Jawaban singkat
Apa Itu Perbaikan Aneurisma Endovaskular?
Perbaikan aneurisma endovaskular (EVAR) adalah tindakan untuk menangani pelebaran aorta di perut tanpa membuka perut. Tabung kain berkerangka logam (stent graft) dimasukkan lewat arteri di lipat paha, lalu dipasang di bagian aorta yang melebar sehingga darah tidak lagi menekan dinding yang lemah. Tindakan umumnya berlangsung 1 sampai 3 jam.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Perbaikan Aneurisma Endovaskular
Apa Itu Perbaikan Aneurisma Endovaskular
Aorta adalah pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Di dalam perut, dinding aorta dapat melemah dan melebar seperti balon. Pelebaran ini disebut aneurisma aorta perut. Umumnya tidak menimbulkan keluhan, tetapi bila makin besar, dindingnya dapat pecah dan menyebabkan perdarahan hebat di dalam perut.
Perbaikan aneurisma endovaskular, disingkat EVAR, memperbaiki aneurisma dari dalam pembuluh darah. Stent graft, yaitu tabung kain sintetis berkerangka logam, dipasang di dalam aorta sehingga darah mengalir di dalam tabung. Kantong aneurisma tidak diangkat, tetapi tidak lagi menerima tekanan aliran darah.
Kapan Aneurisma Perlu Diperbaiki
Aneurisma kecil umumnya cukup dipantau berkala dengan USG atau CT, disertai pengendalian tekanan darah, berhenti merokok, dan obat penurun kolesterol. Perbaikan umumnya dianjurkan bila diameter aneurisma mencapai sekitar 5,5 cm pada pria atau 5,0 cm pada wanita, bertambah 1 cm atau lebih dalam setahun, atau menimbulkan nyeri perut atau punggung. Aneurisma yang pecah memerlukan tindakan darurat.
Bentuk Aorta Menentukan Pilihan
Stent graft perlu menempel rapat pada bagian aorta yang sehat di bawah arteri ginjal, yang disebut leher aneurisma, dan pada pembuluh darah panggul. Karena itu, sebelum tindakan dokter menilai hasil CT angiografi untuk mengukur panjang, lebar, dan lekukan aorta serta ukuran pembuluh darah di lipat paha. Bila leher aneurisma terlalu pendek atau bengkok, dokter dapat mempertimbangkan stent graft khusus yang bercabang atau berlubang, atau operasi terbuka.
EVAR atau Operasi Terbuka
Penelitian besar menunjukkan risiko dalam bulan pertama setelah EVAR lebih rendah dibanding operasi terbuka, dan rawat inapnya lebih singkat. Dalam jangka panjang, manfaat awal ini tidak lagi terlihat, dan setelah EVAR lebih sering diperlukan tindakan ulang serta pemeriksaan pencitraan seumur hidup. Karena itu, operasi terbuka, yang dibahas di halaman Bedah Aorta, dapat lebih dipilih pada pasien yang lebih muda dengan harapan hidup panjang atau bila bentuk aorta tidak sesuai. Pilihan ditentukan bersama tim dengan mempertimbangkan usia, kesehatan, bentuk aorta, dan pilihan Anda.
Kebocoran dan Pemantauan Seumur Hidup
Setelah EVAR, darah kadang masih merembes ke kantong aneurisma. Keadaan ini disebut endoleak. Sebagian endoleak hilang sendiri, sebagian lain perlu tindakan tambahan agar aneurisma tidak terus membesar. Karena itu, CT angiografi umumnya dilakukan sekitar satu bulan setelah tindakan, lalu USG atau CT berkala seumur hidup sesuai hasilnya.
EVAR dan Stent Graft Aorta
EVAR adalah pemasangan stent graft di aorta perut. Pemasangan stent graft di aorta dada (TEVAR) dan untuk robekan dinding aorta dibahas di halaman Pemasangan Stent Graft Aorta / Perbaikan Aorta Endovaskular.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Aneurisma Aorta Perut Berukuran BesarDiameter sekitar 5,5 cm pada pria atau 5,0 cm pada wanita.
