Jawaban singkat
Apa Itu Bedah Jantung Bawaan?
Bedah jantung bawaan adalah operasi untuk memperbaiki kelainan struktur jantung yang dibawa sejak lahir, misalnya lubang di sekat jantung, katup menyempit, atau pembuluh darah besar yang tertukar. Operasi dilakukan pada bayi, anak, maupun dewasa, umumnya dengan bius umum dan mesin jantung-paru, selama sekitar 3 sampai 6 jam.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Bedah Jantung Bawaan
Apa Itu Bedah Jantung Bawaan
Penyakit jantung bawaan adalah kelainan bentuk jantung atau pembuluh darah besar yang terjadi saat janin berkembang dalam kandungan. Kelainan ini ditemukan pada sekitar 8 sampai 9 dari 1.000 bayi lahir hidup. Sebagian ringan dan cukup dipantau, sebagian dapat ditangani lewat kateter, dan sebagian lain memerlukan operasi. Bedah jantung bawaan adalah operasi untuk memperbaiki kelainan tersebut agar darah mengalir di jalur yang semestinya.
Kelainan yang Sering Dioperasi
- Lubang di sekat jantung: VSD, ASD jenis tertentu, dan defek septum atrioventrikular, yang ditutup dengan jahitan atau tambalan.
- Tetralogi Fallot: lubang di sekat bilik disertai penyempitan jalan keluar darah ke paru, yang membuat bayi tampak biru.
- Transposisi arteri besar: letak aorta dan arteri paru tertukar, umumnya dioperasi pada minggu-minggu awal kehidupan.
- Koarktasio aorta: penyempitan aorta yang dapat diperbaiki dengan operasi atau lewat kateter.
- Jantung dengan satu bilik yang berfungsi: diperbaiki lewat beberapa tahap operasi sejak bayi sampai usia anak.
Operasi Korektif dan Bertahap
Operasi korektif memperbaiki kelainan secara langsung dalam satu kali operasi, misalnya menutup VSD. Pada kelainan yang kompleks, operasi dilakukan bertahap: operasi pertama membantu bayi bertahan dan tumbuh, lalu operasi berikutnya dilakukan saat tubuh lebih siap. Sebagian besar operasi memakai mesin jantung-paru yang mengambil alih kerja jantung dan paru selama jantung diperbaiki.
Operasi atau Kateter
Sebagian kelainan dapat ditangani lewat kateter tanpa membuka dada, misalnya lubang sekat tertentu dan PDA, yang dibahas di halaman Penutupan Defek Jantung, atau penyempitan aorta, yang dibahas di halaman Angioplasti Balon Koarktasio Aorta. Pada sebagian anak, operasi dan kateter dipadukan dalam satu rencana. Dokter jantung anak dan dokter bedah memutuskan bersama cara yang sesuai.
Bedah Jantung Bawaan pada Dewasa
Berkat operasi pada masa anak, kini banyak penyandang penyakit jantung bawaan yang tumbuh dewasa. Sebagian memerlukan operasi ulang, misalnya mengganti katup paru setelah perbaikan tetralogi Fallot. Pada sebagian pasien, penggantian katup paru dapat dilakukan lewat kateter, yang dibahas di halaman Penggantian Katup Paru Transkateter. Sebagian lain baru mengetahui kelainannya saat dewasa. Kontrol dengan dokter jantung yang menangani jantung bawaan dewasa dianjurkan seumur hidup.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Lubang Besar di Sekat JantungVSD atau defek septum atrioventrikular yang membebani jantung dan paru.
- Bayi Tampak BiruKadar oksigen rendah karena kelainan seperti tetralogi Fallot atau transposisi arteri besar.
- Penyempitan Katup atau Pembuluh DarahKatup paru, katup aorta, atau aorta yang menyempit dan tidak sesuai ditangani lewat kateter.
- Kelainan yang Tidak Sesuai untuk KateterMisalnya ASD sinus venosus atau lubang besar dengan tepi yang kurang.
- Operasi Ulang pada DewasaMisalnya mengganti katup paru atau saluran buatan setelah operasi pada masa kecil.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- Tekanan Paru Sudah Sangat TinggiMenutup lubang tidak lagi bermanfaat bila darah sudah berbalik dari kanan ke kiri.
- Infeksi Berat yang Belum TeratasiOperasi terencana ditunda sampai infeksi, termasuk infeksi paru, membaik.
- Kelainan RinganLubang kecil atau penyempitan ringan cukup dipantau tanpa operasi.
- Keadaan Umum Belum StabilBayi perlu distabilkan dulu, misalnya dengan obat atau alat bantu napas, bila keadaan memungkinkan.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Persiapan operasi jantung bawaan melibatkan seluruh keluarga. Tim akan menjelaskan rencana operasi, perkiraan lama rawat, dan risikonya sebelum Anda menandatangani persetujuan.
