Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

Ultrasonografi Intravaskular (IVUS)

Intravascular Ultrasound (IVUS)

Pencitraan dari dalam arteri koroner dengan gelombang suara lewat kateter tipis, untuk menilai plak, mengukur pembuluh, serta memandu dan memeriksa hasil pemasangan stent.

Ditinjau secara medis olehdr. Puti S. Saus, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui6 Oktober 2026
Ilustrasi medis IVUS pada arteri koroner, menampilkan kateter ultrasound kecil di dalam pembuluh darah dengan gambaran penampang melintang dinding arteri dan plak.
Ilustrasi Ultrasonografi Intravaskular (IVUS)
Kelompok prosedur
Diagnostik Invasif
Durasi tindakan
1 jam
Anestesi
Lokal
Rawat inap
Direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu Ultrasonografi Intravaskular (IVUS)?

Ultrasonografi intravaskular (IVUS) adalah pemeriksaan dari dalam arteri koroner dengan kateter tipis berisi alat USG mini. Gambarnya memperlihatkan dinding pembuluh, plak, dan ukuran arteri, sehingga dokter dapat memilih ukuran stent dan memastikan stent mengembang penuh. IVUS dilakukan saat kateterisasi jantung dan menambah sekitar 10 sampai 20 menit.

Sumber informasi

Mengenal Ultrasonografi Intravaskular (IVUS)

Apa Itu Ultrasonografi Intravaskular

Angiografi koroner memperlihatkan bayangan rongga pembuluh darah yang terisi kontras, mirip siluet, tetapi tidak memperlihatkan dinding pembuluh itu sendiri. Ultrasonografi intravaskular (IVUS) melengkapinya dengan melihat dari dalam. Kateter yang sangat tipis dengan alat USG mini di ujungnya dimasukkan ke arteri koroner, lalu memancarkan gelombang suara dan menangkap pantulannya untuk membentuk gambar potongan melintang dinding pembuluh.

Apa yang Dapat Dilihat

IVUS memperlihatkan tebal dan luas plak, ada tidaknya kapur di dinding pembuluh, serta diameter pembuluh dan panjang bagian yang menyempit. Bila kapurnya tebal dan melingkar, dokter dapat memutuskan untuk mengikisnya dulu sebelum stent dipasang, yang dibahas di halaman Rotablasi. Setelah stent dipasang, IVUS memperlihatkan apakah stent sudah mengembang penuh, menempel rapat ke dinding, dan menutup seluruh plak tanpa robekan di tepinya. IVUS juga membantu mencari penyebab penyempitan kembali atau bekuan di dalam stent lama.

Kapan IVUS Dipakai

Pedoman ESC 2024 untuk sindrom koroner kronis menganjurkan pencitraan dari dalam pembuluh, dengan IVUS atau tomografi koherensi optik, untuk memandu pemasangan stent pada penyempitan yang kompleks. Contohnya penyempitan di pangkal arteri koroner kiri, di percabangan, penyempitan yang panjang, atau plak berkapur berat. IVUS juga dipakai untuk menilai penyempitan sedang di pangkal arteri koroner kiri yang tampak meragukan pada angiografi.

Manfaat bagi Hasil Jangka Panjang

Beberapa penelitian besar menunjukkan bahwa pemasangan stent dengan panduan IVUS mengurangi kebutuhan tindakan ulang dan kejadian jantung dibandingkan panduan angiografi saja. Analisis gabungan tahun 2024 juga menemukan penurunan serangan jantung dan bekuan di dalam stent dengan panduan pencitraan dari dalam pembuluh. Manfaat ini terutama terlihat pada penyempitan yang kompleks.

