  4. DISCHARGE Trial Group, Maurovich-Horvat P, Bosserdt M, dkk. CT or Invasive Coronary Angiography in Stable Chest Pain. N Engl J Med. 2022;386(17):1591-1602.
  5. Valgimigli M, Gagnor A, Calabró P, dkk. Radial versus femoral access in patients with acute coronary syndromes undergoing invasive management: a randomised multicentre trial. Lancet. 2015;385(9986):2465-2476.
  6. Mehran R, Dangas GD, Weisbord SD. Contrast-Associated Acute Kidney Injury. N Engl J Med. 2019;380(22):2146-2155.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Angiografi Koroner

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur