Jawaban singkat
Apa Itu Pencitraan Perfusi Miokard?
Pencitraan perfusi miokard adalah pemeriksaan kedokteran nuklir yang memperlihatkan aliran darah ke otot jantung. Zat penanda disuntikkan saat istirahat dan saat jantung dibebani dengan treadmill atau obat, lalu kamera khusus memotret jantung. Bagian yang aliran darahnya berkurang hanya saat beban menandakan penyempitan pembuluh koroner.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Pencitraan Perfusi Miokard
Apa Itu Pencitraan Perfusi Miokard
Pencitraan perfusi miokard, sering disebut MPI atau SPECT jantung, adalah pemeriksaan kedokteran nuklir untuk menilai aliran darah ke otot jantung. Pemeriksaan ini membantu dokter mengetahui apakah ada bagian otot jantung yang kekurangan darah karena pembuluh koroner menyempit, dan seberapa luas bagian tersebut.
Cara Kerja Singkat
Zat penanda radioaktif dosis rendah disuntikkan ke pembuluh darah dan diserap otot jantung sesuai banyaknya aliran darah yang sampai. Kamera gamma menangkap sinyalnya dan menyusun gambar otot jantung lapis demi lapis. Gambar diambil dua kali, saat istirahat dan setelah jantung dibebani. Pada pembuluh yang menyempit, aliran darah masih cukup saat istirahat tetapi tidak bisa meningkat saat jantung bekerja keras, sehingga bagian ototnya tampak lebih pudar hanya pada gambar beban.
Arti Hasilnya
- Normal: zat penanda tersebar merata pada kedua gambar. Risiko serangan jantung dalam waktu dekat umumnya rendah.
- Berkurang hanya saat beban: menandakan iskemia, yaitu otot jantung kekurangan darah saat bekerja keras akibat penyempitan pembuluh koroner.
- Berkurang saat istirahat dan beban: umumnya menandakan jaringan parut dari serangan jantung sebelumnya.
Kapan Pemeriksaan Ini Dipilih
Pedoman menganjurkan pemeriksaan fungsi seperti ini untuk dugaan penyakit jantung koroner, terutama bila rekaman EKG saat treadmill sulit dibaca atau Anda tidak dapat berolahraga. Pemeriksaan ini juga membantu menilai apakah penyempitan yang sudah diketahui cukup berat untuk ditangani dengan pemasangan stent atau operasi bypass. Luas bagian yang kekurangan darah ikut menentukan langkah pengobatan berikutnya.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Nyeri Dada dengan Dugaan Penyakit Jantung KoronerMencari bagian otot jantung yang kekurangan darah saat bekerja keras.
- EKG Treadmill Sulit DibacaMisalnya karena gangguan hantaran listrik jantung atau alat pacu jantung.
- Tidak Dapat BerolahragaBeban jantung diberikan dengan obat sebagai pengganti treadmill.
- Menilai Penyempitan yang Sudah DiketahuiMembantu memutuskan perlu tidaknya stent atau operasi bypass.
- Keluhan Baru setelah Stent atau BypassMencari apakah ada bagian otot jantung yang kembali kekurangan darah.
- Menilai Risiko sebelum Operasi BesarPada pasien tertentu dengan risiko jantung tinggi, sesuai pertimbangan dokter.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Serangan Jantung atau Angina Tidak Stabil yang Baru TerjadiUji beban ditunda sampai keadaan stabil.
- Asma Berat atau Sesak karena Penyempitan Saluran NapasObat beban tertentu dapat memicu sesak; dokter memilih obat lain.
- Penyempitan Katup Aorta Berat dengan KeluhanUji beban berisiko dan umumnya tidak dilakukan.
- Gangguan Irama atau Tekanan Darah Rendah yang Belum TerkendaliPerlu ditangani dulu sebelum jantung dibebani.
- Kehamilan dan MenyusuiUmumnya dihindari saat hamil; saat menyusui ikuti petunjuk petugas.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan yang tepat membuat hasil pemeriksaan dapat dipercaya.
Hindari kafein. Jangan minum kopi, teh, cokelat, minuman bersoda, atau minuman berenergi, termasuk yang tanpa kafein, sekurangnya 12 sampai 24 jam sebelum pemeriksaan, karena kafein menghambat kerja obat beban.
Puasa. Biasanya puasa makan sekitar 4 jam sebelumnya; air putih tetap boleh.
Obat. Tanyakan kepada dokter obat mana yang perlu dihentikan sementara, misalnya obat penghambat beta atau nitrat. Jangan menghentikan obat sendiri.
Pakaian dan riwayat. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berjalan. Sampaikan bila Anda punya asma, sedang hamil, mungkin hamil, atau menyusui.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Dengan protokol satu hari, seluruh pemeriksaan umumnya berlangsung 3 sampai 4 jam, termasuk waktu menunggu. Sebagian rumah sakit membaginya menjadi dua hari. Selang infus kecil dipasang di lengan dan elektroda EKG ditempel di dada.
Gambar Saat Istirahat
Zat penanda disuntikkan saat Anda beristirahat. Setelah menunggu sekitar 30 sampai 60 menit, Anda berbaring dengan kedua lengan di atas kepala sementara kamera bergerak di sekitar dada selama 15 sampai 20 menit.
Uji Beban Jantung
Anda berjalan di treadmill yang makin cepat dan menanjak sambil dipantau EKG dan tekanan darah. Bila tidak dapat berolahraga, obat diberikan lewat infus untuk meniru efek olahraga pada pembuluh darah jantung. Zat penanda kedua disuntikkan saat beban mencapai puncaknya.
Gambar Setelah Beban
Setelah jeda singkat, kamera kembali memotret jantung dengan cara yang sama seperti gambar istirahat.
Pembacaan Hasil
Dokter membandingkan kedua gambar, menilai fungsi pompa jantung, dan mencocokkannya dengan keluhan serta rekaman EKG saat beban.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Menilai Aliran Darah, Bukan Hanya Bentuk PembuluhMemperlihatkan dampak penyempitan pada otot jantung.
- Menunjukkan Luas Daerah yang TergangguMembantu dokter memutuskan perlu tidaknya kateterisasi, stent, atau bypass.
- Bisa dengan Obat bila Tidak Kuat BerolahragaCocok untuk lansia atau pasien dengan keterbatasan gerak.
- Sekaligus Menilai Fungsi PompaGambar yang disinkronkan dengan EKG memperlihatkan gerak dinding jantung.
- Hasil Normal MenenangkanRisiko kejadian jantung dalam waktu dekat umumnya rendah.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Paparan RadiasiDosisnya umumnya sekitar 5 sampai 10 mSv, tergantung protokol, dan dijaga serendah mungkin.
- Efek Obat BebanWajah hangat, sakit kepala, sesak, atau dada terasa berat sesaat.
- Gangguan Irama atau Nyeri Dada saat BebanJarang, dan tim memantau Anda selama uji beban.
- Hasil Positif PalsuBayangan jaringan payudara atau diafragma kadang menyerupai kelainan.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Anda dapat langsung pulang dan beraktivitas biasa, kecuali dokter menyarankan lain. Zat penanda meluruh dalam hitungan jam dan sebagian besar keluar lewat urine dan feses.
Setelah pemeriksaan. Perbanyak minum dan buang air kecil secara teratur. Rasa hangat di wajah, sakit kepala ringan, atau dada terasa berat akibat obat beban biasanya hilang dalam beberapa menit. Bila Anda menyusui atau merawat bayi, ikuti petunjuk petugas.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Nyeri dada yang tidak hilang dengan istirahat
- Sesak napas yang makin berat
- Jantung berdebar sangat cepat atau tidak teratur
- Pusing berat atau pingsan
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
Dr. dr. Jajang Sinardja, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil
dr. Puti S. Saus, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisSindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang pencitraan perfusi miokard. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.
Apakah zat radioaktif dalam pemeriksaan ini aman?
Dosis radiasinya umumnya sekitar 5 sampai 10 mSv, tergantung protokol yang dipakai, dan tim berupaya memakai dosis serendah mungkin. Zat penanda meluruh dalam hitungan jam dan keluar dari tubuh secara alami. Dokter hanya meminta pemeriksaan ini bila manfaat informasinya lebih besar daripada risiko radiasi yang kecil.
Apa bedanya dengan tes treadmill biasa?
Tes treadmill biasa hanya menilai rekaman EKG saat jantung bekerja keras. Pencitraan perfusi miokard menambahkan gambar aliran darah ke otot jantung, sehingga lebih akurat dan dapat menunjukkan bagian mana yang kekurangan darah serta seberapa luas. Pemeriksaan ini sangat berguna bila EKG Anda sulit dibaca sejak awal.
Bagaimana bila saya tidak kuat berjalan di treadmill?
Dokter dapat memakai obat yang diberikan lewat infus untuk meniru efek olahraga pada pembuluh darah jantung. Selama beberapa menit Anda mungkin merasa hangat di wajah, sakit kepala, sesak, atau dada terasa berat. Keluhan ini biasanya cepat hilang, dan tim memantau EKG serta tekanan darah Anda sepanjang waktu.
Mengapa saya tidak boleh minum kopi sebelum pemeriksaan?
Kafein menghambat kerja obat beban yang sering dipakai pada pemeriksaan ini. Akibatnya, pembuluh darah jantung tidak melebar sebagaimana mestinya dan penyempitan bisa tidak terdeteksi. Karena itu, hindari kopi, teh, cokelat, minuman bersoda, dan minuman berenergi sesuai petunjuk, termasuk yang berlabel tanpa kafein.
Apa yang terjadi bila hasilnya tidak normal?
Dokter akan menjelaskan apakah bagian yang terganggu menandakan iskemia atau jaringan parut, serta seberapa luas. Bila iskemianya luas atau keluhan tidak membaik dengan obat, dokter dapat menyarankan kateterisasi jantung untuk melihat pembuluh koroner secara langsung. Pada iskemia ringan, pengobatan dengan obat dan perubahan gaya hidup sering sudah cukup.
Apa bedanya dengan PET jantung atau CT angiografi koroner?
PET jantung juga menilai aliran darah ke otot jantung, dengan gambar yang lebih tajam dan dosis radiasi lebih rendah, tetapi alatnya lebih jarang tersedia. CT angiografi koroner memperlihatkan bentuk pembuluh dan plak, bukan aliran darahnya. Dokter memilih pemeriksaan yang sesuai dengan keluhan dan kondisi Anda.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Jajang Sinardja, Sp.JP(K).
- Vrints C, Andreotti F, Koskinas KC, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of chronic coronary syndromes. Eur Heart J. 2024;45(36):3415-3537.
- Gulati M, Levy PD, Mukherjee D, dkk. 2021 AHA/ACC/ASE/CHEST/SAEM/SCCT/SCMR Guideline for the Evaluation and Diagnosis of Chest Pain. Circulation. 2021;144(22):e368-e454.
- Henzlova MJ, Duvall WL, Einstein AJ, dkk. ASNC imaging guidelines for SPECT nuclear cardiology procedures: stress, protocols, and tracers. J Nucl Cardiol. 2016;23(3):606-639.
- Dorbala S, Ananthasubramaniam K, Armstrong IS, dkk. Single photon emission computed tomography (SPECT) myocardial perfusion imaging guidelines: instrumentation, acquisition, processing, and interpretation. J Nucl Cardiol. 2018;25(5):1784-1846.
- Mettler FA Jr, Huda W, Yoshizumi TT, Mahesh M. Effective doses in radiology and diagnostic nuclear medicine: a catalog. Radiology. 2008;248(1):254-263.