IVUS dan Tomografi Koherensi Optik

Kedua pemeriksaan sama-sama melihat dari dalam pembuluh. IVUS memakai gelombang suara yang menembus lebih dalam dan tidak memerlukan semprotan kontras tambahan, sehingga sesuai untuk pembuluh besar, pangkal arteri koroner, dan pasien dengan gangguan fungsi ginjal. Tomografi koherensi optik memakai cahaya dan memberi gambar yang lebih rinci, yang dibahas di halaman Tomografi Koherensi Optik. Dokter memilih salah satunya sesuai keadaan Anda.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Memandu Pemasangan Stent pada Penyempitan KompleksMisalnya di pangkal arteri koroner kiri, percabangan, penyempitan panjang, atau plak berkapur.
  • Memastikan Hasil Pemasangan StentMenilai apakah stent mengembang penuh dan menempel rapat, lalu memperbaikinya saat itu juga.
  • Penyempitan Pangkal Arteri Koroner Kiri yang MeragukanMengukur luas rongga pembuluh untuk menilai perlu tidaknya tindakan.
  • Mencari Penyebab Masalah Stent LamaPada penyempitan kembali atau bekuan di dalam stent, untuk menentukan penanganan yang sesuai.
  • Menilai Kapur sebelum Pemasangan StentMenentukan apakah kapur perlu dikikis dulu, misalnya dengan rotablasi, sebelum stent dipasang.
  • Mengurangi Kontras pada Gangguan GinjalUkuran dari gambar IVUS membantu dokter memasang stent dengan kontras yang lebih sedikit.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Keadaan Tidak StabilPada tekanan darah sangat rendah atau keadaan darurat berat, penanganan utama didahulukan.
  • Penyempitan Sangat Berat atau BerkelokKateter IVUS mungkin belum dapat lewat, sehingga penyempitan dilebarkan dulu dengan balon kecil.
  • Pembuluh yang Sangat KecilKateter dapat menghambat aliran di pembuluh kecil, sehingga manfaatnya ditimbang dokter.
  • Hal yang Menghalangi KateterisasiMisalnya perdarahan aktif atau infeksi yang belum terkendali, karena IVUS memerlukan kateterisasi.

Apa yang Perlu Disiapkan?

IVUS dikerjakan sebagai bagian dari kateterisasi jantung atau pemasangan stent, jadi persiapannya mengikuti tindakan tersebut. Tim akan memberikan instruksi tertulis.

Pemeriksaan sebelum tindakan. Tes darah, termasuk fungsi ginjal dan pembekuan darah, serta EKG.

Obat yang sedang diminum. Bawa daftar semua obat. Obat antiplatelet biasanya tetap diminum, sedangkan pengencer darah lain dan sebagian obat diabetes seperti metformin mungkin perlu disesuaikan. Jangan mengubah obat tanpa arahan dokter.

Puasa. Ikuti instruksi puasa dari tim, biasanya beberapa jam sebelum tindakan.

Alergi. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi terhadap zat kontras, obat, plester, atau lateks.

Pendamping. Siapkan pendamping untuk pulang, karena Anda tidak dianjurkan menyetir setelah tindakan.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

IVUS dikerjakan di ruang kateterisasi oleh dokter spesialis jantung intervensi, dengan bius lokal. Seluruh kateterisasi dengan IVUS umumnya berlangsung sekitar 1 jam, lebih lama bila disertai pemasangan stent pada penyempitan yang rumit. Pengambilan gambar IVUS sendiri menambah sekitar 10 sampai 20 menit.

Akses dan Angiografi

Dokter memasukkan kateter lewat arteri di pergelangan tangan atau lipat paha, memotret arteri koroner dengan kontras, lalu menentukan bagian yang akan diperiksa. Obat pengencer darah dan obat pelebar pembuluh diberikan.

Memasukkan Kateter IVUS

Kawat pemandu yang sangat tipis dilewatkan melewati penyempitan, lalu kateter IVUS didorong di sepanjang kawat sampai melewati bagian yang akan diperiksa.

Merekam Gambar

Kateter ditarik perlahan, umumnya dengan alat penarik otomatis, sambil merekam gambar potongan melintang sepanjang pembuluh. Tahap ini biasanya tidak menimbulkan keluhan.

Menentukan Langkah dan Memeriksa Ulang

Dokter mengukur pembuluh dan plak di layar untuk memilih balon dan stent. Setelah stent dipasang, IVUS diulang; bila stent belum mengembang penuh, balon dapat dikembangkan lagi saat itu juga.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Dinding Pembuluh Terlihat LangsungMemperlihatkan plak, kapur, dan ukuran pembuluh yang tidak tampak pada angiografi.
  • Ukuran Stent yang SesuaiDiameter dan panjang stent dipilih berdasarkan ukuran pembuluh yang terukur langsung.
  • Hasil Pemasangan Stent Lebih BaikStent yang kurang mengembang atau kurang menempel dapat diperbaiki dalam tindakan yang sama.
  • Mengurangi Kejadian BerulangPenelitian besar menunjukkan panduan IVUS mengurangi tindakan ulang dan kejadian jantung.
  • Tanpa Kontras TambahanGambar diambil tanpa semprotan kontras, sehingga sesuai bagi pasien dengan gangguan ginjal.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Risiko Kateterisasi UmumMemar atau perdarahan di bekas tusukan, yang umumnya ringan dan dapat ditangani.
  • Kejang Pembuluh KoronerArteri dapat menyempit sesaat saat kateter masuk; dicegah dan diatasi dengan obat pelebar pembuluh.
  • Rasa Tidak Nyaman di DadaKadang muncul saat kateter berada di penyempitan berat dan hilang setelah kateter ditarik.
  • Gangguan Irama JantungJarang terjadi, umumnya sesaat, dan cepat teratasi.
  • Cedera Dinding Arteri KoronerSangat jarang, misalnya robekan atau bekuan yang memerlukan penanganan segera, termasuk stent.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Pemulihan mengikuti kateterisasi atau pemasangan stent yang dikerjakan bersamaan. IVUS sendiri tidak menambah masa pemulihan.

Setelah tindakan. Bila akses lewat pergelangan tangan, gelang penekan dipasang beberapa jam. Bila lewat lipat paha, Anda berbaring beberapa jam dengan tungkai lurus.

Rawat inap. Setelah pemasangan stent, pasien umumnya dirawat satu malam. Bila hanya pemeriksaan tanpa stent, sebagian pasien dapat pulang di hari yang sama.

Obat. Bila dipasang stent, minum obat antiplatelet setiap hari sesuai resep dan jangan menghentikannya tanpa arahan dokter jantung.

Aktivitas. Hindari mengangkat beban berat dengan lengan atau tungkai tempat tusukan selama beberapa hari.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:

  • Nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin
  • Bengkak yang membesar atau perdarahan di bekas tusukan
  • Tangan atau tungkai terasa dingin, pucat, baal, atau nyeri
  • Ruam, gatal, atau sesak setelah pemberian zat kontras

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures

Fokus klinisIntervensi Koroner Primer · PCI pada Sindrom Koroner Akut

Lihat Profil

Dr. dr. Dafsah A. Juzar, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Kateterisasi Jantung

Lihat Profil

dr. Puti S. Saus, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Coronary Intervention Procedures

Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer

Lihat Profil
Lihat Semua Dokter
Teknologi

Rotational Atherectomy System

Sistem pengikis plak berkapur di arteri koroner. Ujung bor kecil berlapis berlian berputar cepat di atas kawat pemandu untuk…

Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang IVUS; keputusan memakainya diambil dokter saat merencanakan kateterisasi atau pemasangan stent.

Apa bedanya IVUS dengan angiografi koroner?

Angiografi koroner memotret bayangan rongga pembuluh yang terisi kontras dari luar, sehingga plak di dinding pembuluh tidak terlihat langsung. IVUS melihat dari dalam pembuluh dan memperlihatkan dinding, plak, kapur, serta ukuran pembuluh yang sebenarnya. Karena itu, IVUS dipakai untuk melengkapi angiografi, terutama saat merencanakan dan memeriksa hasil pemasangan stent.

Apa bedanya IVUS dengan OCT?

