Jawaban singkat
Apa Itu Skleroterapi?
Skleroterapi adalah tindakan menyuntikkan obat khusus ke dalam vena kecil yang melebar, seperti pembuluh darah halus dan varises kecil, sehingga dinding vena menempel dan menutup. Vena itu lalu diserap tubuh dan memudar dalam beberapa minggu sampai bulan. Tindakan berlangsung sekitar 30 menit tanpa bius, dan Anda bisa langsung berjalan pulang.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Skleroterapi
Apa Itu Skleroterapi
Skleroterapi adalah tindakan untuk menutup vena kecil yang melebar dengan menyuntikkan obat khusus, yang disebut sklerosan, langsung ke dalam vena tersebut. Tindakan ini dipakai untuk pembuluh darah halus berwarna merah atau ungu (spider veins), vena kebiruan kecil di bawah kulit, dan varises berukuran kecil sampai sedang. Skleroterapi dilakukan tanpa sayatan dan tanpa bius.
Cara Kerja Singkat
Obat sklerosan mengiritasi lapisan dalam dinding vena sehingga dinding membengkak, saling menempel, dan vena menutup. Dalam beberapa minggu sampai bulan, vena yang tertutup diserap tubuh dan memudar dari permukaan kulit. Darah tetap kembali ke jantung lewat vena lain yang sehat, sehingga aliran darah tungkai tidak terganggu.
Cairan atau Busa
- Cairan: untuk pembuluh darah halus dan vena kebiruan kecil.
- Busa: obat dicampur udara menjadi busa halus sehingga dapat mengisi vena yang lebih besar. Untuk vena yang tidak terlihat dari luar, penyuntikan dipandu USG.
Mengapa Perlu Pemeriksaan USG Lebih Dulu
Varises sering berasal dari kebocoran katup pada vena utama tungkai yang tidak terlihat dari luar. Bila kebocoran ini tidak ditangani, varises dan pembuluh halus mudah muncul lagi. Karena itu, sebelum menangani varises, dokter biasanya memeriksa aliran vena dengan USG. Pemeriksaannya dibahas di halaman USG Dupleks.
Bila vena utama bocor, penanganan biasanya dimulai dengan menutup vena tersebut, yang dibahas di halaman Ablasi Varises. Skleroterapi lalu dipakai untuk cabang dan sisa vena kecil.
Hasil yang Bisa Diharapkan
Pembuluh darah halus biasanya memudar dalam 3 sampai 6 minggu, sedangkan vena yang lebih besar dapat memerlukan 3 sampai 4 bulan. Sering diperlukan lebih dari satu sesi. Skleroterapi menutup vena yang sudah ada, tetapi tidak mencegah munculnya vena baru di kemudian hari, sehingga kebiasaan sehat dan kontrol berkala tetap penting.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Pembuluh Darah Halus (Spider Veins)Garis halus merah atau ungu di kulit kaki.
- Vena Kebiruan Kecil di Bawah KulitDisebut juga vena retikular.
- Varises Kecil sampai SedangTermasuk cabang varises di permukaan tungkai.
- Varises Sisa atau Muncul KembaliSetelah ablasi atau operasi varises.
- Keluhan Kaki Berat dan PegalBila berkaitan dengan vena yang melebar.
- Vena Utama Tertentu dengan BusaBila ablasi tidak sesuai, dengan panduan USG.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Alergi terhadap Obat SklerosanRiwayat alergi pada obat yang sama.
- Bekuan Darah di Vena Dalam atau ParuYang masih baru atau sedang diobati; tindakan ditunda.
- Infeksi di Area yang Akan DisuntikAtau infeksi berat di bagian tubuh lain.
- Harus Lama BerbaringTidak bisa berjalan setelah tindakan.
- Hamil atau MenyusuiUmumnya ditunda sampai setelah masa tersebut.
- Lubang Sekat Jantung yang Pernah Menimbulkan KeluhanKhusus untuk teknik busa; perlu penilaian dokter.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Tidak perlu puasa. Persiapan sederhana berikut membantu tindakan berjalan lancar.
Pemeriksaan USG. Untuk varises, biasanya dilakukan USG vena tungkai sebelum tindakan, pada hari yang sama atau sebelumnya.
Daftar obat dan riwayat kesehatan. Beri tahu dokter bila Anda minum obat pengencer darah, pil KB, atau terapi hormon, pernah mengalami bekuan darah, sering migrain dengan gangguan penglihatan, punya alergi obat, atau sedang hamil atau menyusui.
Kulit kaki. Jangan mengoleskan losion, krim, atau minyak pada kaki di hari tindakan.
Stoking kompresi. Siapkan stoking kompresi sesuai ukuran yang dianjurkan, atau tanyakan kepada tim apakah stoking disediakan.
Pakaian. Kenakan celana atau rok longgar yang mudah dilepas dan muat dipakai bersama stoking.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Tindakan berlangsung sekitar 30 menit per sesi, bergantung pada jumlah dan ukuran vena. Anda tidak perlu dibius dan bisa langsung pulang.
Penilaian dan Penandaan
Dokter memeriksa kaki Anda dalam posisi berdiri, melihat hasil USG, lalu menandai vena yang akan disuntik.
Penyuntikan
Anda berbaring, kulit dibersihkan, lalu obat disuntikkan ke dalam vena dengan jarum yang sangat halus. Untuk vena yang lebih besar, obat berbentuk busa disuntikkan dengan panduan USG. Rasanya seperti tusukan kecil, kadang disertai perih atau kram sesaat.
Kompresi
Setelah penyuntikan, area suntikan dibalut atau langsung dipasangi stoking kompresi untuk membantu dinding vena tetap menempel.
Berjalan dan Observasi
Anda diminta berjalan sekitar 10 sampai 20 menit dan diamati sebentar sebelum pulang.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Vena Kecil MemudarPembuluh halus dan varises kecil berangsur hilang dari permukaan kulit.
- Keluhan Kaki BerkurangRasa berat, pegal, atau nyeri akibat vena yang melebar dapat membaik.
- Tanpa Sayatan dan Tanpa BiusHanya suntikan dengan jarum halus.
- Langsung BeraktivitasAnda bisa berjalan pulang dan bekerja di hari yang sama.
- Bisa Dipadukan dengan AblasiUntuk menangani cabang dan sisa vena setelah vena utama ditutup.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Memar dan Nyeri RinganSering terjadi dan biasanya hilang dalam beberapa hari sampai minggu.
- Garis Kecoklatan pada KulitCukup sering; umumnya memudar dalam beberapa bulan, sebagian bertahan lebih lama.
- Pembuluh Halus Baru di Sekitar AreaKadang muncul dan dapat ditangani pada sesi berikutnya.
- Benjolan Darah yang TerperangkapBisa dikeluarkan dokter saat kontrol.
- Peradangan Vena di PermukaanKemerahan dan nyeri sepanjang vena; biasanya membaik dengan obat dan kompresi.
- Efek Samping JarangLuka kecil pada kulit, gangguan penglihatan sementara setelah busa, bekuan di vena dalam, atau alergi.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Sebagian besar orang dapat kembali bekerja dan beraktivitas biasa pada hari yang sama.
Tetap berjalan. Berjalan setiap hari membantu aliran darah. Hindari duduk atau berdiri diam terlalu lama di hari-hari pertama.
Pakai stoking sesuai anjuran. Lamanya beberapa hari sampai beberapa minggu, bergantung pada ukuran vena yang disuntik.
Tunda olahraga berat. Hindari olahraga berat, berendam air panas, dan sauna selama beberapa hari.
Lindungi dari sinar matahari. Lindungi kulit yang disuntik dari sinar matahari langsung selama beberapa minggu untuk mengurangi risiko warna kecoklatan.
Kontrol. Kontrol biasanya beberapa minggu kemudian untuk menilai hasil dan merencanakan sesi berikutnya bila perlu.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Betis bengkak, nyeri, dan terasa hangat
- Sesak napas tiba-tiba atau nyeri dada
- Gangguan penglihatan, lemah separuh badan, atau bicara pelo
- Ruam luas, bengkak di wajah atau bibir, atau sulit bernapas
Hubungi dokter bila muncul luka atau kulit menghitam di tempat suntikan.
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat ProfilDoppler Vascular Ultrasound
Pemeriksaan ultrasonografi pembuluh darah yang menampilkan gambar dinding pembuluh sekaligus aliran darahnya. Dokter memakainya…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang skleroterapi. Rencana tindakan untuk Anda ditentukan dokter setelah pemeriksaan.
Apakah skleroterapi sakit?
