Langsung ke konten

Prosedur medis · Pemeriksaan

MR Angiografi Perifer

Peripheral MR Angiography / pMRA

Pemeriksaan arteri tungkai dengan mesin MRI, tanpa sinar X dan tanpa kateter, untuk melihat letak dan beratnya penyempitan dari perut sampai kaki.

Ditinjau secara medis olehdr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Terakhir diperbarui29 September 2026
Ilustrasi pasien menjalani MR angiografi dengan gambaran pembuluh darah tungkai dan penyempitan arteri pada paha kanan.
Ilustrasi MR Angiografi Perifer
Kelompok prosedur
Diagnostik, Vaskular (Non-Jantung)
Durasi tindakan
45 menit
Anestesi
Tidak ada
Rawat inap
Tidak direncanakan

Jawaban singkat

Apa Itu MR Angiografi Perifer?

MR angiografi perifer adalah pemeriksaan arteri tungkai dengan mesin MRI, yang memakai medan magnet dan gelombang radio, bukan sinar X. Biasanya kontras gadolinium disuntikkan lewat infus di lengan. Hasilnya berupa peta arteri dari perut sampai kaki yang membantu dokter menemukan penyempitan dan merencanakan penanganan tanpa kateter di dalam arteri.

Sumber informasi

Mengenal MR Angiografi Perifer

Apa Itu MR Angiografi Perifer

MR angiografi perifer, atau MRA perifer, memeriksa arteri yang mengalirkan darah ke tungkai, mulai dari aorta di perut, arteri panggul, paha, sampai ke kaki. Pemeriksaan ini memakai mesin MRI, yaitu medan magnet yang kuat dan gelombang radio, sehingga tidak ada paparan sinar X. Tidak ada kateter yang dimasukkan ke dalam arteri.

Cara Kerja Singkat

Anda berbaring di meja yang bergerak masuk ke mesin MRI. Kontras gadolinium disuntikkan lewat infus di lengan, lalu mesin mengambil gambar secara bertahap saat kontras mengalir dari perut ke kaki. Komputer kemudian menyusun gambar tersebut menjadi satu peta arteri.

Apa yang Dapat Dilihat

  • Penyempitan dan sumbatan: letak, panjang, dan beratnya, dari perut sampai kaki.
  • Arteri di bawah lutut: berguna untuk menilai luka kaki yang sulit sembuh.
  • Pembuluh samping: jalur kecil yang terbentuk untuk mengalirkan darah melewati sumbatan.
  • Pelebaran arteri: misalnya aneurisma arteri di belakang lutut.
  • Arteri untuk bypass: membantu memilih tempat sambungan bila operasi direncanakan.

Dengan atau Tanpa Kontras

Sebagian besar MRA perifer memakai kontras gadolinium karena gambarnya lebih cepat diperoleh dan lebih jelas. Bila kontras perlu dihindari, misalnya pada gangguan ginjal berat atau kehamilan, ada teknik MRA tanpa kontras yang memanfaatkan aliran darah itu sendiri. Dokter akan memilih teknik yang sesuai dengan kondisi Anda.

MRA, CT Angiografi, atau Angiografi Kateter

USG dupleks biasanya menjadi pemeriksaan pertama. Bila diperlukan peta arteri yang lebih lengkap, dokter dapat memilih CT angiografi atau MRA. MRA tidak memakai sinar X dan tidak terganggu oleh pengapuran berat di dinding arteri, tetapi waktunya lebih lama dan tidak dapat dilakukan pada sebagian alat implan. Angiografi kateter biasanya dipilih bila tindakan untuk membuka penyempitan sudah direncanakan.

Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?

Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.