Keduanya melihat dari dalam pembuluh darah. IVUS memakai gelombang suara, menembus lebih dalam sehingga ukuran pembuluh terlihat utuh, dan tidak memerlukan semprotan kontras tambahan. OCT memakai cahaya inframerah dan memberi gambar yang jauh lebih rinci, tetapi memerlukan kontras. Dokter memilih sesuai letak penyempitan, ukuran pembuluh, dan fungsi ginjal Anda.

Apakah IVUS terasa sakit?

Kateter IVUS bergerak di dalam pembuluh darah dan tidak terasa. Pengambilan gambar tidak memerlukan semprotan kontras, sehingga umumnya tidak menimbulkan rasa hangat. Pada penyempitan yang sangat berat, kateter dapat menghambat aliran sesaat dan menimbulkan rasa tidak nyaman di dada yang hilang setelah kateter ditarik. Beri tahu tim bila Anda merasakannya.

Apakah semua pemasangan stent memerlukan IVUS?

Tidak selalu. Pedoman menganjurkan pencitraan dari dalam pembuluh terutama pada penyempitan kompleks, misalnya di pangkal arteri koroner kiri, percabangan, penyempitan panjang, atau plak berkapur berat. Pada penyempitan sederhana, dokter dapat memutuskan cukup dengan angiografi. Tanyakan kepada dokter apakah IVUS atau OCT direncanakan untuk Anda.

Berapa lama tambahan waktu untuk IVUS?

Pengambilan gambar IVUS untuk satu pembuluh biasanya hanya beberapa menit, dan seluruh langkahnya umumnya menambah sekitar 10 sampai 20 menit pada kateterisasi. Bila IVUS diulang setelah stent dipasang, waktunya sedikit bertambah. Lama seluruh tindakan terutama ditentukan oleh rumitnya penyempitan yang ditangani.

Apakah IVUS aman bagi pasien dengan gangguan ginjal?

IVUS tidak memerlukan semprotan kontras untuk mengambil gambar. Karena itu, IVUS dapat membantu dokter memasang stent dengan kontras yang lebih sedikit, misalnya dengan memakai ukuran dari gambar IVUS untuk menggantikan sebagian foto kontras. Fungsi ginjal tetap diperiksa sebelum tindakan, cairan infus diberikan bila perlu, dan diperiksa ulang setelahnya.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Puti S. Saus, Sp.JP(K).

  1. Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
  2. Räber L, Mintz GS, Koskinas KC, dkk. Clinical use of intracoronary imaging. Part 1: guidance and optimization of coronary interventions. An expert consensus document of the European Association of Percutaneous Cardiovascular Interventions. Eur Heart J. 2018;39(35):3281-3300.
  3. Hong SJ, Kim BK, Shin DH, dkk. Effect of Intravascular Ultrasound-Guided vs Angiography-Guided Everolimus-Eluting Stent Implantation: The IVUS-XPL Randomized Clinical Trial. JAMA. 2015;314(20):2155-2163.
  4. Zhang J, Gao X, Kan J, dkk. Intravascular Ultrasound Versus Angiography-Guided Drug-Eluting Stent Implantation: The ULTIMATE Trial. J Am Coll Cardiol. 2018;72(24):3126-3137.
  5. Lee JM, Choi KH, Song YB, dkk. Intravascular Imaging-Guided or Angiography-Guided Complex PCI. N Engl J Med. 2023;388(18):1668-1679.
  6. Li X, Ge Z, Kan J, dkk. Intravascular ultrasound-guided versus angiography-guided percutaneous coronary intervention in acute coronary syndromes (IVUS-ACS): a two-stage, multicentre, randomised trial. Lancet. 2024;403(10439):1855-1865.
  7. Stone GW, Christiansen EH, Ali ZA, dkk. Intravascular imaging-guided coronary drug-eluting stent implantation: an updated network meta-analysis. Lancet. 2024;403(10429):824-837.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: Ultrasonografi Intravaskular (IVUS)

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur