Jawaban singkat
Apa Itu Rontgen Dada?
Rontgen dada adalah foto sinar-X bagian dada yang hanya memerlukan beberapa detik penyinaran. Gambar ini memperlihatkan ukuran dan bentuk jantung, cairan atau bendungan di paru, radang paru, dan posisi alat seperti pacemaker. Dosis radiasinya sangat rendah, dan pemeriksaan ini sering menjadi langkah awal saat Anda sesak napas atau nyeri dada.
Sumber informasi01 / Memahami tindakan
Mengenal Rontgen Dada
Apa Itu Rontgen Dada
Rontgen dada, atau foto toraks, adalah pemeriksaan pencitraan yang memakai sinar-X dosis rendah untuk memotret jantung, paru, pembuluh darah besar, dan tulang dada. Pemeriksaan ini cepat, tidak nyeri, dan tersedia luas, sehingga sering menjadi pemeriksaan pertama saat dokter menilai keluhan di dada.
Cara Kerja Singkat
Sinar-X dipancarkan dari belakang tubuh menuju pelat penangkap gambar di depan dada. Udara di paru meneruskan sinar sehingga tampak gelap, sedangkan jantung, tulang, dan cairan menahan sinar sehingga tampak terang. Dari perbedaan terang dan gelap ini, dokter menilai bentuk dan ukuran setiap bagian.
Apa yang Dapat Dinilai
- Ukuran dan bentuk jantung: bila lebar bayangan jantung lebih dari separuh lebar rongga dada pada foto dari belakang, jantung kemungkinan membesar.
- Bendungan dan cairan di paru: tanda gagal jantung, seperti pembuluh paru yang melebar dan cairan di jaringan paru.
- Cairan di rongga pleura: cairan di antara paru dan dinding dada.
- Aorta dan pembuluh besar: pelebaran bayangan aorta atau rongga tengah dada.
- Paru: radang paru, udara di luar paru (pneumotoraks), atau kelainan lain.
- Alat di dada: posisi kabel pacemaker atau ICD, kateter, dan kawat penutup tulang dada setelah operasi.
Rontgen Dada dan Jantung
Pada sesak napas atau dugaan gagal jantung, rontgen dada membantu melihat bendungan di paru dan mencari penyebab lain seperti radang paru. Namun, rontgen dada yang normal tidak menyingkirkan gagal jantung, dan juga tidak cukup untuk menyingkirkan robekan dinding aorta, sehingga dokter dapat melengkapinya dengan ekokardiografi, tes darah NT-proBNP, atau CT scan. Setelah pemasangan pacemaker atau ICD, rontgen dada dipakai untuk memeriksa posisi kabel dan memastikan tidak ada udara di luar paru.
02 / Memahami tindakan
Kapan Tindakan Ini Dipertimbangkan?
Dokter dapat mempertimbangkan tindakan ini pada keadaan berikut. Keputusan selalu ditetapkan setelah evaluasi menyeluruh.
- Sesak NapasMencari bendungan paru, cairan, atau radang paru sebagai penyebab.
- Dugaan Gagal JantungMenilai ukuran jantung dan tanda cairan berlebih di paru.
- Nyeri DadaBagian dari pemeriksaan awal untuk mencari penyebab di paru, aorta, atau tulang.
- Setelah Pemasangan Pacemaker, ICD, atau KateterMemeriksa posisi alat dan memastikan tidak ada udara di luar paru.
- Sebelum dan Setelah Operasi JantungMenilai paru dan jantung sebelum operasi, serta memantau pemulihan setelahnya.
- Batuk Lama atau DemamMencari infeksi paru yang dapat memperberat penyakit jantung.
Keadaan yang Perlu Dipertimbangkan Lebih Dulu
- KehamilanDosisnya sangat rendah, tetapi beri tahu petugas supaya manfaat dan perlindungan dipertimbangkan.
- Perhiasan atau Benda Logam di DadaDapat menutupi gambar, sehingga perlu dilepas sebelum foto.
- Sulit Menahan Napas atau BergerakGambar dapat kabur, sehingga foto mungkin diulang.
- Tidak Dapat BerdiriFoto diambil sambil duduk atau berbaring, dengan hasil yang sedikit berbeda.
03 / Sebelum tindakan
Apa yang Perlu Disiapkan?
Rontgen dada tidak memerlukan puasa atau persiapan khusus.
Pakaian. Anda akan diminta mengganti pakaian atas dengan baju pemeriksaan dan melepas perhiasan, kalung, atau pakaian dalam berpengait logam.
Kehamilan. Beri tahu petugas bila Anda sedang hamil atau mungkin hamil.
Alat di dada. Sampaikan bila Anda memakai pacemaker, ICD, atau alat lain di dada.
Hasil sebelumnya. Bawa hasil rontgen dada sebelumnya bila ada, supaya dokter dapat membandingkan perubahannya.
Belum jelas dengan instruksi persiapan? Tanyakan kepada tim sebelum menjalani tindakan.
04 / Saat tindakan
Bagaimana Tindakan Dilakukan?
Seluruh pemeriksaan umumnya selesai dalam sekitar 10 menit, sedangkan penyinarannya hanya sepersekian detik.
Posisi Foto dari Belakang
Anda berdiri dengan dada menempel pada pelat, tangan di pinggang, dan bahu didorong ke depan supaya tulang belikat tidak menutupi paru.
Tarik Napas dan Tahan
Petugas meminta Anda menarik napas dalam dan menahannya beberapa detik saat foto diambil, supaya paru mengembang penuh dan gambar tidak kabur.
Foto dari Samping
Bila diperlukan, foto kedua diambil dari samping dengan kedua lengan diangkat ke atas.
Pembacaan Hasil
Gambar diperiksa dokter, lalu dibaca bersama keluhan, EKG, dan pemeriksaan lain. Pada pasien yang tidak dapat berdiri, foto diambil dengan alat portabel di tempat tidur.
05 / Manfaat dan risiko
Manfaat dan Risiko Perlu Dibahas Bersama.
Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko. Dokter menjelaskan keduanya sesuai keadaan Anda sebelum tindakan.
Manfaat yang Dapat Diharapkan
- Cepat dan Tersedia LuasHasil gambar dapat dilihat dalam hitungan menit.
- Menilai Ukuran Jantung dan Cairan di ParuMembantu mengenali tanda gagal jantung.
- Mencari Penyebab Sesak LainSeperti radang paru, cairan di rongga pleura, atau udara di luar paru.
- Memeriksa Posisi AlatKabel pacemaker, ICD, dan kateter dapat dipastikan berada di tempat yang tepat.
- Dosis Radiasi Sangat RendahSetara dengan paparan radiasi alami selama beberapa hari.
Manfaat tindakan bukan janji kesembuhan. Tanyakan bagaimana hasilnya memengaruhi rencana perawatan Anda.
Risiko yang Perlu Diketahui
- Paparan Radiasi Sangat KecilRisikonya sangat rendah, dan dosis dijaga seminimal mungkin.
- Foto Perlu DiulangBila Anda bergerak atau tidak menahan napas, gambar dapat kabur.
- Tidak Semua Kelainan TerlihatPembuluh darah jantung, katup, dan kelainan kecil memerlukan pemeriksaan lain seperti ekokardiografi atau CT.
Risiko setiap orang dapat berbeda. Penjelasan lengkap dan persetujuan tindakan diberikan setelah evaluasi individual.
06 / Setelah tindakan
Bagaimana Pemulihannya?
Tidak ada masa pemulihan. Anda dapat langsung kembali beraktivitas, dan tidak ada sisa radiasi di tubuh setelah foto diambil.
Hasil. Dokter akan menjelaskan hasilnya dan menentukan apakah perlu pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi atau CT scan.
Tanda yang perlu diwaspadai. Segera ke IGD atau hubungi tim medis bila Anda mengalami:
- Sesak napas yang makin berat atau muncul tiba-tiba
- Nyeri dada yang hebat atau tidak membaik
- Batuk berdarah
- Bengkak di tungkai disertai sesak saat berbaring
Kenali Tanda yang Perlu Segera Ditangani.
Ikuti arahan tim tentang tanda yang perlu diwaspadai. Bila muncul keluhan berat atau mendadak setelah tindakan, segera ke IGD terdekat atau hubungi Heart Attack Center 1500 258.
07 / Tim dan dukungan
Dokter dan Dukungan Tindakan
Dokter berikut tercantum untuk tindakan ini. Urutan menurut nama, bukan peringkat.

dr. Ika Ruriana, Sp.Rad
Spesialis Radiologi
Cardiovascular Diagnostic Center
Fokus klinisRadiologi Diagnostik · Radiografi (Rontgen)
Lihat Profil
dr. Santi R. Dewayanti, Sp.P
Spesialis Paru
Fokus klinisPenyakit Paru dan Pernapasan · Asma dan PPOK
Lihat Profil
dr. Siska S. Danny, Sp.JP(K)
Kardiologi Intervensi
Coronary Intervention Procedures
Fokus klinisPCI pada Sindrom Koroner Akut · Intervensi Koroner Primer
Lihat Profil08 / Pertanyaan umum
Sebelum Merencanakan Tindakan.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang rontgen dada. Arti hasil untuk kondisi Anda dijelaskan oleh dokter.
Apakah rontgen dada berbahaya karena radiasi?
Dosis radiasi rontgen dada sangat rendah, kira-kira setara dengan radiasi alami yang Anda terima dari lingkungan selama beberapa hari. Risikonya sangat kecil dibandingkan manfaat informasi yang didapat. Tidak ada radiasi yang tertinggal di tubuh setelah foto diambil, sehingga Anda aman berada di dekat keluarga.
Apakah ibu hamil boleh menjalani rontgen dada?
Rontgen dada dapat dilakukan pada kehamilan bila memang dibutuhkan, karena dosisnya sangat rendah dan sinar diarahkan ke dada, bukan ke perut. Petugas dapat memakaikan pelindung tambahan. Tetap beri tahu petugas bila Anda hamil atau mungkin hamil supaya manfaat dan perlindungannya dapat dipertimbangkan.
Apa arti jantung membesar pada hasil rontgen?
Jantung disebut membesar bila bayangannya lebih dari separuh lebar rongga dada pada foto dari belakang. Keadaan ini dapat disebabkan otot jantung yang menebal atau melebar, gangguan katup, atau cairan di sekitar jantung. Namun, foto yang diambil sambil berbaring dapat membuat jantung tampak lebih besar, sehingga ekokardiografi biasanya diperlukan.
Apakah rontgen dada normal berarti jantung saya sehat?
Belum tentu. Rontgen dada menilai ukuran jantung dan paru, tetapi tidak dapat melihat penyempitan pembuluh darah jantung, fungsi pompa, atau katup secara rinci. Gagal jantung juga dapat terjadi dengan ukuran jantung yang normal. Karena itu, dokter dapat meminta EKG, ekokardiografi, atau tes lain sesuai keluhan.
Mengapa saya difoto rontgen setelah pemasangan pacemaker?
Rontgen dada memastikan kabel pacemaker atau ICD berada di posisi yang tepat di dalam jantung. Foto ini juga memeriksa apakah ada udara yang bocor ke luar paru akibat tusukan saat pemasangan, yang jarang terjadi tetapi perlu segera ditangani. Foto ulang dapat dilakukan saat kontrol bila diperlukan.
Mengapa saya harus menahan napas saat difoto?
Menarik napas dalam membuat paru mengembang penuh sehingga jaringan paru dan bayangan jantung terlihat jelas. Menahan napas beberapa detik mencegah gerakan dada yang dapat membuat gambar kabur. Bila gambar kabur, foto perlu diulang dan Anda akan menerima tambahan radiasi, meski tetap sangat kecil.
Sumber dan Tinjauan Medis
Ditinjau secara medis oleh dr. Santi R. Dewayanti, Sp.P.
- McDonagh TA, Metra M, Adamo M, dkk. 2021 ESC Guidelines for the diagnosis and treatment of acute and chronic heart failure. Eur Heart J. 2021;42(36):3599-3726.
- Mazzolai L, Teixido-Tura G, Lanzi S, dkk. 2024 ESC Guidelines for the management of peripheral arterial and aortic diseases. Eur Heart J. 2024;45(36):3538-3700.
- Glikson M, Nielsen JC, Kronborg MB, dkk. 2021 ESC Guidelines on cardiac pacing and cardiac resynchronization therapy. Eur Heart J. 2021;42(35):3427-3520.
- Mettler FA Jr, Huda W, Yoshizumi TT, Mahesh M. Effective doses in radiology and diagnostic nuclear medicine: a catalog. Radiology. 2008;248(1):254-263.