  • Nyeri Tungkai saat Berjalan yang MembatasiBila tindakan dipertimbangkan dan dokter memerlukan peta arteri tungkai yang lengkap.
  • Luka Kaki yang Sulit Sembuh atau Nyeri saat IstirahatUntuk memetakan arteri sampai ke kaki dan mencari jalur untuk memulihkan aliran darah.
  • Perencanaan Balon, Stent, atau Operasi BypassMembantu dokter memilih jenis tindakan dan jalur yang sesuai sebelum tindakan dilakukan.
  • Pengapuran Arteri yang BeratPada diabetes atau penyakit ginjal, MRA dapat menilai arteri yang sulit dinilai CT karena pengapuran.
  • Kontras CT atau Sinar X Perlu DihindariMisalnya pada riwayat reaksi terhadap kontras beryodium, atau bila paparan sinar X ingin dihindari.
  • Pelebaran atau Peradangan ArteriPada dugaan aneurisma arteri tungkai atau peradangan pembuluh darah seperti vaskulitis.
Tidak setiap pasien memerlukan tindakan ini. Tanyakan tujuan tindakan dan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
  • Alat Implan yang Tidak Aman untuk MRIMisalnya sebagian implan lama, implan telinga, pompa obat, atau serpihan logam di mata. Tim memeriksa jenis implan Anda lebih dulu.
  • Pacu Jantung atau ICDBanyak alat baru dapat masuk MRI dengan syarat khusus. Tim aritmia menilai dan mengatur alat sebelum dan sesudah pemeriksaan.
  • Gangguan Fungsi Ginjal Berat atau Cuci DarahKontras gadolinium dipertimbangkan dengan hati-hati, atau dipilih teknik MRA tanpa kontras.
  • KehamilanKontras gadolinium dihindari. MRI tanpa kontras dapat dipertimbangkan bila sangat diperlukan.
  • Takut Ruang SempitObat penenang ringan dapat membantu. Beri tahu tim sejak awal supaya dapat disiapkan.
  • Riwayat Reaksi Berat terhadap GadoliniumDokter menimbang pemeriksaan lain, atau memberi obat pencegah alergi sebelumnya.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Tim akan memberikan instruksi dan formulir keamanan MRI sebelum pemeriksaan.

Formulir keamanan MRI. Anda akan ditanya tentang alat atau logam di tubuh, misalnya pacu jantung, ICD, katup jantung buatan, stent, klip pembuluh darah, sendi buatan, implan telinga, atau serpihan logam. Bawa kartu identitas implan bila ada.

Pacu jantung atau ICD. Pemeriksaan dijadwalkan bersama tim aritmia supaya alat dapat diperiksa dan diatur sebelum dan sesudah MRI.

Fungsi ginjal. Bila akan memakai kontras dan Anda memiliki penyakit ginjal, diabetes, atau usia lanjut, fungsi ginjal mungkin diperiksa lebih dulu.

Obat dan makan. Obat rutin umumnya tetap diminum. Puasa biasanya tidak diperlukan, kecuali tim memberi instruksi lain.

Pakaian dan barang logam. Kenakan pakaian tanpa logam atau ganti dengan baju pemeriksaan. Lepas perhiasan, jam, kartu bank, alat bantu dengar, dan barang logam lain sebelum masuk ruang MRI. Sebagian koyo obat juga perlu dilepas.

Kehamilan, menyusui, dan takut ruang sempit. Beri tahu tim bila Anda hamil atau mungkin hamil, sedang menyusui, atau takut berada di ruang sempit.

Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.

Bagaimana Tindakan Dilakukan?

Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 30 sampai 60 menit, tergantung teknik dan bagian arteri yang diperiksa.

Persiapan di Ruang MRI

Setelah formulir keamanan diperiksa, jalur infus dipasang di lengan untuk kontras. Anda berbaring telentang di meja pemeriksaan, lalu alat penerima sinyal berbentuk bantalan diletakkan di atas perut dan tungkai.

Di Dalam Mesin

Meja bergerak masuk ke mesin yang berbentuk terowongan. Mesin mengeluarkan bunyi ketukan keras, sehingga Anda diberi penutup telinga atau headphone. Anda tetap dapat berbicara dengan petugas lewat interkom dan memegang tombol panggil.