- Aneurisma yang Tumbuh CepatBertambah 1 cm atau lebih dalam setahun pada pemeriksaan berkala.
- Aneurisma yang Menimbulkan KeluhanMisalnya nyeri perut atau punggung yang tidak dijelaskan oleh sebab lain.
- Aneurisma PecahTindakan darurat untuk menghentikan perdarahan bila bentuk aorta sesuai.
- Aneurisma Arteri PanggulPelebaran arteri iliaka yang sering menyertai aneurisma aorta perut.
- Risiko Operasi Terbuka Lebih TinggiMisalnya pada usia lanjut atau penyakit jantung dan paru yang menyertai.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Leher Aneurisma Terlalu Pendek atau BengkokStent graft biasa sulit menempel rapat; stent graft khusus atau operasi terbuka dipertimbangkan.
- Arteri Panggul Terlalu Kecil atau Berkapur BeratAlat sulit dimasukkan; dokter dapat memakai jalur lain atau memilih operasi terbuka.
- Aneurisma Kecil tanpa KeluhanUmumnya cukup dipantau berkala karena risiko pecahnya rendah.
- Tidak Dapat Menjalani Pemantauan Seumur HidupOperasi terbuka dapat lebih sesuai bila kontrol pencitraan berkala sulit dilakukan.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu sebelum tindakan, kecuali pada aneurisma pecah yang ditangani darurat.
CT angiografi. Pemeriksaan ini memetakan ukuran dan bentuk aorta serta pembuluh darah panggul, untuk memilih ukuran stent graft yang sesuai.
Pemeriksaan umum. Pemeriksaan darah, fungsi ginjal, EKG, dan bila perlu ekokardiografi atau pemeriksaan paru untuk menilai kesiapan tubuh.
Obat. Sampaikan semua obat yang Anda minum. Obat pengencer darah, obat diabetes tertentu, dan obat lain mungkin perlu disesuaikan sesuai petunjuk dokter. Aspirin dan obat kolesterol biasanya tetap diminum.
Alergi dan ginjal. Beri tahu tim bila Anda pernah alergi zat kontras atau memiliki gangguan ginjal, agar langkah pencegahan dapat disiapkan.
Puasa dan berhenti merokok. Anda diminta puasa beberapa jam sebelum tindakan. Berhenti merokok sesegera mungkin membantu pemulihan dan memperlambat pertumbuhan aneurisma.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
EVAR dilakukan di ruang kateterisasi atau ruang operasi hibrida, yaitu ruang operasi dengan alat sinar X. Tindakan umumnya berlangsung 1 sampai 3 jam, dengan bius umum, bius regional, atau bius lokal disertai obat penenang.
Akses lewat Lipat Paha
Dokter memasukkan selang kecil ke arteri di kedua lipat paha, dengan tusukan jarum atau sayatan kecil. Obat pengencer darah diberikan agar tidak terbentuk bekuan selama tindakan.
Memetakan Aorta
Zat kontras disuntikkan dan gambar sinar X diambil untuk memastikan letak arteri ginjal, leher aneurisma, dan pembuluh darah panggul.
Memasang Stent Graft
Badan utama stent graft yang terlipat di dalam kateter didorong ke aorta, lalu dibuka tepat di bawah arteri ginjal. Kaki stent graft kemudian disambungkan ke pembuluh darah panggul kiri dan kanan. Balon dikembangkan untuk merapatkan stent graft pada dinding aorta.
Memastikan Tidak Ada Kebocoran
Zat kontras disuntikkan kembali untuk memastikan darah mengalir di dalam stent graft dan tidak merembes ke kantong aneurisma. Kateter dilepas, lalu pembuluh darah ditutup dengan alat penutup atau jahitan.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Tanpa Sayatan Besar di PerutStent graft dimasukkan lewat arteri di lipat paha.