Pemeriksaan sebelum operasi. Ekokardiografi, EKG, rontgen dada, dan tes darah. Bila perlu, CT jantung, MRI jantung, atau kateterisasi jantung untuk memetakan kelainan.
Gizi. Bayi dengan gagal jantung sering memerlukan susu berkalori tinggi atau selang makan agar berat badannya cukup menjelang operasi.
Kesehatan umum. Beri tahu tim bila anak demam, batuk, pilek, atau diare. Periksakan dan rawat gigi anak yang lebih besar sebelum operasi terencana.
Puasa dan obat. Ikuti jadwal puasa dan petunjuk obat dari tim. Jangan menghentikan obat jantung tanpa arahan.
Menyiapkan anak dan keluarga. Jelaskan kepada anak dengan bahasa sederhana. Siapkan pendamping selama rawat inap, termasuk saat anak di ruang intensif.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Operasi dilakukan di kamar operasi dengan bius umum dan berlangsung sekitar 3 sampai 6 jam, bergantung pada jenis kelainan. Operasi yang kompleks dapat berlangsung lebih lama.
Pembiusan dan Pemantauan
Anak dibius dan dipasangi selang napas serta selang infus. Ekokardiografi lewat kerongkongan dipakai untuk memantau jantung selama operasi.
Membuka Dada dan Mesin Jantung-Paru
Dokter bedah umumnya membuka tulang dada di bagian tengah. Pada kelainan tertentu dapat dipakai sayatan lebih kecil di sisi dada. Jantung disambungkan ke mesin jantung-paru lalu dihentikan sementara.
Memperbaiki Kelainan
Lubang ditutup dengan tambalan, katup atau jalan keluar yang menyempit dilebarkan, atau pembuluh darah besar dipindahkan ke tempat semestinya.
Memeriksa Hasil dan Menutup Dada
Setelah jantung kembali berdenyut, hasil perbaikan diperiksa dengan ekokardiografi. Selang di dada dan kabel pacu sementara dipasang sebelum dada ditutup.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Aliran Darah Kembali ke Jalur SemestinyaJantung dan paru tidak lagi bekerja terlalu keras setelah kelainan diperbaiki.
- Kadar Oksigen MembaikPada kelainan jantung biru, warna bibir dan kulit umumnya membaik setelah perbaikan.
- Tumbuh Kembang Lebih BaikBayi lebih mudah menyusu, bertambah berat, dan lebih aktif setelah pulih.
- Harapan Hidup Lebih PanjangSebagian besar anak yang dioperasi kini tumbuh sampai usia dewasa.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- PerdarahanDapat memerlukan transfusi atau, sesekali, operasi ulang untuk menghentikannya.
- Gangguan Irama JantungSering sementara; sebagian kecil pasien memerlukan alat pacu jantung.
- InfeksiPada luka operasi, paru, atau aliran darah; dicegah dengan antibiotik dan perawatan luka.
- Sisa Kelainan atau Operasi UlangSebagian kelainan memerlukan tindakan lanjutan seiring pertumbuhan anak.
- Gangguan Saraf dan Tumbuh KembangKejang atau stroke jarang terjadi; tumbuh kembang anak dipantau setelah operasi.
- Cairan di Sekitar Jantung atau ParuDapat muncul beberapa hari sampai minggu setelah operasi dan kadang perlu dikeluarkan.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Setelah operasi, anak dirawat di ruang intensif anak, lalu di ruang rawat. Lama rawat inap umumnya sekitar 1 sampai 2 minggu dan dapat lebih lama pada operasi yang kompleks atau pada bayi baru lahir.
Ruang intensif. Anak mungkin masih memakai alat bantu napas, selang di dada, dan kabel pacu sementara. Semuanya dilepas bertahap. Orang tua dapat mendampingi sesuai aturan ruangan.
Nyeri dan luka. Nyeri diatasi dengan obat. Jaga luka tetap bersih dan kering. Hindari mengangkat anak dari ketiak dan permainan berat sekitar 6 minggu agar tulang dada menyatu.
Makan dan tumbuh kembang. Nafsu makan biasanya pulih bertahap. Tumbuh kembang anak dipantau saat kontrol.
Kontrol jangka panjang. Kontrol dengan dokter jantung berlanjut sampai dewasa, termasuk perpindahan ke dokter jantung bawaan dewasa. Sebagian pasien memerlukan antibiotik pencegahan sebelum tindakan gigi.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD bila anak Anda mengalami:
- Napas cepat, sesak, atau bibir makin kebiruan
- Demam, atau luka merah, bengkak, dan bernanah
- Muntah terus, tidak mau minum, atau sangat lemas
- Kejang, pingsan, atau lemah pada satu sisi tubuh
- Bengkak di wajah, perut, atau tungkai
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

Dr. dr. Dudy A. Hanafy, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS
Bedah Jantung Dewasa
Advanced Cardiovascular Surgical Care +1 center
Fokus klinisBedah Jantung Minimal Invasif · Operasi Bypass Koroner
Lihat Profil
dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K)
Bedah Jantung Pediatrik dan Kongenital
Congenital and Structural Heart Center +2 center
Fokus klinisOperasi Jantung Anak · Operasi Kelainan Jantung Bawaan
Lihat Profil
dr. Tartila, Sp.A, Subsp.ETIA(K)
Emergensi dan Terapi Intensif Anak
Congenital and Structural Heart Center
Fokus klinisPerawatan Intensif Anak · Penanganan Gawat Darurat Anak
Lihat ProfilMinimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) Technology
Cara melakukan operasi jantung lewat sayatan kecil di sela iga atau di sebagian tulang dada, dengan alat bedah bertangkai…
Operating Theatre (Kamar Operasi Jantung)
Kamar operasi khusus bedah jantung dan pembuluh darah, tempat tim bedah, anestesi, perfusi, dan perawat bekerja bersama. Ruang…
Ketersediaan teknologi dan dukungan pemeriksaan dikonfirmasi bersama tim. Teknologi dipilih sesuai kebutuhan klinis.
08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan orang tua dan pasien tentang bedah jantung bawaan.
Pada usia berapa anak perlu dioperasi?
Bergantung pada jenis kelainan. Sebagian kelainan, seperti transposisi arteri besar, dioperasi pada minggu-minggu awal kehidupan. VSD besar dan tetralogi Fallot umumnya dioperasi dalam tahun pertama. Kelainan yang lebih ringan dapat ditunda sampai usia anak. Dokter jantung anak akan menentukan waktunya berdasarkan keluhan, pertumbuhan, dan hasil pemeriksaan.
Berapa lama anak dirawat setelah operasi?
Untuk operasi yang lebih sederhana, seperti menutup ASD atau VSD, anak biasanya dirawat di ruang intensif 1 sampai 3 hari dan pulang dalam sekitar satu minggu. Operasi yang kompleks atau pada bayi baru lahir dapat memerlukan rawat inap beberapa minggu. Tim akan menjelaskan perkiraan untuk anak Anda sebelum operasi.
Apakah anak saya bisa tumbuh dan beraktivitas normal setelah operasi?
Banyak anak yang dioperasi dapat tumbuh, bersekolah, dan bermain seperti teman sebayanya. Hasilnya bergantung pada jenis kelainan dan perbaikannya. Sebagian anak memerlukan pemantauan tumbuh kembang atau dukungan belajar. Anjuran olahraga disesuaikan dengan keadaan jantung masing-masing dan dibicarakan bersama dokter jantung saat kontrol berkala.
Apakah operasi jantung bawaan bisa dilakukan pada orang dewasa?
Bisa. Sebagian orang baru mengetahui kelainannya saat dewasa, misalnya ASD jenis sinus venosus. Sebagian lain sudah dioperasi saat kecil dan kini memerlukan operasi ulang, misalnya penggantian katup paru atau saluran buatan. Operasi pada dewasa direncanakan dengan mempertimbangkan riwayat operasi sebelumnya dan keadaan jantung saat ini.
Apakah anak saya perlu operasi lagi di kemudian hari?
Sebagian anak tidak memerlukan operasi lagi, terutama setelah penutupan lubang sederhana. Kelainan yang kompleks sering diperbaiki bertahap, dan katup atau saluran buatan dapat perlu diganti seiring pertumbuhan. Sebagian tindakan ulang dapat dilakukan lewat kateter. Karena itu, kontrol berkala tetap diperlukan walau anak tampak sehat.
Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu pemulihan?
Dampingi anak, ikuti jadwal obat, dan jaga luka tetap bersih. Berikan makanan bergizi sesuai anjuran dan ajak anak bergerak bertahap. Jaga kebersihan gigi dan lengkapi imunisasi sesuai arahan dokter. Catat pertanyaan untuk dibawa saat kontrol, dan segera hubungi tim bila muncul tanda bahaya.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Salomo Purba, Sp.BTKV, Subsp.JPK(K).
- Baumgartner H, De Backer J, Babu-Narayan SV, dkk. 2020 ESC Guidelines for the management of adult congenital heart disease. Eur Heart J. 2021;42(6):563-645.
- Stout KK, Daniels CJ, Aboulhosn JA, dkk. 2018 AHA/ACC Guideline for the Management of Adults With Congenital Heart Disease: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2019;139(14):e698-e800.
- Marino BS, Lipkin PH, Newburger JW, dkk. Neurodevelopmental Outcomes in Children With Congenital Heart Disease: Evaluation and Management: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2012;126(9):1143-1172.
- Liu Y, Chen S, Zühlke L, dkk. Global birth prevalence of congenital heart defects 1970-2017: updated systematic review and meta-analysis of 260 studies. Int J Epidemiol. 2019;48(2):455-463.
- Mandalenakis Z, Rosengren A, Skoglund K, dkk. Survivorship in Children and Young Adults With Congenital Heart Disease in Sweden. JAMA Intern Med. 2017;177(2):224-230.