Umumnya tidak terlalu sakit. Jarum yang dipakai sangat halus, sehingga terasa seperti tusukan kecil. Sebagian orang merasakan perih, panas, atau kram sesaat saat obat masuk. Karena itu skleroterapi tidak memerlukan bius. Setelah tindakan, area suntikan bisa terasa sedikit nyeri atau memar selama beberapa hari dan biasanya membaik dengan berjalan dan memakai stoking.
Berapa kali sesi yang dibutuhkan?
Bergantung pada jumlah dan ukuran vena. Pembuluh darah halus sering memerlukan dua sampai tiga sesi atau lebih, dengan jarak beberapa minggu antarsesi. Setiap sesi dapat menangani beberapa vena sekaligus. Saat kontrol, dokter menilai hasilnya, karena sebagian vena baru memudar setelah beberapa minggu, lalu menentukan apakah sesi berikutnya diperlukan.
Apakah varises bisa muncul lagi?
Sebagian besar vena yang sudah tertutup tidak kembali, tetapi sebagian dapat terbuka lagi dan vena baru bisa muncul seiring waktu, terutama bila ada riwayat keluarga, kehamilan, atau pekerjaan yang banyak berdiri. Varises juga lebih mudah muncul lagi bila kebocoran katup vena utama belum ditangani. Aktif bergerak, menjaga berat badan, dan kontrol berkala membantu menjaga hasil.
Apa bedanya skleroterapi dengan ablasi varises?
Skleroterapi menutup vena dengan obat yang disuntikkan, cocok untuk pembuluh halus, vena kecil, dan cabang varises. Ablasi varises menutup vena utama yang bocor dengan energi panas dari laser atau gelombang radio melalui kateter tipis. Keduanya sering dipakai bersama: ablasi untuk vena utama, lalu skleroterapi untuk cabang dan sisa vena kecil. Dokter menentukan pilihannya berdasarkan hasil USG.
Bagaimana bila saya minum obat pengencer darah?
Pada umumnya skleroterapi tetap dapat dilakukan dan obat pengencer darah tidak perlu dihentikan, karena menghentikannya justru dapat meningkatkan risiko bekuan. Memar mungkin sedikit lebih banyak. Beri tahu dokter tentang semua obat yang Anda minum, termasuk pil KB dan terapi hormon, karena dokter perlu menimbang risiko bekuan darah sebelum menentukan rencana tindakan.
Apakah skleroterapi boleh dilakukan saat hamil?
Umumnya tidak dianjurkan. Varises yang muncul saat hamil sering membaik sendiri dalam beberapa bulan setelah melahirkan, sehingga penanganan biasanya ditunda. Selama hamil, keluhan dapat dikurangi dengan stoking kompresi, sering menggerakkan kaki, dan meninggikan kaki saat beristirahat. Bicarakan waktu yang tepat untuk tindakan dengan dokter setelah masa persalinan dan menyusui.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).
- De Maeseneer MG, Kakkos SK, Aherne T, dkk. European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2022 Clinical Practice Guidelines on the Management of Chronic Venous Disease of the Lower Limbs. Eur J Vasc Endovasc Surg. 2022;63(2):184-267.
- Rabe E, Breu FX, Cavezzi A, dkk. European guidelines for sclerotherapy in chronic venous disorders. Phlebology. 2014;29(6):338-354.
- Gloviczki P, Lawrence PF, Wasan SM, dkk. The 2023 Society for Vascular Surgery, American Venous Forum, and American Vein and Lymphatic Society clinical practice guidelines for the management of varicose veins of the lower extremities. Part II. J Vasc Surg Venous Lymphat Disord. 2024;12(1):101670.
- Gloviczki P, Lawrence PF, Wasan SM, dkk. The 2022 Society for Vascular Surgery, American Venous Forum, and American Vein and Lymphatic Society clinical practice guidelines for the management of varicose veins of the lower extremities. Part I. Duplex scanning and treatment of superficial truncal reflux. J Vasc Surg Venous Lymphat Disord. 2023;11(2):231-261.e6.
- de Ávila Oliveira R, Riera R, Vasconcelos V, Baptista-Silva JCC. Injection sclerotherapy for varicose veins. Cochrane Database Syst Rev. 2021;12:CD001732.
- Brittenden J, Cotton SC, Elders A, dkk. A randomized trial comparing treatments for varicose veins. N Engl J Med. 2014;371(13):1218-1227.