- Pemulihan Lebih CepatRawat inap umumnya lebih singkat dan aktivitas ringan dapat dimulai lebih awal.
- Risiko Awal Lebih RendahRisiko dalam bulan pertama lebih rendah dibanding operasi terbuka menurut penelitian besar.
- Pilihan bagi Pasien Berisiko TinggiDapat dipertimbangkan bila kesehatan tidak memungkinkan operasi terbuka.
- Dapat Dilakukan saat DaruratPada aneurisma pecah, bila bentuk aorta sesuai untuk stent graft.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Kebocoran ke Kantong Aneurisma (Endoleak)Darah masih merembes ke kantong aneurisma; sebagian perlu tindakan tambahan.
- Stent Graft Bergeser atau TersumbatDapat terjadi bertahun-tahun kemudian, sehingga kontrol pencitraan seumur hidup penting.
- Masalah di Lipat PahaMemar, perdarahan, atau gangguan arteri di tempat masuknya alat.
- Gangguan GinjalAkibat zat kontras atau gangguan aliran ke arteri ginjal; fungsi ginjal dipantau.
- Gangguan Aliran ke Usus atau TungkaiJarang; dapat terjadi bila cabang pembuluh tertutup atau serpihan terbawa aliran.
- Tindakan Ulang di Kemudian HariLebih sering diperlukan setelah EVAR dibanding setelah operasi terbuka.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Sebagian besar pasien dirawat 1 sampai 3 hari setelah EVAR. Anda biasanya sudah dapat duduk dan berjalan pada hari berikutnya.
Pemantauan awal. Tekanan darah, bekas tusukan di lipat paha, denyut nadi kaki, jumlah urine, dan fungsi ginjal dipantau.
Aktivitas. Aktivitas ringan dapat dimulai segera. Hindari mengangkat beban berat sekitar 1 sampai 2 minggu atau sesuai anjuran dokter, terutama bila ada sayatan di lipat paha.
Obat. Obat antiplatelet, penurun kolesterol, dan obat tekanan darah biasanya dilanjutkan untuk melindungi pembuluh darah.
Kontrol pencitraan. CT angiografi umumnya dilakukan sekitar satu bulan setelah tindakan, lalu USG atau CT berkala seumur hidup. Jangan melewatkan jadwal ini meskipun Anda merasa sehat.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Nyeri perut atau punggung yang hebat dan tiba-tiba
- Pusing berat, pingsan, atau keringat dingin
- Bengkak yang membesar, perdarahan, atau nyeri hebat di lipat paha
- Kaki pucat, dingin, kesemutan, atau nyeri saat istirahat
- Demam tinggi atau bekas luka kemerahan dan bernanah
- Urine sangat sedikit atau tidak keluar
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
dr. Widya T. Suwatri, Sp.BTKV, Subsp. JD(K)
Bedah Jantung Dewasa
Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center
Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner
Lihat ProfilVascular Interventional Suite
Ruang tindakan dengan pencitraan sinar-X untuk memeriksa dan menangani penyempitan, sumbatan, atau pelebaran pembuluh darah di…
CT Scan 512 Slices
Pemindai CT yang menghasilkan hingga 512 irisan gambar dalam satu putaran untuk melihat arteri koroner, kalsium di dinding…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang perbaikan aneurisma endovaskular (EVAR).
Apakah EVAR terasa sakit?
Selama tindakan Anda tidak merasakan nyeri karena dibius umum, bius regional, atau bius lokal dengan obat penenang. Setelahnya, nyeri biasanya ringan dan terbatas di lipat paha, berbeda dengan operasi terbuka yang meninggalkan sayatan panjang di perut. Obat pereda nyeri diberikan bila perlu. Sebagian pasien mengalami demam ringan atau lelah beberapa hari setelah tindakan, yang umumnya mereda sendiri.
Apa bedanya EVAR dengan operasi terbuka?
