Jawaban singkat
Apa Itu Skrining Aritmia?
Skrining aritmia adalah pemeriksaan untuk menemukan gangguan irama jantung yang belum diketahui, terutama fibrilasi atrium. Gangguan ini sering tanpa keluhan, tetapi meningkatkan risiko stroke. Pemeriksaannya berupa meraba nadi dan EKG, kadang ditambah rekaman EKG beberapa hari, dan dianjurkan terutama bagi orang berusia 65 tahun ke atas.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Skrining Aritmia
Apa Itu Skrining Aritmia
Aritmia adalah gangguan irama jantung, misalnya terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Skrining aritmia bertujuan menemukan gangguan irama pada orang yang belum tahu dirinya memilikinya. Sasaran utamanya fibrilasi atrium, irama tidak teratur yang sering tanpa keluhan tetapi dapat membentuk bekuan di jantung dan menyebabkan stroke.
Cara Kerja Singkat
Setiap detak jantung dipicu sinyal listrik yang dapat direkam lewat elektroda di kulit sebagai EKG. Pada irama normal, jarak antardetak teratur. Pada fibrilasi atrium, serambi jantung bergetar tidak beraturan sehingga jarak antardetak acak. Karena gangguan irama dapat datang dan pergi, rekaman yang lebih lama, misalnya beberapa hari, memberi peluang lebih besar untuk menemukannya.
Pemeriksaan yang Dipakai
- Meraba nadi dan EKG: pemeriksaan dasar yang cepat. Dibahas di halaman Elektrokardiogram / EKG.
- Rekaman EKG lebih lama: Holter atau perekam tempel yang dipakai di rumah selama 1 sampai beberapa hari. Dibahas di halaman Pemantauan Holter.
- Perangkat pribadi: jam tangan pintar atau alat EKG genggam dapat memberi tanda irama tidak teratur, tetapi diagnosis tetap memerlukan rekaman EKG yang dinilai dokter.
Siapa yang Dianjurkan
Pedoman menganjurkan pemeriksaan nadi atau EKG saat kunjungan bagi orang berusia 65 tahun ke atas. Rekaman yang lebih lama dapat dipertimbangkan bagi usia 75 tahun ke atas, atau 65 tahun ke atas dengan faktor risiko stroke seperti hipertensi, diabetes, atau gagal jantung. Skrining juga dianjurkan bagi keluarga dekat orang yang meninggal mendadak di usia muda. Bila Anda sudah merasakan berdebar, pusing, atau pernah pingsan, pemeriksaannya bukan lagi skrining, melainkan pemeriksaan untuk mencari penyebab.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Usia 65 Tahun ke AtasFibrilasi atrium makin sering seiring usia.
- Hipertensi, Diabetes, atau Gagal JantungFaktor yang meningkatkan risiko fibrilasi atrium dan stroke.
- Riwayat Stroke atau Serangan Iskemik SesaatMencari fibrilasi atrium sebagai penyebab yang dapat dicegah.
- Keluarga Meninggal Mendadak di Usia MudaMencari kelainan listrik jantung keturunan.
- Atlet atau Akan Memulai Olahraga BeratEKG membantu mengenali kelainan yang berisiko saat beraktivitas berat.
- Tanda Irama Tidak Teratur dari Jam PintarPerlu dipastikan dengan EKG yang dinilai dokter.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Keluhan Berat yang Sedang TerjadiNyeri dada, sesak, atau pingsan memerlukan penanganan segera, bukan skrining.
- Kulit Dada Iritasi atau Alergi PerekatSampaikan kepada petugas agar dipilih elektroda yang sesuai.
- Sulit Menjaga Alat Tetap TerpasangRekaman lama mungkin kurang lengkap; petugas membantu memilih alat.
- Membandingkan dengan Hasil Jam PintarHasil perangkat pribadi tidak menggantikan EKG medis.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Skrining aritmia umumnya tidak memerlukan persiapan khusus.
Pakaian. Kenakan pakaian yang mudah dibuka di bagian dada. Hindari losion atau minyak di kulit dada agar elektroda menempel baik.
Obat. Obat rutin tetap diminum. Bawa daftar obat, terutama obat jantung, tiroid, dan pengencer darah.
Catatan keluhan dan data perangkat. Bila Anda memakai jam pintar atau alat EKG genggam, bawa rekaman atau tangkapan layar yang menunjukkan irama tidak teratur.
Riwayat keluarga. Catat bila ada keluarga yang meninggal mendadak, pingsan berulang, atau memakai alat pacu jantung di usia muda.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Konsultasi dengan pemeriksaan nadi dan EKG umumnya selesai dalam sekitar 30 menit. Bila dokter menganjurkan rekaman lebih lama, alat dipasang di klinik lalu dipakai di rumah selama 1 sampai beberapa hari.
Wawancara dan Meraba Nadi
Dokter menanyakan riwayat kesehatan, obat, dan keluarga, lalu meraba nadi dan memeriksa tekanan darah.
Perekaman EKG
Elektroda ditempel di dada, lengan, dan tungkai. Anda berbaring tenang selama beberapa menit saat irama jantung direkam.
Rekaman Lebih Lama bila Perlu
Alat Holter kecil atau perekam tempel dipasang dan Anda beraktivitas seperti biasa di rumah, sambil mencatat waktu bila merasakan keluhan.
Pembacaan Hasil
Dokter membaca rekaman dan menjelaskan apakah ada gangguan irama, risikonya, serta langkah berikutnya.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Menemukan Fibrilasi Atrium Lebih AwalSebelum menyebabkan stroke.
- Mencegah StrokeObat pengencer darah yang tepat menurunkan risiko stroke pada fibrilasi atrium.
- Cepat dan Tanpa Rasa SakitEKG hanya beberapa menit dan tanpa jarum.
- Mengenali Kelainan KeturunanPenting bagi keluarga orang yang meninggal mendadak di usia muda.
- Memastikan Tanda dari Jam PintarMembedakan aritmia sungguhan dari hasil yang keliru.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Kulit Gatal atau MerahAkibat perekat elektroda; biasanya hilang sendiri.
- Hasil Normal Bukan JaminanGangguan irama yang jarang muncul bisa tidak terekam.
- Temuan Kecil yang Tidak BerbahayaSeperti detak tambahan sesekali yang umumnya tidak perlu diobati.
- Pemeriksaan LanjutanSebagian temuan memerlukan ekokardiografi atau rekaman lebih lama.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung beraktivitas.
Selama memakai Holter. Jaga alat tetap kering dan jangan mandi berendam. Ikuti petunjuk petugas tentang mandi dan tidur.
Bila fibrilasi atrium ditemukan. Dokter menilai risiko stroke Anda dan menentukan perlu tidaknya obat pengencer darah, serta menangani faktor pemicunya seperti tekanan darah tinggi, berat badan, dan gangguan napas saat tidur.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila Anda mengalami:
- Jantung berdebar sangat cepat disertai nyeri dada atau sesak
- Pingsan atau hampir pingsan
- Wajah mencong, lengan lemah, atau bicara pelo
- Denyut sangat lambat disertai pusing berat
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. med. dr. Denio A. Ridjab, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +2 center
Fokus klinisKardiologi Intervensi · Penyakit Jantung Koroner
Lihat Profil
Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner Kompleks · Elektrofisiologi Jantung
Lihat Profil
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), Ph.D.
Aritmia & Elektrofisiologi
Arrhythmia and Device Center
Fokus klinisElektrofisiologi Klinis dan Intervensi · Ablasi Aritmia Jantung
Lihat ProfilHolter Monitoring System
Perekam EKG kecil yang dibawa beraktivitas untuk memantau irama jantung tanpa putus selama 24 sampai 48 jam atau lebih. Membantu…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang skrining aritmia. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.
Apa itu fibrilasi atrium dan mengapa perlu dicari?
Fibrilasi atrium adalah gangguan irama ketika serambi jantung bergetar tidak teratur. Darah dapat mengendap dan membentuk bekuan yang terbawa ke otak, sehingga risiko stroke meningkat beberapa kali lipat. Banyak penderitanya tidak merasakan keluhan, sehingga skrining membantu menemukannya sebelum stroke terjadi dan memungkinkan pencegahan dengan obat.
Apakah jam tangan pintar cukup untuk mendeteksi aritmia?
Jam pintar dan alat EKG genggam dapat memberi tanda irama tidak teratur, tetapi kadang keliru. Pedoman menyatakan diagnosis fibrilasi atrium perlu dipastikan dengan rekaman EKG yang dinilai dokter. Bila perangkat Anda memberi peringatan, bawa rekamannya saat berkonsultasi, dan jangan memulai atau menghentikan obat sendiri.
Apakah semua orang perlu skrining aritmia?
Tidak. Manfaat skrining lebih jelas pada orang berusia 65 tahun ke atas, terutama dengan faktor risiko stroke, serta keluarga orang yang meninggal mendadak di usia muda. Pada orang muda tanpa keluhan dan tanpa riwayat keluarga, skrining rutin umumnya tidak diperlukan. Bukti manfaat skrining massal juga masih terus diteliti.
Bagaimana bila hasil EKG saya normal?
EKG yang normal menunjukkan irama jantung baik saat direkam. Karena gangguan irama dapat datang dan pergi, hasil normal tidak sepenuhnya menyingkirkan aritmia. Bila Anda punya keluhan berdebar yang hilang timbul atau risiko tinggi, dokter dapat menganjurkan rekaman lebih lama, seperti Holter beberapa hari.
Apa yang terjadi bila fibrilasi atrium ditemukan?
Dokter menilai risiko stroke berdasarkan usia dan penyakit lain, lalu menentukan perlu tidaknya obat pengencer darah. Dokter juga memeriksa penyebab dan pemicunya, seperti hipertensi, gangguan tiroid, atau gangguan napas saat tidur. Pengobatan untuk mengatur irama atau denyut jantung dibahas sesuai keluhan dan keadaan jantung Anda.
Mengapa keluarga orang yang meninggal mendadak perlu diperiksa?
Sebagian kematian mendadak di usia muda disebabkan kelainan listrik atau otot jantung yang diturunkan dalam keluarga, seperti sindrom QT panjang. Kelainan ini sering dapat dikenali dari EKG dan pemeriksaan lain sebelum menimbulkan kejadian berbahaya. Bila ditemukan, ada langkah pencegahan yang dapat dilakukan.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K).
- Van Gelder IC, Rienstra M, Bunting KV, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of atrial fibrillation developed in collaboration with the European Association for Cardio-Thoracic Surgery (EACTS). Eur Heart J. 2024;45(36):3314-3414.
- US Preventive Services Task Force, Davidson KW, Barry MJ, dkk. Screening for atrial fibrillation: US Preventive Services Task Force recommendation statement. JAMA. 2022;327(4):360-367.
- Svennberg E, Friberg L, Frykman V, dkk. Clinical outcomes in systematic screening for atrial fibrillation (STROKESTOP): a multicentre, parallel group, unmasked, randomised controlled trial. Lancet. 2021;398(10310):1498-1506.
- Zeppenfeld K, Tfelt-Hansen J, de Riva M, dkk. 2022 ESC Guidelines for the management of patients with ventricular arrhythmias and the prevention of sudden cardiac death. Eur Heart J. 2022;43(40):3997-4126.