Pengambilan Gambar

Anda diminta tidak bergerak, dan kadang menahan napas sebentar saat perut difoto. Kontras disuntikkan lewat infus, lalu meja bergeser bertahap supaya gambar diambil dari perut sampai kaki mengikuti aliran kontras. Suntikan kontras dapat terasa dingin di lengan.

Selesai Pemeriksaan

Infus dilepas dan Anda dapat langsung berganti pakaian. Gambar kemudian diolah menjadi peta arteri, lalu dianalisis dan dilaporkan oleh dokter.

Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.

Manfaat yang Dapat Diharapkan

  • Tanpa Sinar XTidak ada paparan radiasi, sehingga dapat diulang untuk pemantauan bila diperlukan.
  • Tanpa Kateter di ArteriKontras cukup disuntikkan lewat infus di lengan, tanpa tusukan di arteri.
  • Peta Arteri dari Perut sampai KakiSatu pemeriksaan memperlihatkan seluruh jalur arteri tungkai.
  • Tetap Jelas pada Pengapuran BeratDapat menilai arteri yang dindingnya banyak mengapur, misalnya pada diabetes atau penyakit ginjal.
  • Tanpa Kontras BeryodiumPilihan bagi pasien yang pernah bereaksi terhadap kontras CT atau kateterisasi.

Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.

Risiko yang Perlu Diketahui

  • Reaksi terhadap Kontras GadoliniumUmumnya ringan, seperti mual, pusing, atau ruam. Reaksi berat sangat jarang dan segera ditangani tim.
  • Risiko pada Gangguan Ginjal BeratSangat jarang, kontras dapat memicu penebalan kulit dan jaringan (NSF). Risikonya sangat rendah dengan kontras yang dipakai saat ini.
  • Bahaya Logam dan ImplanMedan magnet dapat menarik benda logam atau mengganggu alat implan, sehingga pemeriksaan keamanan dilakukan dengan teliti.
  • Rasa Cemas di Ruang SempitSebagian orang merasa cemas di dalam mesin. Tim dapat membantu, termasuk dengan obat penenang ringan.
  • Gambar Kurang Jelas di Sekitar StentStent logam atau gerakan tubuh dapat mengaburkan gambar, sehingga kadang diperlukan pemeriksaan lain.

Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.

Bagaimana Pemulihannya?

Tidak ada masa pemulihan khusus. Kebanyakan pasien dapat langsung pulang dan beraktivitas seperti biasa.

Minum air putih. Minum cukup air putih untuk membantu ginjal membuang kontras, kecuali dokter membatasi cairan Anda.

Bila diberi obat penenang. Siapkan pendamping untuk pulang, dan jangan menyetir di hari pemeriksaan.

Pacu jantung atau ICD. Alat diperiksa dan dikembalikan ke pengaturan semula sebelum Anda pulang.

Menyusui. Umumnya dapat dilanjutkan seperti biasa. Diskusikan dengan dokter bila Anda ragu.

Hasil. Dokter menjelaskan temuan dan langkah selanjutnya, misalnya pengobatan, latihan berjalan, tindakan lewat kateter, atau operasi bypass.

Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:

  • Ruam, gatal, bengkak di wajah, atau sesak napas setelah pemeriksaan
  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan di bekas infus
  • Tungkai tiba-tiba terasa dingin, pucat, atau sangat nyeri

Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.

Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.

Dokter dan Dukungan Tindakan

Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Debby C. Soemitha, Sp.PD

Spesialis Penyakit Dalam

Fokus klinisDiabetes dan Komplikasi Diabetes · Obesitas dan Penyakit Metabolik

Lihat Profil

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.

Kardiologi Intervensi

Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center

Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer

Lihat Profil

Sebelum Merencanakan Tindakan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang MR angiografi perifer. Pilihan pemeriksaan ditentukan bersama dokter Anda.

Apa bedanya MRA dengan CT angiografi perifer?

Keduanya memetakan arteri tungkai tanpa kateter di dalam arteri. CT angiografi memakai sinar X dan kontras beryodium, dan pengambilan gambarnya hanya beberapa menit. MRA memakai medan magnet dan kontras gadolinium, tanpa sinar X, dan tetap jelas pada arteri yang banyak mengapur. Namun, MRA berlangsung lebih lama dan tidak dapat dilakukan pada sebagian implan. Dokter memilih yang sesuai untuk Anda.

Apakah saya bisa menjalani MRA bila memakai pacu jantung atau stent?

Stent di arteri jantung maupun arteri tungkai umumnya aman untuk MRI, meski stent di tungkai dapat mengaburkan gambar di sekitarnya. Banyak pacu jantung dan ICD baru juga dapat masuk MRI dengan syarat khusus. Tim akan memeriksa jenis alat Anda, dan tim aritmia mengatur alat sebelum dan sesudah pemeriksaan. Bawa kartu identitas implan Anda.

Apakah pemeriksaannya terasa sakit?

Tidak. Yang terasa hanya tusukan jarum saat infus dipasang dan rasa dingin saat kontras disuntikkan. Mesin mengeluarkan bunyi ketukan keras, sehingga Anda diberi penutup telinga. Tantangan utamanya adalah berbaring diam cukup lama. Bila Anda takut ruang sempit, beri tahu tim sejak awal supaya dapat dibantu, misalnya dengan obat penenang ringan.

Bagaimana bila fungsi ginjal saya menurun?

Kontras gadolinium dipakai dalam jumlah kecil dan risikonya bagi ginjal sangat rendah. Pada gangguan ginjal berat atau cuci darah, dokter menimbang manfaatnya dengan hati-hati, memilih jenis kontras yang lebih aman, atau memakai teknik MRA tanpa kontras. Beri tahu tim bila Anda memiliki penyakit ginjal atau rutin menjalani cuci darah.

Mengapa pemeriksaannya cukup lama?

Mesin perlu mengambil gambar dari perut sampai kaki secara bertahap, mengikuti kontras yang mengalir. Sebelumnya ada gambar persiapan untuk menentukan posisi dan waktu yang tepat. Bila memakai teknik tanpa kontras, waktunya bisa lebih lama. Secara keseluruhan, siapkan waktu sekitar satu sampai satu setengah jam di rumah sakit, termasuk persiapan.

Kapan hasilnya dapat diketahui?

Gambar perlu diolah menjadi peta arteri dan dibaca dengan teliti, sehingga hasil tertulis tidak langsung keluar saat pemeriksaan selesai. Tim akan menyampaikan kapan hasil tersedia. Dokter yang meminta pemeriksaan kemudian menjelaskan hasilnya dan membahas langkah selanjutnya bersama Anda, misalnya pengobatan, latihan berjalan, tindakan lewat kateter, atau operasi bypass.

Sumber dan Tinjauan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).

  1. Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
  2. Gornik HL, Aronow HD, Goodney PP, dkk. 2024 ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS Guideline for the Management of Lower Extremity Peripheral Artery Disease. Circulation. 2024;149(24):e1313-e1410.
  3. Menke J, Larsen J. Meta-analysis: Accuracy of Contrast-Enhanced Magnetic Resonance Angiography for Assessing Steno-occlusions in Peripheral Arterial Disease. Ann Intern Med. 2010;153(5):325-334.
  4. Weinreb JC, Rodby RA, Yee J, dkk. Use of Intravenous Gadolinium-based Contrast Media in Patients with Kidney Disease: Consensus Statements from the American College of Radiology and the National Kidney Foundation. Radiology. 2021;298(1):28-35.
  5. Indik JH, Gimbel JR, Abe H, dkk. 2017 HRS expert consensus statement on magnetic resonance imaging and radiation exposure in patients with cardiovascular implantable electronic devices. Heart Rhythm. 2017;14(7):e97-e153.

Langkah berikutnya

Bahas Tindakan Ini dengan Lebih Jelas.

Konsultasikan tujuan, manfaat, dan risiko tindakan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Konteks konsultasi: MR Angiografi Perifer

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau pengobatan medis. Untuk keluhan kesehatan Anda, konsultasikan langsung dengan dokter.

Kembali ke Semua Prosedur