Pada operasi terbuka, perut dibuka dan bagian aorta yang melebar diganti dengan pipa buatan yang dijahit. Pada EVAR, stent graft dipasang dari dalam lewat arteri di lipat paha. Risiko awal EVAR lebih rendah dan pemulihannya lebih cepat, tetapi perlu pemantauan seumur hidup dan lebih sering memerlukan tindakan ulang. Hasil operasi terbuka umumnya bertahan lama dengan pemantauan yang lebih jarang.
Berapa lama saya dirawat dan kapan boleh beraktivitas?
Sebagian besar pasien dirawat 1 sampai 3 hari. Berjalan biasanya sudah dapat dilakukan sehari setelah tindakan. Pekerjaan ringan umumnya dapat dimulai dalam 1 sampai 2 minggu. Hindari mengangkat beban berat dan olahraga berat sampai diizinkan dokter, terutama bila ada sayatan di lipat paha. Mengemudi dapat dimulai setelah Anda nyaman bergerak dan tidak lagi minum obat pereda nyeri yang membuat mengantuk.
Mengapa saya harus kontrol CT atau USG seumur hidup?
Stent graft dapat bergeser, sambungannya merenggang, atau darah merembes kembali ke kantong aneurisma bertahun-tahun setelah tindakan, sering tanpa keluhan. Pemeriksaan berkala membantu menemukan masalah ini lebih awal, sebelum aneurisma membesar atau pecah. Umumnya CT angiografi dilakukan sekitar satu bulan setelah tindakan, lalu USG atau CT secara berkala sesuai hasilnya. Jadwal kontrol ditentukan dokter.
Apakah aneurisma saya hilang setelah EVAR?
Kantong aneurisma tetap ada karena tidak diangkat. Setelah stent graft terpasang rapat, kantong itu tidak lagi menerima tekanan darah, sehingga umumnya tetap atau mengecil perlahan. Bila kantong justru membesar, biasanya ada kebocoran yang perlu diperiksa dan mungkin ditangani dengan tindakan tambahan. Karena itu, ukuran aneurisma diperiksa pada setiap kontrol.
Apakah semua aneurisma aorta perut bisa ditangani dengan EVAR?
Tidak selalu. EVAR memerlukan bagian aorta sehat yang cukup panjang di bawah arteri ginjal dan pembuluh darah panggul yang cukup lebar. Bila bentuknya tidak sesuai, dokter dapat mempertimbangkan stent graft khusus atau operasi terbuka. Aneurisma yang masih kecil umumnya cukup dipantau berkala tanpa tindakan. Dokter menilai hasil CT angiografi Anda sebelum menentukan pilihan.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D..
- Wanhainen A, Van Herzeele I, Bastos Goncalves F, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2024 Clinical Practice Guidelines on the Management of Abdominal Aorto-Iliac Artery Aneurysms. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2024;67(2):192-331.
- Chaikof EL, Dalman RL, Eskandari MK, dkk. The Society for Vascular Surgery practice guidelines on the care of patients with an abdominal aortic aneurysm. J Vasc Surg. 2018;67(1):2-77.e2.
- Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
- Isselbacher EM, Preventza O, Hamilton Black J, dkk. 2022 ACC/AHA Guideline for the Diagnosis and Management of Aortic Disease: A Report of the American Heart Association/American College of Cardiology Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2022;146(24):e334-e482.
- Patel R, Sweeting MJ, Powell JT, Greenhalgh RM. Endovascular versus open repair of abdominal aortic aneurysm in 15-years' follow-up of the UK endovascular aneurysm repair trial 1 (EVAR trial 1): a randomised controlled trial. Lancet. 2016;388(10058):2366-2374.
- Lederle FA, Kyriakides TC, Stroupe KT, dkk. Open versus Endovascular Repair of Abdominal Aortic Aneurysm. N Engl J Med. 2019;380(22):2126-2135.
- IMPROVE Trial Investigators. Comparative clinical effectiveness and cost effectiveness of endovascular strategy v open repair for ruptured abdominal aortic aneurysm: three year results of the IMPROVE randomised trial. BMJ. 2017;359:j4859.

