Jawaban singkat
Apa Itu Manajemen Limfedema?
Manajemen limfedema adalah rangkaian terapi untuk mengurangi dan mengendalikan bengkak menahun akibat gangguan aliran getah bening. Terapi utamanya berupa pijat drainase limfatik, perban atau stoking kompresi, latihan, dan perawatan kulit. Limfedema umumnya tidak hilang sepenuhnya, tetapi dengan terapi dan perawatan mandiri yang teratur, bengkak dapat dikendalikan dan infeksi dicegah.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Manajemen Limfedema
Apa Itu Limfedema
Limfedema adalah bengkak yang menetap karena cairan getah bening tidak dapat mengalir dengan baik, terutama di tungkai atau lengan. Penyebabnya dapat berupa kelainan saluran getah bening sejak lahir, pengangkatan kelenjar getah bening atau radiasi pada pengobatan kanker, infeksi berulang, cedera, obesitas, atau gangguan vena menahun. Di Indonesia, infeksi cacing filaria yang dikenal sebagai kaki gajah juga menjadi salah satu penyebabnya.
Cara Kerja Singkat
Terapi dekongestif lengkap menggabungkan empat hal: pijat drainase limfatik yang lembut untuk mengarahkan cairan ke saluran yang masih berfungsi, perban kompresi berlapis supaya cairan tidak kembali menumpuk, latihan gerak yang membantu otot memompa getah bening, dan perawatan kulit untuk mencegah infeksi.
Dua Tahap Terapi
- Tahap pengurangan bengkak: terapi di rumah sakit beberapa kali seminggu selama beberapa minggu, sampai ukuran tungkai atau lengan menyusut dan stabil.
- Tahap pemeliharaan: Anda memakai stoking atau sarung lengan kompresi setiap hari, melanjutkan latihan dan perawatan kulit di rumah, serta kontrol berkala.
Mengapa Jantung dan Pembuluh Darah Diperiksa
Bengkak di tungkai dapat berasal dari banyak hal, misalnya gagal jantung, bekuan darah di vena, gangguan vena menahun, penyakit ginjal, atau obat tertentu. Penyebab ini perlu dipastikan lebih dulu karena penanganannya berbeda. Kompresi juga perlu disesuaikan bila ada gagal jantung atau penyempitan arteri tungkai, sehingga fungsi jantung dan aliran arteri diperiksa sebelum terapi dimulai.
Pilihan Lain
Alat kompresi pompa dapat membantu sebagian pasien di rumah. Operasi, misalnya penyambungan saluran getah bening ke vena atau pemindahan kelenjar getah bening, dapat dipertimbangkan pada kasus tertentu yang tidak cukup membaik dengan terapi, melalui rujukan ke tim bedah yang menanganinya.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Bengkak Lengan setelah Pengobatan Kanker PayudaraSetelah pengangkatan kelenjar getah bening ketiak atau radiasi.
- Bengkak Tungkai yang MenetapBengkak yang tidak hilang dengan istirahat atau meninggikan kaki, setelah penyebab lain disingkirkan.
- Limfedema sejak Lahir atau Usia MudaAkibat kelainan saluran getah bening bawaan.
- Limfedema akibat Infeksi FilariaUntuk mengurangi bengkak, merawat kulit, dan mencegah serangan infeksi berulang.
- Bengkak Campuran Vena dan Getah BeningPada gangguan vena menahun atau setelah bekuan darah di vena, yang lama-kelamaan juga mengganggu aliran getah bening.
- Infeksi Kulit Berulang pada Tungkai yang BengkakTerapi dan perawatan kulit membantu mengurangi kekambuhan selulitis.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Gagal Jantung yang Belum TerkendaliPijat dan kompresi dapat mengalirkan cairan dalam jumlah besar ke jantung, sehingga ditunda sampai kondisi jantung stabil.
- Penyempitan Arteri Tungkai yang BeratKompresi kuat dapat mengurangi aliran darah ke kaki. Tes ABI dilakukan lebih dulu, lalu tekanan kompresi disesuaikan atau dihindari.
- Bekuan Darah Vena yang Baru dan Belum DiobatiTerapi ditunda sampai pengobatan pengencer darah dimulai dan dokter mengizinkan.
- Infeksi Kulit yang Sedang AktifPijat dan perban dihentikan sementara sampai selulitis diobati.
- Luka Terbuka atau Kulit Sangat RapuhPerawatan luka didahulukan, dan bahan kompresi disesuaikan.
- Gangguan Rasa Raba yang BeratMisalnya pada neuropati diabetes, kompresi dipantau lebih ketat karena tekanan berlebih bisa tidak terasa.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Sebelum terapi dimulai, dokter memastikan penyebab bengkak dan menilai apakah terapi aman untuk Anda.
Pemeriksaan awal. Dokter menanyakan riwayat penyakit dan memeriksa tungkai atau lengan. Pemeriksaan yang mungkin dilakukan antara lain USG vena, tes ABI, pemeriksaan jantung, dan pemeriksaan darah. Bila perlu, pemindaian getah bening (limfoskintigrafi) dilakukan untuk memastikan diagnosis.
Pengukuran awal. Lingkar atau volume tungkai atau lengan diukur dan difoto sebagai patokan untuk menilai kemajuan terapi.
Obat dan riwayat. Bawa daftar obat, hasil pemeriksaan sebelumnya, serta catatan operasi atau radiasi bila ada. Beri tahu tim bila Anda memiliki gagal jantung, riwayat bekuan darah, diabetes, atau luka di kulit.
Pakaian dan kebersihan. Kenakan pakaian longgar. Bersihkan dan keringkan kulit sebelum sesi, tanpa losion yang terlalu berminyak.
Waktu. Tahap awal biasanya memerlukan beberapa kunjungan setiap minggu selama beberapa minggu. Rencanakan jadwal Anda bersama tim.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Satu sesi terapi umumnya berlangsung sekitar 45 sampai 60 menit. Jumlah sesi disesuaikan dengan beratnya bengkak.
Perawatan Kulit
Kulit diperiksa, dibersihkan, lalu diberi pelembap. Luka kecil, jamur di sela jari, atau kulit pecah ditangani lebih dulu karena dapat menjadi pintu masuk infeksi.
Pijat Drainase Limfatik
Terapis memijat dengan gerakan lembut dan berirama, dimulai dari leher dan batang tubuh, lalu ke arah tungkai atau lengan yang bengkak. Pijatan ini tidak dalam dan tidak menyakitkan, tujuannya mengarahkan cairan ke saluran getah bening yang masih bekerja.
Perban Kompresi
Setelah pijat, tungkai atau lengan dibalut perban kompresi berlapis. Perban dipakai sampai sesi berikutnya supaya cairan tidak kembali menumpuk.
Latihan
Anda diajari latihan gerak ringan yang dilakukan dengan perban terpasang, supaya otot membantu memompa cairan getah bening.
Stoking atau Sarung Kompresi
Setelah bengkak berkurang dan stabil, tungkai atau lengan diukur untuk stoking atau sarung lengan kompresi yang dipakai setiap hari. Anda juga diajari cara memakai, merawat, dan menggantinya secara berkala.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Bengkak Berkurang dan TerkendaliUkuran tungkai atau lengan menyusut dan lebih mudah dipertahankan.
- Lebih Ringan dan Mudah BergerakRasa berat dan kaku berkurang, sehingga aktivitas sehari-hari lebih nyaman.
- Infeksi Kulit Lebih JarangPerawatan kulit dan bengkak yang terkendali membantu mencegah selulitis berulang.
- Mencegah Kulit MengerasTerapi sejak dini membantu mencegah kulit dan jaringan di bawahnya menebal.
- Mandiri Merawat DiriAnda dibekali cara merawat kulit, berlatih, dan memakai kompresi di rumah.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Rasa Tidak Nyaman dari PerbanPerban terasa ketat dan hangat, terutama di awal. Beri tahu terapis bila terlalu kencang.
- Iritasi atau Lecet KulitDapat muncul di bawah perban atau stoking, sehingga kulit diperiksa setiap sesi.
- Gangguan Aliran Darah bila Kompresi Terlalu KuatTerutama pada penyempitan arteri tungkai. Lepas kompresi bila jari pucat, dingin, atau baal.
- Beban Tambahan bagi JantungPada gangguan jantung, cairan yang berpindah dapat memperberat kerja jantung, sehingga terapi disesuaikan.
- Bengkak KembaliBila kompresi dan perawatan mandiri tidak dilanjutkan, bengkak dapat kembali.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Limfedema adalah kondisi jangka panjang. Hasil terapi bertahan bila perawatan mandiri dilakukan setiap hari.
Kompresi setiap hari. Pakai stoking atau sarung kompresi sesuai anjuran, biasanya sejak bangun tidur sampai malam. Ganti bila sudah longgar, umumnya setiap beberapa bulan.
Perawatan kulit. Jaga kulit tetap bersih dan lembap, keringkan sela jari, gunting kuku dengan hati-hati, serta lindungi kulit dari luka, gigitan serangga, dan sengatan matahari.
Tetap aktif. Berjalan, berenang, dan latihan yang dianjurkan membantu aliran getah bening. Pertahankan berat badan yang sehat.
Kontrol berkala. Ukuran tungkai atau lengan diukur ulang untuk menilai hasil dan menyesuaikan kompresi.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Kulit merah, panas, dan nyeri, disertai demam atau menggigil
- Bengkak yang bertambah cepat, terutama bila disertai nyeri betis
- Sesak napas atau bengkak di kedua tungkai yang memburuk
- Jari kaki atau tangan menjadi pucat, dingin, atau baal saat memakai kompresi
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Ayu Amalia U. Putri, Sp.KFR
Spesialis Rehabilitasi Medik
Fokus klinisRehabilitasi Jantung · Rehabilitasi Pascaoperasi
Lihat Profil
dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil
dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), Ph.D.
Kardiologi Intervensi
Vascular Diagnostic and Therapeutic Center +1 center
Fokus klinisIntervensi Koroner · Intervensi Pembuluh Darah Perifer
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang manajemen limfedema. Rencana terapi disesuaikan dengan kondisi Anda.
Apakah limfedema bisa sembuh total?
Limfedema umumnya tidak dapat disembuhkan sepenuhnya karena saluran getah bening yang rusak tidak pulih seperti semula. Namun, dengan terapi dan perawatan mandiri yang teratur, bengkak dapat dikurangi dan dikendalikan dalam jangka panjang. Makin awal terapi dimulai, makin baik hasilnya, karena kulit dan jaringan di bawahnya belum sempat mengeras.
Apakah obat pelancar kencing dapat mengurangi bengkak limfedema?
Obat pelancar kencing atau diuretik tidak efektif untuk limfedema dan tidak dianjurkan sebagai pengobatan utamanya, karena cairan getah bening kaya protein dan tidak mudah dikeluarkan lewat ginjal. Diuretik tetap dapat diperlukan bila ada penyakit lain seperti gagal jantung. Jangan menghentikan atau memulai obat tanpa arahan dokter.
Apakah pijat drainase limfatik terasa sakit?
Tidak. Pijat drainase limfatik berbeda dari pijat biasa. Gerakannya sangat lembut dan hanya menggeser kulit dengan irama pelan, karena saluran getah bening berada tepat di bawah kulit. Pijatan yang keras justru tidak dianjurkan. Kebanyakan pasien merasa rileks. Beri tahu terapis bila ada bagian yang nyeri atau kulit terasa panas.
Berapa lama saya perlu memakai stoking kompresi?
Pada limfedema, kompresi biasanya dipakai jangka panjang, setiap hari sejak bangun tidur sampai malam. Stoking atau sarung kompresi perlu diganti setiap beberapa bulan karena daya tekannya berkurang. Dokter dan terapis akan menentukan jenis, ukuran, dan kekuatan tekanan yang sesuai, termasuk bila Anda memiliki gangguan jantung atau arteri.
Mengapa bengkak kaki saya perlu diperiksa jantungnya?
Bengkak di kedua tungkai sering disebabkan gagal jantung, penyakit ginjal, atau obat tertentu, bukan limfedema. Bengkak satu tungkai yang muncul tiba-tiba dapat menandakan bekuan darah di vena. Penyebab ini perlu dipastikan dulu karena penanganannya berbeda, dan pijat atau kompresi yang kuat dapat berbahaya bila jantung belum stabil.
Bagaimana mencegah infeksi pada tungkai yang bengkak?
Jaga kulit tetap bersih, sela jari tetap kering, dan kulit tetap lembap supaya tidak pecah. Pakai alas kaki, hindari luka dan gigitan serangga, dan obati jamur kulit segera. Bila kulit menjadi merah, panas, dan nyeri disertai demam, segera periksakan diri karena selulitis perlu diobati dengan antibiotik secepatnya.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K).
- International Society of Lymphology. The Diagnosis and Treatment of Peripheral Lymphedema: 2023 Consensus Document of the International Society of Lymphology. Lymphology. 2023;56(4).
- Grada AA, Phillips TJ. Lymphedema: Diagnostic workup and management. J Am Acad Dermatol. 2017;77(6):995-1006.
- Rabe E, Partsch H, Hafner J, dkk. Indications for medical compression stockings in venous and lymphatic disorders: An evidence-based consensus statement. Phlebology. 2018;33(3):163-184.
- Rabe E, Partsch H, Morrison N, dkk. Risks and contraindications of medical compression treatment: A critical reappraisal. An international consensus statement. Phlebology. 2020;35(7):447-460.

